 Fabregas tak mau gagal lagi Sabtu, 28 Juni 2008
Cesc Fabregas sudah merasakan pahitnya gagal di partai final. Ia rasakan itu ketika Arsenal disingkirkan Barcelona di final Liga Champions pada tahun 2006 lalu. Pengalaman buruk itu tak ingin ia alami lagi bersama Spanyol di final Euro 2008.
Senin (30/6) dinihari, Spanyol akan menantang Jerman di partai puncak Piala Eropa 2008. Jerman lolos setelah membungkam Turki 3-2, sedangkan langkah Spanyol ditentukan lewat kemenangan meyakinkan atas Rusia 3-0 di semifinal Jumat (27/6) dinihari.
Fabregas menjadi salah kunci kemenangan Spanyol dalam duel dengan Rusia kemarin. Masuknya pemain Arsenal ini pada menit ke-35 menggantikan David Villa yang cedera, membuat serangan Spanyol semakin efektif dan menggigit. Pertahanan Rusia yang begitu kokoh, berhasil ditembus lewat permainan indah dari ke kaki-kaki pemain Spanyol yang dimotori Fabregas.
Tiga gol pun akhirnya lahir di babak kedua. Xavi Hernandez membuka kemenangan di menit ke 53, dan Daniel Guiza serta David Silva menambah dua gol lainnya di menit ke 73 dan 82. Dua gol terakhir Spanyol itu merupakan kontribusi besar Fabregas.
Pelatih Spanyol, Luis Argones, mengatakan akan menurunkan tim yang sama saat menghadapi Jerman. Itu berarti Frabregas yang sebelumnya selalu diturunkan sebagai pengganti akan dimainkan sebagai starter. Peluang itu semakin terbuka bagi Fabregas karena David Villa akan absen dalam partai final ini karena cedera.
Fabregas menyambut sukacita rencana sang pelatih. Ia pun bertekad untuk bermain habis-habisan dalam laga puncak nanti untuk membawa Spanyol menggapai trofi juara Piala Eropa untuk kedua kalinya setelah Piala Eropa 1964.
"Saya sudah merasakan bagaimana sakitnya kalah di final (Liga Champions), karena itu saya tidak ingin kalah lagi," tegas Fabregas kepada wartawan kemarin.
"Ini akan menjadi pertandingan bersejarah bagi kami. Saya dan kawan-kawan akan berusaha keras memberikan yang terbaik dalam pertandingan melawan Jerman," tambahnya.
Walau Jerman lebih diunggulkan dan lebih berpengalaman di turnamen-turnamen besar, namun reputasi itu tidak membuat Fabregas dan kawan-kawan gentar. Dia yakin, Spanyol lebih berpeluang memenangi duel besok.
"Pemain-pemain Jerman sangat berpengalaman dan sangat kompetitif, tetapi jika kami bermain seperti saat melawan Rusia, kami memiliki peluang lebih baik," jelas Fabregas.
*** |
|
| Komentar Anda |
| Belum ada komentar, ayo jadi yg pertama !! |
|
|
Balas Komentar  |
|
|
|
|
|
|
|