Kisah Pemain Sepakbola yang Kurang Beruntung

  Dalam sepakbola, keberuntungan juga menjadi peranan penting. Tak sedikit pemain sepakbola yang kurang beruntung sampai-sampai karier sepakbolanya kandas. Berikut ada […]

Kisah Pemain Sepakbola yang Kurang Beruntung
Kisah Pemain Sepakbola yang Kurang Beruntung

 

Dalam sepakbola, keberuntungan juga menjadi peranan penting. Tak sedikit pemain sepakbola yang kurang beruntung sampai-sampai karier sepakbolanya kandas.

Berikut ada beberapa kisah pemain sepakbola yang kurang beruntung:

1. Andres Escobar

Escobar pantas disebut pesepakbola paling tidak beruntung sekaligus tragis. Bek timnas Kolombia itu tewas ditembak pada 2 Juli 1994. Kasus penembakan Escobar diyakini karena gol bunuh diri yang dilakukan mantan pemain Atlético Nacional itu ketika Kolombia melawan Amerika Serikat di Piala Dunia 1994, 10 hari sebelum penembakan. 

Pelaku penembakan adalah Humberto Castro Muñoz, yang merupakan anggota kartel narkoba di Kolombia. Munoz juga pernah bekerja untuk dua pemimpin kartel, Pedro David dan Juan Santiago Gallon Henao, yang diyakini kalah besar dalam taruhan laga Kolombia melawan Amerika Serikat.

2. Leroy Rosenior

Siapa pelatih paling sial? Orang itu adalah Leroy Rosenior. Mantan striker West Ham United dan Fulham itu hingga kini masih tercatat sebagai manajer dengan masa kepemimpinan terpendek di sepakbola Inggris. Kisah itu terjadi pada 17 Mei 2007, ketika Rosenior ditunjuk sebagai manajer klub League Two (Divisi 3 Inggris), Torquay United. Setelah menandatangani kontrak, Rosenior kemudian menggelar jumpa pers pada 15.30 hingga 15.40 waktu setempat. 

Usai jumpa pers, Rosenior diberitahu presiden klub bahwa Torquay sudah dijual kepada konsorsium lokal. Rosenior kemudian mengetahui bahwa konsorsium itu sudah menunjuk Paul Buckle sebagai manajer. Dengan demikian, Rosenior hanya menjadi pelatih Torquay selama 10 menit. 

“Awalnya saya terkejut. Tapi, kemudian saya menertawai peristiwa tersebut,” ujar Rosenior.

3. Owen Hargreaves

Kalau ada pemain yang paling sial karena cedera, Owen Hargreaves adalah orangnya. Sempat bersinar di Jerman bersama Bayern Munich, Hargreaves kemudian harus lebih banyak berkutat dengan cedera selama bermain di Premier League. 

Gelandang 32 tahun itu mengalami rusak otot paha, otot betis, patah kaki dan beberapa kali operasi di kedua lutut. Bersama Manchester United, Hargreaves hanya bermain 27 kali selama empat musim. Sedangkan di Manchester City (2011/2012), mantan pemain timnas Inggris itu hanya tampil satu kali. Hebatnya, Hargreaves tidak pernah menyerah. Musim lalu, pemain berambut ikal itu sempat menjalani tes bersama Queens Park Rangers, meskipun gagal. 

Sepakbola.cc