Pelatih Barcelona Ingin Tebus Hasil Buruk di Liga Champions

Ernesto Valverde berharap bisa mencatatkan sejarah baru sebagai klub pertama yang tidak terkalahkan dalam satu musim kompetisi di pentas Liga Spanyol dengan tebus hasil buruk di Liga Champions.
Berita Terkini - Ernesto Valverde berharap bisa mencatatkan sejarah baru sebagai klub pertama yang tidak terkalahkan dalam satu musim kompetisi di pentas Liga Spanyol dengan tebus hasil buruk di Liga Champions.

Gilabola.com – Ernesto Valverde berharap bisa mencatatkan sejarah baru sebagai klub pertama yang tidak terkalahkan dalam satu musim kompetisi di pentas Liga Spanyol dengan tebus hasil buruk di Liga Champions.

Barcelona baru saja melewati rekor Real Sociedad sebagai tim yang tidak terkalahkan dalam 29 pertandingan, usai mengalahkan Valencia 2-1 di Camp Nou pada akhir pekan.

Sayangnya Blaugrana gagal melaju ke babak semifinal Liga Champions karena tidak bisa mempertahankan keunggulan di leg pertama, tersisih oleh AS Roma dengan skor agregat 4-4.

Jelang laga kontra Celta Vigo di Balaidos, Rabu (18/04) dan final Copa del Rey versus Sevilla, Minggu (22/04), Ernesto Valverde menyatakan ingin menebus hasil buruk di Liga Champions.

“Tujuan utama kami adalah menjadi juara liga. Akan sangat baik andai mampu melakukannya tanpa sekalipun kalah, tapi kami sadar itu sulit sehingga belum pernah ada satu pun tim yang mampu melakukannya,” ujar Valverde pada konferensi pers.

Advertisement

“Ini peluang bagi kami [untuk juara tanpa terkalahkan]. Tapi jika kami terlalu fokus soal rekor tidak terkalahkan itu dibanding juara liga, maka percuma saja.”

“Tentu saja ini sebuah motivasi tapi memenangi dua piala juga motivasi. Saat ini kami belum memenangi apapun tapi esok Barca akan mengambil satu langkah lebih dekat menjadi juara.”

“Saya tahu kekalahan-kekalahan terasa menyakitkan bagi klub seperti Barca. Disingkirkan dari pentas Eropa atau kalah di liga dan Copa del Rey. Saya tahu artinya itu.”

“Anda sudah tahu bahwa kala kalah, segalanya terasa tidak baik. Tapi Anda tidak ingin terbiasa olehnya. Kekalahan Roma terasa menyakitkan tapi itu normal bagi para suporter untuk kecewa di klub seperti Barca.”

“Ini soal teritori [kompetisi]. Kami tersingkir di Liga Champions dan jika Atletico Madrid memiliki poin lebih banyak dari kami, mungkin para suporter akan lebih peduli dengan panggung Liga Spanyol.”

“Kami mempunyai tantangan yang tidak terkira besarnya pada setiap musim dan mungkin masyarakat terlalu menganggap remeh.”