Jurgen Klopp: Mohamed Salah Meroket Usai Penalti Mesir Dulu

Jurgen Klopp menilai sosok Mohamed Salah mulai berubah dan meroket usai momen penalti Timnas Mesir dulu menuju Piala Dunia. Hal ini ikut dicermati oleh sang manajer Liverpool.
Berita Terkini - Jurgen Klopp menilai sosok Mohamed Salah mulai berubah dan meroket usai momen penalti Timnas Mesir dulu menuju Piala Dunia. Hal ini ikut dicermati oleh sang manajer Liverpool.

Berita Bola – Jurgen Klopp menilai sosok Mohamed Salah mulai berubah dan meroket usai momen penalti Timnas Mesir dulu menuju Piala Dunia. Hal ini ikut dicermati oleh sang manajer Liverpool.

Pendapat Jurgen Klopp memang ada benarnya. Tendangan penalti Mohamed Salah saat Timnas Mesir berhadapan dengan Timnas Kongo pada Oktober 2017 silam jadi salah satu momen paling krusial dalam sejarah Piala Dunia.

Menurut Jurgen Klopp, hal itu ikut menjadi kunci penentu yang membuat Mohamed Salah jadi meroket sepanjang musim ini. Tekanan besar dari seluruh pendukung Timnas Mesir saat harus menendang penalti di penghujung laga sangat berat, tetapi Salah bisa juga melewatinya dan otomatis jadi meningkatkan level permainannya bagai kepompong yang berubah jadi kupu-kupu.

“Saya sampai hampir terkena serangan jantung waktu melihat dia berani menendang penalti itu, itulah penyebab dia mendapat kesempatan penalti di Liverpool dan ternyata gagal saat melawan kubu Huddersfield,” ujar Jurgen Klopp melalui goal.

“Kami semua pasti punya momen pengubah jalannya pertandingan dalam hidup kami. Bisa jadi itulah momen Mohamed Salah. Jika kalian bisa berhasil melewatinya, apa lagi yang bisa terjadi pada kalian ke depannya?”

Advertisement

Jurgen Klopp juga akui sampai terpana lihat reaksi suporter Timnas Mesir saat Salah berhasil eksekusi penalti tersebut dengan baik. “Apakah kalian ikut melihatnya? Hal yang terbaik adalah bagaimana mereka bisa merayakan penalti tersebut. Hal itu adalah sesuatu yang belum pernah saya lihat sepanjang hidup saya lho.”

“Timnas Jerman di tahun 1990 tidak sampai merayakan Piala Dunia seperti ini! Mereka mempunyai kesempatan penalti dan mereka berpikir… seseorang harus menendangnya nih. Itu merupakan tekanan berat yang menggilabola!” pungkas Jurgen Klopp.