Posted on 09 July 2012. Tags: Auto, didier deschamps, Draft, FFF, laurent blanc, membawa, noel le graet, pelatih Perancis, perancis, Piala, piala dunia, Piala Eropa 2012, saat
Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) akhirnya resmi mengangkat Didier Deschamps sebagai pelatih baru tim nasional Perancis menggantikan Laurent Blanc yang mengundurkan diri usai Piala Eropa 2012 lalu.
“Presiden Federasi Sepak Bola Perancis (FFF), Noel Le Graet, dan Didier Deschamps sudah menyelesaikan perundingan dan mencapai kata sepakat bahwa Deschamps akan menjadi pelatih Perancis,” demikian pernyataan FFF yang dikeluarkan Senin (9/7) dinihari WIB.
FFF dan Deschamps dijadwalkan mengadakan jumpa pers Senin (9/7) waktu setempat. Tugas pertama Deschamps adalah menyatukan kembali para pemain yang sempat tak kompak di Piala Eropa 2012. Tugas selanjutnya adalah membawa Perancis ke Piala Dunia 2014 di Brasil.
Seperti diketahui, terjadi perselisihan antara beberapa pemain dengan pelatih Laurent Blanc saat Piala Eropa 2012 lalu. Perselisihan itu ditengarai menjadi penyebab Perancis tampil buruk di perempat final saat ditekuk Spanyol 2-0.
Deschamps merupakan salah satu punggawa yang membawa Perancis tampil sebagai juara pada Piala Dunia 1998. Ia menjadi kapten ketika itu. Setelah gantung sepatu, ia melanjutkan karir sebagai pelatih. Terbilang sukses dia dalam melatih klub.
Saat menangani AS Monaco, dia membawa klub itu runner-up Ligue 1 dan juara Piala Liga Perancis pada musim 2002-03. Semusim kemudian Monaco menjadi runner-up Liga Champions.
Ia kemudian melatih Marseille pada 2009 dan langsung membawa klub itu juara Ligue 1 musim 2009-10. Dia juga menghadirkan Piala Liga Perancis pada 2010, 2011, dan 2012, dan gelar Piala Perancis 2010 dan 2011.
Posted in Euro, Internasional
Posted on 01 July 2012. Tags: atau, Auto, dengan, Draft, euro 2012, Graet, hari ini, kantor berita, kontrak, laurent blanc, mundur, noel le graet, pelatih Perancis, perancis, perempatfinal euro 2012, saya, Spanyol vs Perancis, tak
Laurent Blanc memutuskan untuk mengakhiri kontrak sebagai pelatih Timnas Perancis. Keputusan tersebut diambil setelah Blanc melakukan pertemuan dengan Federasi Sepakbola Perancis (FFF), Sabtu (30/6) atau Minggu malam WIB.
Blanc melatih Perancis sejak 1 Juli 2010 dengan masa kontrak sampai dengan 30 Juni 2012. Pihak FFF sebenarnya menawarkan dia kontrak dua tahun lagi, atau hingga Piala Dunia 2014, namun Blanc menolak memperpanjang kerjasama itu. Alasannya tak ada kesamaan pandangan dengan FFF soal pengelolaan tim nasional Perancis dua musim ke depan.
Dalam surat yang dikirim ke Kantor Berita AFP, Blanc mengatakan, dirinya memutuskan tak memperbarui kontrak karena dirinya dan Presiden FFF Noel Le Graet tak memiliki kesamaan pandangan soal pengelolaan tim nasional Perancis dua musim mendatang.
“Dalam diskusi dengan Le Graet pada 28 Juni lalu, kami tak bisa mencapai kesepahaman soal manajemen tim nasional Perancis untuk dua musim mendatang,” ungkap Blanc.
“Dalam kondisi seperti ini dan setelah mempertimbangkan masalah tersebut, saya menyampaikan kepada Le Graet, hari ini Sabtu (30/6), kalau saya tidak bersedia memperbarui kontrak saya,” tambahnya.
Posted in Euro, Internasional
Posted on 12 June 2012. Tags: Auto, Blanc, dengan, Draft, Grup D, kecewa, laurent blanc, menang, pelatih Perancis, Peluang, perancis, Perancis vs Inggris 1-1, Piala 2012, samir nasri
Pelatih Perancis Laurent Blanc mengaku kecewa dengan hasil imbang 1-1 yang diraih timnya dalam duel dengan Inggris di partai pembukaan Grup D Piala Eropa 2012, Selasa (11/6). Dia menilai, Perancis seharusnya bisa mencetak lebih dari satu gol dan menang.
“Kami bermain bagus dan menciptakan banyak peluang, terutama di babak kedua. Kami seharusnya bisa mencetak lebih dari satu gol dari sejumlah peluang yang diperoleh,” kata Blanc kepada wartawan usai pertandingan.
Walau demikian, dia mengaku hasil imbang di laga pertama tidak terlalu buruk. Timnya masih punya kesempatan memetik hasil positif dalam dua laga berikut, yaitu melawan Ukraina, Sabtu (16/6), dan menghadapi Swedia, Rabu (20/6).
“Tetapi, secara keseluruhan saya rasa hasil imbang ini sudah cukup adil bagi kedua tim,” tambahnya.
Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan Perancis menguasai bola sebanyak 61 persen dan menciptakan 14 peluang emas dari 18 usaha. Sementara, Inggris hanya melepaskan satu tembakan akurat dari tiga kali percobaan. Inggris lebih dulu unggul berkat gol Joleon Lescott pada menit ke 30, dan Perancis menyamakan kedudukan sembilan menit kemudian lewat Samir Nasri.
Posted in Euro, Inggris