Dua Alasan Kenapa Sekarang Erik Ten Hag Jadi Manajer Permanen Man Utd Terfavorit

Erik Ten Hag sekarang melompati antrian untuk mendapatkan pekerjaan sebagai manajer permanen Manchester United karena adanya dua faktor yang mengesankan para petinggi di Old Trafford.

Manajer Ajax Amsterdam Erik Ten Hag merupakan salah satu nama yang dipertimbangkan untuk duduk di kursi panas Manchester United di akhir musim jika pihak klub akhirnya tidak memberikan pekerjaan penuh waktu kepada bos interim Ralf Rangnick.

Juru taktik berusia 51 tahun tersebut baru saja mengantarkan timnya finish sebagai pemuncak klasemen Grup C Liga Champion dengan rekor enam kemenangan beruntun dari enam pertandingan, mencetak 20 gol dan hanya kebobolan lima gol.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Ini adalah pertama kalinya bagi raksasa Belanda untuk memenangkan semua enam pertandingan mereka di babak penyisihan grup Liga Champions, bahkan termasuk ketika mereka memenangkan kejuaraan ini pada tahun 1995.

Selain itu Ajax Amsterdam juga saat ini tengah duduk di puncak klasemen sementara Liga Belanda, meraih 36 poin dari 15 pertandingan usai menang 11, imbang tiga, dan kalah satu, mencetak 48 gol yang luar biasa dan hanya kebobolan dua gol.

Manchester United telah menjadikan Erik Ten Hag sebagai manajer yang dapat mengembalikan masa kejayaan, dan pengakuan tengah pekan pelatih berusia 51 tahun itu bahwa ia sedang mencari tantangan baru telah membuka pintu bagi The Red Devils.

United bangga memiliki pemain lokal di setiap skuad tim utama selama 83 tahun terakhir dan mereka percaya bahwa bos Belanda itu bisa membantu mereka mengorbitkan dan mengembangkan para talenta muda mereka, seperti yang dilakukan sang juru taktik di Amsterdam.

Erik Ten Hag telah terbukti berhasil memupuk talenta seperti Hakim Ziyech, Frenkie de Jong, Matthijs de Ligt, dan Donny van de Beek sebelum Ajax Amsterdam menjual mereka dengan harga besar dan mendatangkan keuntungan yang fantastis. Saat ini di skuadnya juga ada Ryan Gravenberch, Jurrien Timber, Noussair Mazraoui dan Devyne Rensch.

Kelebihan kedua yang mengesankan bagi pihak United adalah kemampuan bos berusia 51 tahun itu dalam mengeluarkan performa terbarik dari para pemain yang gagal. Sebastien Haller, Daley Blind, Davy Klaassen, Steven Berghuis, Dusan Tadic, dan Maarten Stekelenburg semuanya berkembang pesat di bawah asuhannya.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO