Sukhoi Superjet 100 Rusia: Bangkai sudah ditemukan

10

Setelah sepuluh jam lebih dilaporkan kehilangan kontak dengan menara pengawas Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (9/5) pukul 14.33 WIB, bangkai pesawat Sukhoi Superjet 100 Rusia akhirnya ditemukan oleh tim Basarnas di daerah Cidahu, kawasan Kabupaten Bogor, di tebing Gunung Salak. Pesawat terlihat di pinggir tebing, di daerah yang diduga agak sulit dijangkau lewat jalan darat. […]

Setelah sepuluh jam lebih dilaporkan kehilangan kontak dengan menara pengawas Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (9/5) pukul 14.33 WIB, bangkai pesawat Sukhoi Superjet 100 Rusia akhirnya ditemukan oleh tim Basarnas di daerah Cidahu, kawasan Kabupaten Bogor, di tebing Gunung Salak. Pesawat terlihat di pinggir tebing, di daerah yang diduga agak sulit dijangkau lewat jalan darat.

Mayor Ali Umri Lubis, Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Atang Sendjaja, Bogor, dalam wawancara di Metro TV menyatakan, pesawat berada di ketinggian 5.500 kaki di atas permukaan laut (atau di ketinggian sekitar 1.676 meter). “Titiknya sudah kita ketahui. Tapi kondisi pesawat masih belum jelas karena kita melihat dari ketinggian,” kata Mayor Ali.

Penerbangan yang dilakukan pesawat milik Rusia tersebut merupakan bagian dari demonstrasi penerbangan yang diselenggarakan oleh PT Trimargarekatama. Perusahaan tersebut merupakan agen yang memperkenalkan pesawat Sukhoi kepada perusahaan penerbangan di Indonesia.

Pesawat tersebut melakukan penerbangan sebanyak dua kali. Penerbangan pertama dari Halim Perdanakusuma menuju Pelabuhan Ratu pukul 12.00 WIB dengan penumpang pebisnis di bidang penerbangan. Setelah terbang sekitar 35 hingga 45 menit, pesawat pun kembali ke Halim Perdanakusuma dalam kondisi selamat.

Penerbangan kedua dilakukan pukul 14.12 WIB dengan mengangkut hampir 50 orang. Delapan orang di antaranya merupakan awak pesawat warga Rusia.