Andres Iniesta Ingin Jadi Pelatih Barcelona

Andres Iniesta berharap bisa jadi pelatih Barcelona suatu saat nanti.
Andres Iniesta berharap bisa jadi pelatih Barcelona suatu saat nanti.

Gilabola.com – Andres Iniesta berharap suatu hari nanti bisa kembali dan jadi pelatih Barcelona, usai ia putuskan pergi dari Camp Nou, serupa seperti impian Xavi Hernandez.

Gelandang serang tim nasional Spanyol ini telah resmi mengundurkan diri dari kontrak seumur hidup yang diteken bersama Blaugrana pada musim lalu.

Awalnya Iniesta diyakini akan berlabuh di klub Tiongkok Congqing Lifan tapi belakangan presiden klubnya membantah dan diyakini tidak mencapai kata sepakat perihal besaran gaji.

Sempat dilapokan pula dia akan berlabuh ke klub Jepang, Vessel Kobe tapi lagi-lagi bantahan muncul dari pihak klub walau sang pemilik klub merupakan sponsor utama Barcelona, Rakuten.

Kini di tengah ketidakpastiannya, Andres Iniesta memantapkan keputusannya untuk tetap hengkang dari Barcelona tapi berharap bisa kembali lagi suatu hari nanti.

Advertisement

“Saya harap di kemudian hari saya akan bisa kembali lagi ke Barcelona sebab ini rumah saya dan saya bahagia di sini. Saya ingin jadi pelatih tapi masih ingin menikmati sepak bola untuk bertahun-tahun,” ujar Iniesta pada Onda Cero.

“Ketika saya tiba di klub ini, orang tua saya sangat berani meninggalkan saya di akademi La Masia pada usia yang teramat muda. Ayah saya berubah pikiran tapi ibu memutuskan bahwa saya harus tetap tinggal. Kami mempunyai kehidupan sama seperti anak-anak lainnya yang bersekolah di pagi hari dan belajar pada petang hari.”

“Saya selalu mempunyai momen-momen unik di Camp Nou. Ketika saya masih jadi ball boy, mereka menempatkan saya di sudut lapangan dan saya memiliki banyak kesenangan.”

“Namun (Louis) van Gaal memberikan saya debut. (Striker Javier) Saviola mencoba mencetak gol tapi tidak berhasil, dan saya mampu mencetak gol.”

Andres Iniesta pun mengungkapkan alasan sesungguhnya ia memilih hengkang, setelah ragu-ragu melakukannya pada akhir musim 2016/17.

“Saya hengkang karena saya merasa sudah saatnya saya pergi dan saya merasa tidak bisa memberikan lebih dari yang sudah saya berikan,” tambahnya.

“Saya sadar klub ini menuntut banyak, jadi saya memutuskan untuk menepi dan saya ingin hengkang setelah melakoni musim yang hebat, memenangi trofi-trofi dan tanpa meninggalkan rasa ketidaknyamanan kepada tim. Saya berharap bisa tinggal 10 tahun lagi tapi itu tidak mungkin.”

“Tiongkok dan Jepang menjadi dua skenario dan saya akan membutuhkan pertimbangan matang-matang. Kurang lebih itulah situasinya tapi segalanya tidak akan diputuskan sebelum pekan mendatang.”

“Saya ingin menyelesaikan segalanya sebelum Piala Dunia dimulai tapi meninggalkan Barcelona bukan berarti saya akan pensiun. Saya masih ingin bermain sepak bola untuk bertahun-tahun lagi.”