AC Milan Rapuh, Kata Pelatihnya Sendiri

AC Milan mendapatkan hasil negatif dalam laga terakhir mereka di fase grup Liga Europa, menyerah kalah 2-0 dari Rijeka pada Jumat (8/12) dini hari WIB.

Pelatih Gennaro Gattuso bertanggungjawab atas kekalahan Milan 0-2 melawan Rijeka di laga terakhir babak penyisihan grup Liga Europa.
Pelatih Gennaro Gattuso bertanggungjawab atas kekalahan Milan 0-2 melawan Rijeka di laga terakhir babak penyisihan grup Liga Europa.

AC Milan harus kembali menerima hasil kurang memuaskan bersama pelatih baru, Gennaro Gattuso. Setelah ditahan imbang Benevento dengan skor 2-2 di Liga Italia, Minggu (3/12), Milan kali ini harus menelan kekalahan dari Rijeka di fase akhir babak penyisihan grup dengan skor 2-0.

Dua gol Rijeka terjadi di awal babak pertama serta awal babak kedua, masing-masing dicetak oleh Jakov Pulijic dan Mario Gavranovic. Meski kalah, namun AC Milan sudah memastikan terlebih dahulu lolos ke fase selanjutnya dengan status sebagai juara grup.

Pelatih Milan, Gennaro Gattuso, memberikan pembelaan pada performa buruk Milan dan mengaku bertanggung jawab dengan kekalahan tersebut.

Gattuso juga mengecam para pemain Milan yang dinilainya rapuh dan lambat dalam bereaksi setelah tertinggal gol di menit awal pertandingan.

“Kekalahan ini menyakitkan dan kami harus berkaca setelah ini,” ujar Gattuso pada Sky Sports Italia. “Saya adalah orang yang bertanggung jawab hari ini karena saya yang memilih para pemain yang turun ke lapangan.”

“Kami terlalu rapuh dan kami memperlihatkan perasaan bahwa kami tidak bisa bereaksi terhadap gol pertama mereka. Kami harus memperbaiki diri dengan cepat.”

“Saya membuat pilihan untuk memberikan beberapa menit bermain bagi mereka yang belum banyak bermain musim ini dan saya akan melakukan hal itu lagi. Pada hari Minggu kami akan memiliki pertandingan yang sangat penting melawan Bologna, kemudian ada Coppa Italia.”

Melawan Rijeka, lini serang Milan tampil sangat buruk dan tidak mencatatkan satu pun tembakan on target.

Gattuso menambahkan: “Kami harus bisa meraih hasil dan memainkan sepakbola yang baik. Ada sesuatu hal bagus hari ini, karena kami memiliki penguasaan bola yang tinggi, kami mencoba menyerang ruang kosong dan memiliki banyak sepak pojok. Kesalahan bisa saja terjadi, namun sepertinya kami tidak bisa bereaksi dan tetap fokus selama 90 menit.”

Sepakbola.cc