Nama Lengkap : Miroslav Josef Klose
Tanggal Lahir : 9 Juni 1978
Tempat Lahir : Opole, Provinsi Opole, Polandia
Tinggi : 1.84 m
Posisi Bermain : Penyerang

 

Berita Bola - Profil Pemain Bola: Miroslav Klose -  Miroslav Josef Klose adalah pemain sepak bola berkebangsaan Jerman berdarah Polandia yang bermain sebagai penyerang untuk Lazio di Serie A dan tim nasional Jerman. Ia dilahirkan dengan nama Mirosław Marian Kloze pada 9 Juni 1978 di Silisia, Kota Opole, Polandia.

Keluarga Miroslav Klose

Kedua orang tua Klose adalah atlit. Ayahnya bernama Józef Klose, bermain sepak bola untuk Odra Opole dan AJ Auxerre. Ibunya bernama Barbara Jez, seorang anggota tim nasional bola tangan Polandia yang telah bermain sebanyak 82 kali untuk timnya. Miroslav punya seorang saudara perempuan bernama Marzena Klose yang lahir di tahun 1976. Pada 1978, mereka pindah dari negara komunis Polandia (saat itu) ke Perancis. Pada 1982, mereka kembali lagi ke Opole. Kemudian pada 1987, keluarga Klose pindah ke Kusel, Jerman. Karena imigrasi yang mereka lakukan, Klose yang saat itu berusia 9 tahun yang berada di kelas 4 harus turun ke kelas 2 untuk menyesuaikan pelajaran yang ada di Jerman diakibatkan kesenjangan bahasa yang dirasakannya. Matematika adalah pelajaran favorit Klose ketika berada di sekolah adalah Matematika.

Kehidupan Pribadi Miroslav Klose

Istri Klose bernama Sylwia Purschke. Mereka bertemu pertama kali di FCK Fanshop di Kaiserslautern, dimana Sylwia bekerja disana. Akhirnya, Sylwia berhenti dari pekerjaannya saat itu karena tidak tahan terhadap publikasi diri dan hubungannya dengan Klose. Alasan lain, karena terlalu banyak fans yang datang untuk bertanya kepadanya. Sebelumnya, Klose pernah menjalin hubungan asmara dengan Juliette Thiel. Tepat pada malam tahun baru 2004, Klose dan Sylwia resmi menikah. Mereka pun dianugerahi anak kembar Luan dan Noah. Luan dan Noah lahir pada 30 Januari 2005. Pasangan ini sama-sama berasal dari Polandia, jadi, bila mereka di rumah, mereka berkomunikasi dengan bahasa Polandia. Memancing dan bermain tenis meja merupakan hobby Klose. Klose banyak menguasai jenis olahraga, seperti bersepeda, dayung, basket, tenis, bola sepak (football), dll. Ada empat bahasa yang dikuasai Klose, yaitu Prancis, Polandia, Jerman, dan Inggris. Klose pernah membintangi iklan Nike, iklan tersebut sempat membuatnya sulit menggunakan seragam di tim nasional Jerman karena Die Nationalmannschaft menggunakan sponsor Adidas, saingan Nike. Klose juga membintangi iklan motor Kawasaki, produk elektronik Expert, Airwaves United, kampanye tim nasional Jerman wanita bersama Mercedez Benz dan kampanye minum susu untuk kesehatan. Pada 1998, saat usianya 20 tahun, Klose pernah menjadi pekerjaan magang sebagai tukang kayu di Kaiserslautern.

Karier Klub Miroslav Klose

Awal karier

Saat berusia 20 tahun, Klose bergabung ke tim cadangan FC Homburg selama semusim, kemudian pindah ke FC Kaiserslautern, masuk tim cadangan. Akhirnya, ia dipromosikan ke skuat Bundesliga berkat talenta, kerja keras, serta produktivitas yang ia tampilkan. Ia bisa tampil bersama tim utama, setelah bergabung selama satu tahun. Klose telah mencetak 33 gol dalam 67 pertandingan pertamanya. Ia pun berhasil mendapat posisi reguler di skuat utama FC Kaiserslautern.

Werder Bremen

Klose menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun dengan klub Bundesliga, Werder Bremen pada 2 Maret 2004. Biaya dikabarkan senilai €5 juta ($6.2 juta). Pada 6 Agustus 2004, ia menjalani debut liganya menggantikan striker asal Paraguay, Nelson Valdez, saat Bayern menang 1–0 melawan Schalke 04. Pada 29 Agustus 2004, saat melawan Wolfsburg, ia mencetak gol pertamanya bagi klub yang merupakan gol penyeimbang, namun kalah 1–2. Awal musim tersebut kurang baik baik baginya. Kemudian performa Klose menanjak dengan membentuk formasi trio penyerang bersama Johan Micoud dan Ivan Klasnić, dan terkadang bersama Nelson Valdez. Akhirnya, mampu mencetak 15 gol di Bundesliga.

Klose hanya tampil sebanyak 26 kali di liga musim 2005-2006, namun mampu mengoleksi 25 gol, ditambah dengan koleksi 16 assist, sehingga ia menjadi pencetak gol terbanyak.

Pada 7 Juni 2007, Klose mengkonfirmasi bahwa dirinya akan meninggalkan Werder Bremen menuju Bayern Munchen.

Bayern Munchen

Pada 26 Juni 2007, presiden klub Karl-Heinz Rummenigge memberikan konfirmasi bahwa Bayern München telah mencapai kesepakatan dengan Werder Bremen dalam merekrut Klose. Pada 28 Juni 2007, Klose pun menjalani tes medis di Bayern. Ia dikontrak selama 4 tahun.

Penampilan perdana Klose pada pertandingan kompetitif saat Bayern menang 4–1 atas mantan timnya, Werder Bremen, di babak pertama DFB-Ligapokal. Klose sempat absen di semifinal melawan VfB Stuttgart karena cedera. Ia pun kembali bermain di partai final melawan Schalke 04, dan berhasil mencetak gol pertamanya bagi Bayern sekaligus mengantar timnya meraih gelar juara.

Pada 11 Agustus 2007, Klose menjalani debutnya di Bundesliga di laga melawan Hansa Rostock, dan ia berhasil mencetak 2 gol. Klose membukukan hat-trick pertamanya bagi club di akhir September, saat menang 5–0 atas Energie Cottbus. Musim pertamanya, ia tutup dengan koleksi 21 gol di semua kompetisi, plus raihan titel Bundesliga dan DFB Pokal.

Klose menjadi pencetak gol terbanyak klub di musim keduanya, untuk semua kompetisi dengan mengoleksi 20 gol. Tujuh di antaranya dicetak di Liga Champions, yang menjadikannya pencetak gol terbanyak kedua di kompetisi musim tersebut. Di atasnya ada Lionel Messi yang mencetak 9 gol.

Pada awal musim 2010-2011 Klose cedera. Setelah pulih ia masih tetap diposisikan dibangku cadangan. Klose baru kembali bermain pada Desember, sebagai pengganti saat melawan VfB Stuttgart di ajang DFB-Pokal. Ia berhasil mencetak sepasang gol.

Pada 7 Juni 2011, dengan masa kontrak yang hampir habis, Klose tidak kunjung mencapai kesepakatan dengan pihak Bayern Munchen, kemudian pada akhir musim 2010–2011 ia meninggalkan klub.

Lazio

Pada 9 Juni 2011, Klose hijrah ke Italia dan meneken kontrak tiga tahun. Pada ajang play off Piala Eropa 2012, ia mencetak gol pertamanya untuk Lazio, sekaligus memberikan 4 assist saat melawan Rabotnički. Pada laga tersebut Lazio menang 6–0 dan memenang play-off dengan agregat 9–1. Pada 9 September 2011. Klose menjalani debutnya di liga saat imbang 2–2 kontra Milan. Di oertandingan ini, ia pun berhasil mencetak satu gol yang juga menjadi gol Serie A pertamanya. Pada 16 Oktober 2011, di partai derby Roma, Klose mencetak gol pada menit 93 yang memenangkan Lazio 2–1.

Klose terkena terkena cedera paha akibat dari dirinya yang terlalu produktif  di paruh pertama musim sampai sebagian paruh kedua. Ia pun harus istirahat selama 7 pekan. Klose berhasil mengemas 15 gol dari seluruh kompetisi bersama Biancocelesti di musim pertamanya.

Klose mencetak gol pertama di musim keduanya pada 2 September 2012, saat menang 3–0 atas Palermo. Klose secara tidak sengaja mencetak gol menggunakan tangannya ke gawang Napoli pada 26 September, namun tidak terlihat oleh wasit. Yang mengesankan, Klose justru menunjukkan sikap sportivitasnya dengan memberitahukan wasit tentang kejadian sebenarnya dan meminta agar gol tersebut dianulir. Kemudian wasit membatalkan keputusan sebelumnya dan gol pun dianulir.

Pada 5 Mei 2013, Klose mencetak lima gol saat mengalahkan Bologna 6–0, Kemudian pada menit 68, ia digantikan oleh Louis Saha. Klose adalah pemain yang pertama kali mampu mencetak 5 gol dalam satu pertandingan Serie A, sejak musim 1984-1985. Klose berhasil memenangi Coppa Italia pada 26 Mei, setelah mengalahkan rival sekota Roma1–0. Gelar tersebut untuk pertama kalinya terjadi derby Roma di pertandingan final, namun menjadi gelar Coppa Italia keenam bagi Lazio.

Karier internasional Miroslav Klose

Pada Januari 2001, pelatih Polandia, Jerzy Engel, pergi ke Jerman untuk membujuk Klose agar bergabung dengan timnas Polandia. Namun Klose menolak permintaan tersebut. Klose malah bergabung dengan Jerman. Pada 9 Juni 2008, dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh Przegląd Sportowy, Klose menyatakan bahwa keputusannya menolak Polandia untuk bergabung dengan Jerman merupakan hal yang sulit. Namun, ia tidak menyesal dengan keputusannya tersebut, karena ia telah memenangi beberapa medali di ajang Piala Dunia bersama Jerman. Klose berhasil mencetak golgol di dalam tim, yang membuat timnas Jerman tidak pernah kalah dalam pertandingan.

Piala Dunia 2002

Pada 21 Maret 2001, debut internasional Klose datang di kualifikasi Piala Dunia 2002 melawan Albania. Saat itu, pada menit 73, pelatih Rudi Völler memasukannya sebagai pemain pengganti. Dua menit kemudian Klose berhasil mencetak gol lewat sundulan, merayakannnya dengan salto ke depan, Jerman pun menang 2–1. Empat hari kemudian, Klose membantu Jerman menduduki puncak klasemen sementara di pertandingan keduanya, saat masuk pada menit ke-67 dan mencetak gol pada menit ke-82 ke gawang Yunani.

Saat Piala Dunia 2002, Klose menjadi sorotan internasional di Korea-Jepang, karena berhasil mencetak 5 gol lewat sundulan. Klose adalah pemain pertama yang mampu mencetak 5 gol lewat sundulan dalam sejarah Piala Dunia. Klose pun dijuluki “Salto-Klose” karena selebrasi salto ke depan yang dilakukannya usai mencetak keseluruhan gol. Kelima gol Klose yaitu: hat-trick saat menggilas Arab Saudi, dan masing-masing satu gol ke gawang Republik Irlandia dan Kamerun. Namun pada posisi kedua, Jerman kalah 0–2 dari Brazil di partai final.

Euro 2004

Dalam Euro 2004, klose masuk sebagai pemain pengganti di 2 pertandingan, yaitu melawan Latvia dan Ceko. Pada turnamen kali ini, ia tidak mampu mencetak satu gol pun karena baru sembuh pasca cedera lutut dan tubuhnya masih kurang fit. Jerman pun harus tersingkir sejak babak pertama.

Piala Dunia 2006

Klose kembali masuk dalam skuat untuk Piala Dunia keduanya, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-28. Klose berhasil mencetak sepasang gol di pertandingan pembukaan melawan Kosta Rika, masing-masing pada menit 17 dan 61. Saat melawan Swedia di babak 16 besar, Klose memberikan 2 umpan untuk 2 gol Lukas Podolski, Swedia kalah 2–0. Pada 30 Juni 2006 di babak perempat final, Klose mencetak gol penyeimbang ke jala Argentina dengan kemenangan Jerman 4–2 lewat adu penalti.

Klose berhasil menjadi pencetak gol terbanyak pada ajang ini, meskipun Jerman hanya mampu menjadi juara ketiga. Ia menjadi pemain Jerman yang mampu menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia, menggantikan Gerd Müller pada tahun 1970.

Euro 2008

Pada 8 September 2007, kariernya di timnas kembali menanjak, saat ia menjadi kapten timnas Jerman untuk pertama kalinya, dan merayakannya dengan mencetak 2 gol untuk mengalahkan Wales 2–0.

Klose belum bisa mencetak gol di babak grup pada turnamen Euro 2008. Ia hanya mampu memberikan dua umpan matang untuk dua gol Podolski ke gawang Polandia, dengan kemenangan 2–0 untuk Jerman. Di fase knockout, Ia mencetak satu gol masing-masing ke gawang Portugal dan Turki. Kedua gol Klose merupakan gol kedua Jerman dan kedua pertandingan berakhir dengan skor 3–2. Pada pertandingan final kontra Spanyol, ia tak mampu mencetak gol dan harus tunduk 1–0.

Piala Dunia 2010

Di Piala Dunia ketiganya, lagi-lagi skuat Jerman memilih Klose untuk bertanding. Pada 13 Juni, saat melawan Australia, Klose mencetak gol kedua Jerman untuk menang 4–0.

Pada 27 Juni 2010, ia kembali mencetak gol pada babak 16 besar kontra Inggris, yang berakhir dengan kemenangan 4–1 untuk Jerman. Gol ini merupakan gol kedua belasnya di Piala Dunia, yang juga menggenapkan koleksi gol internasionalnya menjadi 50 gol dari 99 penampilan, yang menyaingi torehan Pelé di peringkat keempat pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa.

Saat berjumpa Argentina di babak perempat final, Klose melakukan penampilan internasionalnya yang ke-100, dan menjadi pemain Jerman keenam yang mampu mencapai raihantersebut. Klose mencetak gol kedua dan keempat bagi Jerman, Jerman pun menang 4–0, yang menjadikan rekor golnya sejajar dengan Gerd Müller, si pencetak gol terbanyak Jerman di Piala Dunia. Kompetisi pun berakhir dengan keluarnya Jerman sebagai juara ketiga.

Euro 2012

Klose sedikitnya mencetak satu gol di tiap pertadingan yang ia mainkan selama kualifikasi Euro 2012. Semua lawan timnas Jerman yang berhasil dikalahkan yaitu Belgia,Azerbaijan, Turki, Kazakhstan dan Austria. Klose berhasil mengemas 9 gol dan 2 assist, terbaik kedua dalam periode tersebut, satu tingkat di bawah Klaas-Jan Huntelaar yang mencetak 12 gol di 8 pertandingan, walau hanya tampil sebanyak enam kali di babak kualifikasi.

Untuk putaran final kali ini, nama Klose masuk dalam skuat Jerman. Namun, pelatih Joachim Löw selalu memilih Mario Gómez sebagai starter pada tiga pertandingan pertama. Meski demikian, ia selalu masuk menggantikan Gómez pada ketiga pertandingan tersebut. Klose masuk dalam starting line up saat babak perempat final melawan Yunani, dan berhasil mencetak satu gol. Namun Jerman harus kalah 1–2 dari Italia.

Piala Dunia 2014

Pada kualifikasi Piala Dunia 2014, Klose sejauh ini telah mencetak 4 gol; satu ke gawang Irlandia, dua ke gawang Swedia dan satu ke gawang Austria. Klose pun telah mengoleksi 68 gol dan telah menyamai rekor gol internasional Jerman milik Gerd Müller. Ia juga telah menyatakan bahwa Piala Dunia 2014 akan menjadi ajang terakhirnya bersama Jerman, dan akan mencoba sekali lagi untuk meraih gelar juara Piala Dunia.