Posted on 11 September 2012. Tags: gary cahill, inggris vs ukraina, john terry, kualifikasi piala dunia, pemain, perfoma, phil jagielka, roy hodgson, saya, siapa, tak, three lions, yang
Bek tengah John Terry dipastikan absen pada kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Ukraina di Wembley. Kendati demikian pelatih timnas Inggris Roy Hodgson optimis absennya Terry tak akan mempengaruhi kekuatan lini belakang Three Lions.
Inggris memiliki dua pemain sebagai pelapis Terry yaitu Gary Cahill dan Phil Jagielka. Di mata Hodgson, kedua pemain sama hebatnya sehingga tak akan mempengaruhi kekuatan pertahanan Inggris. Da pun sudah memutuskan siapa yang akan menggantikan Terry untuk berduet dengan Joleon Lescott.
“Cahill dan Jaglieka pemain bagus. Siapa pun yang saya pilih, saya senang tim mempunyai pelapis yang bagus. Absennya John akan ditutup dengan baik,” ujar Hodgson.
“Saya percaya kepada kedua pemain itu, karena mereka bagus. Sekarang bergantung kepada saya untuk memilih siapa yang terbaik di antara kedua pemain untuk pertandingan ini,” tambahnya.
Hodgson tak akan berbicara kepada publik sebelum dia berbicara kepada pemain yang bersangkutan.
Posted in Inggris, Internasional, Pesta Bola
Posted on 14 July 2012. Tags: christie's, dengan, detik, final piala dunia 1966, geoff hurst, jersey bola, kaos bola, kaos bola mahal, kaos termahal, most expensive jersey, pemain, piala dunia 1966, setara, tak, terjual, three lions, west ham united, yang

Inilah kaos bola yang terjual dengan harga Rp 33,7 milyar! Sinting, sinting, sinting!
Tentu ini bukan sembarang kaos bola. Benda itu bisa terjual semahal itu karena sejarah yang ada di belakangnya. Kamu dengan segera bisa mengenali lambang Three Lions di dada kiri kaos itu.
Ya, benar! Kaos ini memang dikenakan seorang pemain Inggris di sebuah pertandingan maha penting. Dan Inggris menang! Dengan tiga gol hattrick penyandang kaos ini. Itu sebabnya jersey berwarna merah lengan panjang itu menjadi semahal itu.
Si pemain sendiri, Geoff Hurst, sebenarnya pemain biasa saja. Ia baru lima bulan turun membela tim nasional Inggris waktu dipanggil masuk tim yang akan terjun ke Piala Dunia 1966. Di laga final vs Jerman Barat (waktu itu Jerman masih terbelah dua), ia mencetak gol pertama, ketiga dan keempat. Skor akhir 4-2 untuk Three Lions.
Gol keempat tercipta di detik-detik akhir pertandingan. Sebagian penonton bahkan sudah menyebu masuk ke lapangan, mengira wasit sudah meniup peluit tanda akhir.
Kaos ini sendiri disimpan Geoff Hurst pada tahun 2000, ketika ia berusia 58 tahun. Ia menjualnya melalui rumah lelang Christie’s dan menemukan seorang pembeli yang tak mau disebut namanya, yang bersedia membayarnya seharga 91.750 pound atau Rp 1,3 milyar.
Kolektor itu kemudian menjual kaos ini kembali kepada seorang fans West Ham United (WHU) yang juga tak disebutkan namanya, dan tak diketahui juga harga persisnya. WHU adalah klub tempat Hurst merumput antara 1958 sampai 1972.
Di tahun 2008, kaos itu terjual kembali kepada seorang bernama Andrew Leslau yang mewakili seorang investor lain yang enggan diketahui. Nilai transaksi tak diketahui, namun ketika mengambil asuransi untuk melindungi kemungkinan pencurian atasnya, harga kaos itu ditetapkan 1 juta pound atau setara Rp 14,7 milyar.
Pada tahun 2010 lalu harga kaos itu diperkirakan mencapai dua kali lipatnya lebih, di kisaran 2,3 juta pound atau setara Rp 33,7 milyar!
Bahkan menurut rumah lelang Christie’s harga kaos memorabilia dari final Piala Dunia 1966 itu sudah kelewatan mahalnya. Hanya investor dari Timur Tengah yang mampu menebus kaos semahal itu.
Rekor terakhir penjualan kaos bola dengan harga sinting adalah 157.750 pound (Rp 2,3 milyar) untuk kaos yang dikenakan bintang sepakbola Brasil, Pele, pada final Piala Dunia 1970.
Posted in Inggris, Pesta Bola
Posted on 08 July 2012. Tags: anton ferdinand, fabio capello, insiden, itu, john terry, pemain, Pengadilan, QPR, queens park rangers, rio ferdinand, roy hodgson, senin, three lions

Masih ingat insiden kasus ucapan rasial dari John Terry kepada pemain Queens Park Rangers (QPR) Anton Ferdinand musim silam? Pengadilan atas kasus itu akan dimulai Senin besok di London.
Insiden itu sendiri terjadi Oktober 2011 pada sebuah laga tandang Chelsea vs QPR di stadion Loftus Road, London.
Kasus ini terhitung kecil. Jika terbukti bersalah maka Terry akan dijatuhi denda 2.500 pound saja, atau setara Rp 37 juta saja, tanpa ada ancaman hukuman penjara.
Sementara jika seorang suporter bola terbukti bersalah melontarkan ucapan rasis, ia bisa dilarang masuk ke stadion mana pun di seluruh penjuru Inggris.
Ucapan rasis John Terry sudah bikin banyak kehebohan di timnas Inggris. FA mencopot ban kapten Terry. Lalu pelatih Fabio Capello yang merasa dilangkahi oleh sikap FA soal pencabutan ban kapten Terry itu ngambek dan menyatakan mundur dari posisi pelatih timnas Inggris, dua bulan sebelum Euro 2012.
John Terry sendiri terpilih sebagai salah satu pemain Three Lions ke Euro 2012. Pelatih pengganti, Roy Hodgson, tidak memanggil pemain Manchester United Rio Ferdinand, yang adalah kakak dari Anton Ferdinand, sebagai bek timnas guna menghindari ketidakharmonisan di barisan pertahanan Inggris.
Namun, Inggris tidak bisa lolos ke semifinal. Takluk dari Italia dalam sebuah adu penalti di babak perempatfinal.
Posted in Euro, Inggris, Internasional
Posted on 06 July 2012. Tags: Brasil, brazil, euro 2012, jagat raya, laga, piala dunia 2014, posisi, ranking fifa, rumah laga, serendah, terbaik, three lions, urutan, World Cup 2014

Hanya berselang dua tahun dari hari ini, Brasil akan menjadi tuan rumah laga bola terbesar di jagat raya, Piala Dunia 2014. Namun badan sepakbola dunia, FIFA, justru baru saja mengeluarkan pengumuman bahwa tim bola Samba berada di urutan ke-11 tim sepakbola terbaik dunia.
Ini adalah urutan paling buruk sepanjang masa. Belum pernah Brasil dipermalukan dengan urutan serendah itu.Di daftar bulan Juni 2012 Brasil masih berada di urutan 6. Bulan Juli merosot ke urutan 11 dunia. Di negeri Brasil sana rilis terbaru ini menimbulkan kehebohan luar biasa. Bagaimana mungkin Brasil yang dikenal sebagai negara dengan bakat sepakbola terbaik dunia cuma berada di urutan 11?
Urutan 11 berarti berada di bawah 8 negara Eropa dan dua negara tetangganya di Amerika Latin: Uruguay dan Argentina.
Kenapa bisa begitu? Brasil selama setahun terakhir tidak terlibat kompetisi apa pun. Hanya ada dua laga persahabatan, yakni vs Argentina dan Meksiko, dan di kedua laga itu Selecao kalah.
Rooney dibilang sudah setara dengan legenda bola Brasil, Pele
Sementara Italia berhasil naik 6 anak tangga ke posisi 6 terbaik dunia, dan Portugal juga naik 5 ke urutan 5 terbaik dunia, karena menampilkan laga luar biasa meski akhirnya kalah di turnamen Euro 2012 yang sangat kompetitif. Sifat kompetitif Euro dihargai sangat tinggi dalam sistem penilaian baru FIFA. Itulah yang menyebabkan keduanya meloncat sangat tinggi di list bulan Juli FIFA.
Bahkan Inggris yang tersisih di perempatfinal masih bisa memanfaatkan Euro untuk naik 2 posisi ke 4 terbaik dunia. The Three Lions di posisi 4? Nggak salah tuh? Banyak pengamat memang yang tertawa melihat posisi The Three Lions di posisi 4 dunia. Tapi sistem penilaian FIFA yang mengakumulasi prestasi sejak tahun-tahun silam menyebabkan Inggris bisa berada di tempat yang lebih baik daripada prestasinya di Euro 2012.
Dari 10 besar, hanya ada dua negara Amerika Latin. Uruguay di urutan 3 dunia, dan Argentina di urutan 7.
Brasil selama bertahun-tahun menguasai ranking teratas pesepakbola terbaik dunia menurut FIFA. Lihat saja grafisnya di bawah ini. Sehingga tidak mengherankan, urutan 11 saja sudah dirasa memalukan. Kalau menurut Pele sih Spanyol saat ini masih kalah jauh sama Brasil tahun 70-an

Posted in Euro, Internasional, Pesta Bola
Posted on 03 July 2012. Tags: dengan, itu, kepala botak, laga, three lions, tim rooney, transplantasi, untuk, wayne rooney

Seperti kita tahu Inggris menang 1-0 atas Ukraina di laga penyisihan Grup D. Satu gol tuan rumah tidak disahkan wasit, meski dari tayangan televisi terlihat sudah melewati garis gawang. Orang melihatnya sebagai nasib mujur The Three Lions.
Ditanya wartawan usai laga mengenai sundulan kepalanya yang menghasilkan gol untuk Inggris, Rooney mengatakan, “Saya pinjam sedikit barangnya Andy (Carroll). Mudah-mudahan saya bisa memiliki rambut sepanjang dia.”
Penyelidikan menemukan striker MU itu ternyata memakai gel rambut milik Andy Carroll agar jambulnya tetap keras dan tegak selama pertandingan. Usai menciptakan gol kemenangan di gawang Ukraina, Rooney dengan girang menunjuk-nunjuk jambul barunya itu.
Gel apa yang dipakai Rooney? Wella Shockwaves Ultra Strong Rock & Hold Gel Styler. Gel itu dipakai juga oleh Jordan Henderson. Mereka bertiga berbagi gel yang sama.
Harga gel itu 2,65 pound di sebuah supermarket di Liverpool, Inggris. Harga itu setara dengan Rp 40.000, uang receh untuk pesepakbola dengan bayaran milyaran per pekan. Henderson yang membelinya, kemudian dipinjam oleh si pemilik rambut ekor kuda, Andy Carroll, yang kemudian meminjamkannya untuk membuat keras rambut jambul Rooney.
Operasi transplantasi kepala botak Rooney di bulan Juni 2011 menghabiskan duit Rp 445 juta.
Anak-anak timnas Inggris percaya betul bahwa rambut baru Rooney adalah jimat bagi kemenangan tim. Rooney dan Carroll percaya Euro 2012 adalah kesempatan terbaik untuk menjadi juara. Sayang sekali mereka tersisih di perempatfinal vs Italia. Berarti jimat rambut Rooney kurang manjur.
Posted in Euro, Inggris
Posted on 01 July 2012. Tags: gianluigi buffon, Inggris, Liga, Mereka, muda, pemain, talenta, three lions, trofi

Mengapa Inggris tersingkir dari Euro 2012? Apa yang salah dengan pembinaan pemain muda timnas Inggris?
Menurut kiper Italia Gianluigi Buffon, justru karena Liga Inggris adalah liga terbaik dan terkaya di dunia, klub-klub tajir di sana bisa membeli pemain berbakat mana pun dari seluruh dunia, dan sebagai akibatnya talenta-talenta muda Inggris tidak memiliki kesempatan untuk berkembang.
Klub-klub seperti Manchester City, Arsenal, dan Chelsea dituding sebagai pihak yang paling bertanggung jawab menyedot bakat-bakat muda dari seluruh dunia. Mereka lebih suka mengambil pemain dari luar Inggris daripada kader-kader muda dari dalam negeri Inggris sendiri. Sebagai akibatnya tidak pernah ada trofi yang bisa diraih oleh The Three Lions selama 46 tahun terakhir.
“Memiliki sebuah liga yang kompetitif tidak selalu berarti para pemain yang kompetitif,” katanya. “Sudah beberapa lama Liga Inggris memiliki sepakbola terbaik dan liga yang terbaik dalam artian kualitas.”
“Uang yang terlibat di dalamnya menyebabkan mereka bisa pergi dan membeli siapa pun dari seluruh penjuru Eropa atau dunia. Ini bisa terjadi baik di Spanyol dan Italia, sebagaimana juga Inggris. Tapi liga di Inggris tak memihak pada kepentingan nasional mereka.”
“Dengan semua globalisasi di sepakbola, situasinya sangat sulit. Sebaiknya tetap ada para pemain dari negeri sendiri yang bermain di liga terbaik.”
Meski begitu Buffon juga mengakui bahwa Inggris sedang sial, utamanya menyangkut adu penalti. “Timnas Inggris punya kelebihan, dan mereka jauh lebih memiliki kekuatan fisik daripada hal-hal lain. Mereka sedang tidak sangat beruntung. Mereka kalah di lima atau enam laga terakhir.”
Posted in Euro, Inggris
Posted on 24 June 2012. Tags: 21 tahun, andalan, Auto, dengan, Draft, inggris vs italia, Italia, james milner, joe hart, joleon lescott, Mario Balotelli, pemain, perempatfinal euro 2012, prediksi, tak, three lions
Penyerang andalan Italia, Mario Balotelli, bakal berduel dengan rekan seklubnya di Manchester City saat Italia berhadapan dengan Inggris di partai perempatfinal Piala Eropa 2012, Senin (25/6) dinihari WIB nanti. Ada tiga pemain City yang menjadi pilar The Three Lions, yaitu kiper Joe Hart, bek Joleon Lescott dan gelandang James Milner.
Sebagai penyerang, Balotelli tak mungkin bisa menghindari pertarungan fisik dengan ketiga rekannya tersebut. Masing-masing mereka juga sudah saling mengenal kelemahan dan kekuatan, baik fisik maupun mental. Balotelli, misalnya, disebut Milner sebagai pemain yang berpribadian ganda. Artinya, Balo bisa menjadi anak manis, tapi juga bisa menjadi pemain yang tak terkendali emosinya di lapangan.
Takutkah Balo menghadapi tiga rekannya sekaligus?
“Saya harap ini akan jadi pertandingan yang bagus dan saya pikir akan menyenangkan bermain melawan rekan setim saya di Manchester City,” kata Balotelli seperti dikutip ESPN Star.
“Semua pemain Manchester City adalah teman-teman saya seperti Milner, Hart, dan Lescott. Tidak ada satupun yang saya takuti dari mereka. Saya akan berusaha bermain bagus agar bisa mengalahkan mereka,” sambung pemain berusia 21 tahun ini.
Posted in Euro, Inggris, Italia
Posted on 24 June 2012. Tags: azzuri, Fabio, fabio capello, ini, itu, pierfilippo capello, Sebuah, three lions, wayne rooney

Mantan pelatih Inggris yang mundur sekitar 2 bulan lalu, Fabio Capello, marah besar setelah muncul laporan bahwa ia bertindak sebagai mata-mata untuk tim Azzuri.
Sebuah laporan entah dari mana menyebutkan bahwa Capello mengkhianati negara yang telah dilatihnya selama 4 tahun terakhir itu, demi kepentingan negara kelahirannya, Italia.
Kedua negara akan bertemu malam ini untuk memperebutkan sebuah tempat di semifinal Euro 2012.
Adalah anaknya sendiri, Pierfilippo Capello, yang menginformasikan insiden ini kepada media. Menurut sang anak, hati ayahnya terbagi dua antara keduanya. Namun jika disebut bahwa ia tega mengkhianati The Three Lions yang pernah dipegangnya selama 4 tahun, itu merupakan sebuah penghinaan. Capello berencana membawa media dan penulisnya ke pengadilan.
“Fabio ngamuk saat saya menyampaikan soal berita itu. Kami akan memulai langkah hukum terhadap siapa pun yang menyebut bahwa ia membantu pelatih Italia. Mereka berdua bahkan tidak berbicara satu sama lain selama setahun terakhir,” kata Pierfilippo.
“Sebuah penghinaan jika Fabio disebut membuka segala sesuatu yang selama empat tahun dilakukannya terhadap FA (PSSI-nya Inggris),” katanya. “Ia masih memiliki hubungan dekat dengan banyak orang di FA. Dia tidak akan melakukan hal ini. Ia sangat menghargai apa yang ia miliki dengan para pemain Inggris.”
Jadi apakah Capello melawan negara kelahirannya sendiri? “Tidak. Dia tidak membantu siapa-siapa meski dia pengen sekali nonton laga itu.”
“Kesetiaannya terbagi dua. Dia seorang yang bangga menjadi orang Italia dan pernah bermain untuk timnas negaranya. Tapi ia tidak akan menyokong Italia melawan Inggris tanpa mengkhianati suara hati nuraninya sendiri,” tegas Pierfilippo, si anak. “Kalau saya sih mendukung Italia, tapi Fabio mungkin 50:50.”
Fabio Capello membawa The Three Lions lolos kualifikasi di tempat pertama. Ia juga memperjuangkan agar skorsing atas Wayne Rooney gara-gara menendang seorang pemain Montenegro dikurangi dari tiga menjadi dua laga saja. Capello mundur sekitar 2 bulan silam setelah FA mencopot posisi John Terry dari posisi kapten timnas tanpa berkonsultasi dengannya.
Posted in Euro, Inggris, Italia
Posted on 24 June 2012. Tags: absen, didik, Jerman, jerman vs inggris, lukas podolski, Mereka, pemain, percaya diri, piala eropa, semifinal, semifinal euro 2012, semifinal piala eropa, tak, three lions
Pemain timnas Jerman Lukas Podolski mengatakan Jerman haus gelar juara Piala Eropa. Mereka siap menghadapi siapapun lawannya di semifinal nanti. Jika bertemu Inggris, tim ini tak akan menyulitkan Jerman.
Anak didik Joachim Low ini lolos ke semifinal setelah menghajar Yunani 4-2, sedangkan Three Lions akan melaju ke empat besar apabila mereka mengalahkan Italia pada laga Senin (25/6) dinihari WIB.
Podolksi yang absen pada pertandingan melawan Yunani berharap kembali masuk skuad inti di semifinal. Dia tegaskan Jerman tak pernah takut melawan Inggris. “Kami percaya diri dan bermain bagus,” kata Podolski.
“Jika kami bertemu Inggris, itu tak masalah. Kami akan lolos ke final,” lanjut pemain berusia 27 tahun yang akan bergabung dengan Arsenal musim depan itu.
Posted in Euro, Inggris, Jerman
Posted on 23 June 2012. Tags: andres iniesta, ceko, dengan, jantan, kalau tidak, kartu, kasar, laga, mulus, three lions
Prediksi Spanyol vs Prancis: Siapa lebih kasar? Kartu kuning terbanyak?

Untuk laga nanti malam, Spanyol vs Prancis, siapa yang akan lebih kasar? Tim mana yang sudah terima kartu kuning lebih banyak?
Sebenarnya dari data delapan tim yang terlibat babak perempatfinal, Ceko adalah tim paling kasar dengan 74 catatan pelanggaran, dengan 41 hanya dari dua laga pertama grup. Syukurlah mereka sudah tersisih. Kalau tidak ada pemain yang bakalan patah kaki hanya gara-gara permainan kasar Ceko.
Tim kedua adalah terkasar adalah Portugal dengan 60 kali pelanggaran dari 3 laga grup dan 1 laga perempatfinal vs Ceko kemarin.
Spanyol vs Prancis, siapa lebih kasar? Keduanya tidak berbeda jauh. Ayam Jantan melakukan 39 kali pelanggaran, Matador 37 kali. Tapi dari jumlah kartu kuning Spanyol lebih banyak dengan 5 kartu, dan Prancis 4.
Para penerima kartu kuning biasanya akan main lebih hati-hati. Mereka tidak mau menerima kartu kuning kedua yang berujung pada larangan main di partai berikutnya, semifinal, jika lolos.
Meski Ceko yang paling kasar, tapi sebenarnya tim perempatfinalis terbanyak penerima kartu kuning adalah Italia dengan 9 kartu! Ini bisa mempengaruhi cara main mereka besok saat melawan The Three Lions. Catatan tim Inggris cukup mulus. Rooney dkk paling sedikit melakukan pelanggaran, hanya 30 kali, namun dengan 5 kartu kuning terakumulasi secara tim.
Yang paling menarik adalah data berikut ini, tim mana yang paling sedikit teraniaya atau dijegal lawan? Prancis ternyata menduduki posisi nomor satu tim yang paling sedikit dilanggar lawan. Hanya 10 kali dilanggar per game. Apakah mereka ekstra lincah sehingga jarang terlanggar?
Mereka nomor 2 dari bawah setelah Denmark yang rata-ratanya 9 kali dilanggar per laga.
Bandingkanlah dengan Spanyol yang memiliki data dilanggar sebanyak 17,33 kali per laga, atau setara 52 kali dari tiga laga.
Mungkin memang hanya pelanggaran yang bisa menghentikan laju penyerangan Andres Iniesta dkk. Sebenarnya tim perempatfinalis yang terbanyak dianiaya adalah Italia dengan 17,67 kali dilanggar per game, atau total 53 kali dari 3 laga penyisihan grup.
Posted in Euro, Internasional, Spanyol