 Kebersamaan kunci kemenangan Senin, 30 Juni 2008
Pelatih Spanyol Luis Aragones katakan keberhasilan Spanyol menjadi juara Piala Eropa dengan mengalahkan Jerman 1-0 melalui gol Fernando Torres pada menit ke-33, Senin (30/6) dinihari karena mereka bermain kompak. Semua pemain melebur menjadi sebuah tim yang solid.
Keberhasilan tersebut juga menempatkan Aragones (69) sebagai pelatih tertua yang berhasil merebut gelar itu. Tetapi keberhasilan ini juga akan menyulitkan pengganti Aragones di Tim Matador karena publik akan menuntut penampilan Spanyol tetap bagus di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Kesuksesan Spanyol ini mengulang kejadian tahun 1964. Namun saat Sapnyol merebut tahta bergengsi itu Aragones bukan menjadi pemain inti Spanyol. Dia hanya duduk di bangku cadangan menyaksikan rekan setimnya mengalahkan Uni Soviet (saat ini menjadi Rusia).
Aragones mengaku puas melihat penampilan anak asuhnya di Piala Eropa kali ini. "Saya katakan jika kita memenej klub ini dengan baik, kami pasti juara. Mereka terlampau bagus. Saya berharap perfoma Spanyol seperti ini," kata Aragones.
Keberhasilan Spanyol bukan semata-mata perfoma pemain, tetapi juga kebersamaan dan kekompakan pemain dan pelatih. "Pelatih seperti salah satu pemain kami. Dia seperti seorang ayah," kata pahlawan Spanyol
Fernando Torres. Torres menambahkan Aragnoes sangat mencintai sepakbola indah dan itu sangat mempengaruhi penampilan tim. "Mungkin ini yang terpenting dari kesuksesan kami. Dia sangat percaya diri. Kami senang dengan dia," lanjutnya.
Aragones menambahkkan pasukannya bermain sempurna di penyisihan grup. "Umpan akurat sehingga sulit dibendung," katanya. Aragones gembira karena Spanyol menang dengan cara brilian. Selamat! (DH) |
|
| Komentar Anda |
| Belum ada komentar, ayo jadi yg pertama !! |
|
|
Balas Komentar  |
|
|
|
|
|
|
|