Pemain Barcelona Ini Dibuang ke Kampungnya di Turki

Arda Turan ketika masih mengenakan jersey Atletico Madrid, melempar sepatu ke arah hakim garis dalam satu laga melawan Barcelona
Arda Turan ketika masih mengenakan jersey Atletico Madrid, melempar sepatu ke arah hakim garis dalam satu laga melawan Barcelona

Gilabola.com – Pemain Barcelona yang dulu pernah melempar sepatu ke hakim garis saat masih mengenakan jersey Atletico Madrid, resmi dibuang pulang ke kampungnya di Turki.

Arda Turan akan menjalani sisa kontraknya di Barcelona sampai tahun 2020 sebagai pemain pinjaman ke pemimpin klasemen Turki, Istanbul Basaksehir.

Klub tersebut telah menyetujui kesepakatan pinjaman selama dua setengah tahun untuk gelandang berusia 30 tahun asal Turki itu, yang kesulitan untuk menembus skuad pertama sejak pindah ke Barcelona pada tahun 2015.

Presiden Basaksehir Goksel Gumusdag mengatakan: “Arda kembali ke negaranya mengenakan seragam oranye (seragam Basaksehir). Ini bukan hanya transfer untuk Basaksehir, tapi transfer untuk Turki.”

Advertisement

Barcelona mengumumkan penandatanganan Turan dari Atletico Madrid dengan biaya awal sebesar 24 juta pound pada bulan Juli 2015, namun, karena larangan 14 bulan mereka untuk mendaftarkan pemain baru, dia tidak dapat melakukan debutnya sampai awal tahun 2016.

Dia memenangkan enam trofi selama berada di Nou Camp, namun hanya tampil 55 kali dan mencetak 15 gol.

Jadi, Arda Turan pindah bergerak dalam sebuah kesepakatan pinjaman yang membawanya sampai ke akhir kontrak Barcelonanya saat ini. Namun, klub tersebut masih bisa menjualnya, dan menerima biaya transfer, selama periode kontrak belum usai.

Namun, mereka telah menghapus tagihan gajinya yang cukup besar dari daftar upah klub dan juga akan menerima “sejumlah variabel” dari Basaksehir selama waktunya di klub barunya itu.

Barcelona sebenarnya berniat menjual secara permanen tapi hal itu tak bisa dilakukan karena Arda Turan menolak pindah dan bersikukuh menjadi pemain Barca. Jadi, skema pinjaman sampai kontraknya habis ini bisa menjadi jalan tengah. Apalagi Basaksehir setuju untuk mengambil alih gajinya yang memang lumayan besar.