
Gilabola.com – Di balik performa disiplin Liverpool dan tumpulnya serangan Arsenal, duel antara juara bertahan melawan calon juara di laga ini meninggalkan persoalan serius setelah aksi tak terpuji Gabriel Martinelli terhadap Conor Bradley yang cedera.
Bahkan aksi penyerang internasional Brasil itu langsung memancing amarah dari para pemain The Reds, yang langsung menimbulkan kericuhan di pinggir lapangan dan bahkan Ibrahima Konate dikartu kuning karena protes keras.
Martinelli sendiri, sebagai pemancing keributan, mendapatkan ganjaran kartu kuning dalam laga yang berakhir tanpa gol di tengah minimnya peluang bersih yang diciptakan di antara kedua tim.
Momen ini bermula saat skor 0-0 dan laga sudah memasuki masa injury time. Bola mengarah ke siri kanan pertahanan Liverpool di mana Bradley dan Martinelli berusaha mengejar bola.
Di tengah pengejaran itu, bek kanan The Reds tiba-tiba tersungkur saat dia tampaknya salah mendarat, dan di momen itu, sang penyerang Arsenal malah melemparkan bola ke arahnya dan mendorongnya ke luar lapangan.
Padahal, Bradley saat itu dalam kondisi cedera cukup serius yang membuatnya bahkan harus ditandu keluar lapangan, dan situasi ini yang menimbulkan situasi memanas atas aksi tidak sportif Martinelli.
Frustrasi memang terasa di kubu Arsenal. Sepanjang laga, serangan mereka relatif mudah diredam dan tidak berkembang sesuai harapan publik Emirates. Namun kondisi emosional pertandingan tidak dapat dijadikan alasan.
Kartu merah sebenarnya bukan hal yang mustahil. Martinelli dianggap media-media Inggris cukup beruntung hanya menerima kartu kuning dari wasit lantaran dia layak mendapatkan hukuman lebih daripada itu.
Di sisi lain, Bradley masih menunggu hasil pemeriksaan atas cederanya, tapi Arne Slot sudah memberikan isyarat kekhawatiran bahwa itu bisa menjadi cedera serius bagi bek kanan tersebut.
Cederanya Bradley berarti Jeremie Frimpong, yang dimainkan sebagai sayap kanan melawan Arsenal, akan kembali ditarik mundur. Performanya belum maksimal, tapi pergerakan dan energinya memberi nilai lebih bagi tim.
Bagi Liverpool, Bradley pantas mendapat perlindungan lebih. Insiden dengan Martinelli tersebut dianggap mencederai nilai sportivitas di tengah pertandingan yang sebenarnya terkendali.
Bagi banyak pihak di Inggris sana, Martinelli dinilai layak menerima justifikasi lebih keras daripada sekedar akrtu kuning. Banyak pihak mendorong agar FA mengambil langkah lanjutan agar kekonyolan seperti ini tidak terulang di masa mendatang.
Pendapat Kami
Kondisi emosional pertandingan seharusnya tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan tindakan tidak sportif, apalagi pada pemain yang sedang mengalami cedera, cukup serius lagi. Sepertinya wajar jika FA mengambil langkah lanjutan atas tindakan Martinelli tersebut.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!