
Gilabola.com – Ole Gunnar Solskjaer tampaknya semakin dekat untuk mendapatkan pekerjaan sebagai pelatih interim Manchester United saat pujian lama Ralf Rangnick kembali mencuat jelang penunjukan ini.
United saat ini berstatus tanpa pelatih tetap usai memecat Ruben Amorim pasca 14 bulan penuh gejolak, yang berpuncak pada ketegangan internal usai hasil imbang melawan Leeds United.
Pernyataan Amorim yang dianggap menyindir manajemen klub membuat pihak manajemen mengambil langkah cepat dan tegas, pemutusan kontrak demi meredam instabilitas di ruang ganti Manchester United.
Setelah itu, Darren Fletcher ditunjuk untuk menangani tim utama sebagai pelatih sementara di mana dia memimpin tim dalam laga imbang 2-2 melawan Burnley di mana Benjamin Sesko mencetak dua gol.
Tak ingin gegabah dalam menunjuk pelatih tetap baru, pihak klub kini memilih pendekatan untuk menunjuk pelatih interim hingga akhir musim agar memiliki lebih banyak opsi di akhir musim untuk manajer yang sesuai dengan proyek jangka panjang.
Sementara Michael Carrick juga dipertimbangkan, tampaknya Solskjaer yang lebih difavoritkan terutama berkat rekam jejaknya saat dia sudah pernah memimpin sebagai pelatih interim dan juga pelatih tetap.
Selama tiga tahun memimpin tim, taktisi asal Norwegia itu membawa Manchester United finis di peringkat keenam, ketiga, dan kedua Premier League, serta melangkah ke final Liga Europa 2021 meski gagal mengangkat trofi.
Setelah Solskjaer dipecat pada 2021, klub menunjuk Ralf Rangnick sebagai pelatih interim, dan pada masa itu Rangnick mengungkapkan pandangannya yang sangat positif terhadap Solskjaer.
Saat itu dia menjelaskan bahwa dia sempat berbicara dengan Solskjaer sebelum memulai tugasnya dan dia menilai Solskjaer sangat terbuka serta detail dalam membagikan kondisi internal tim.
Menurutnya, tingkat pengetahuan itu menunjukkan kepedulian Solskjaer terhadap keberlangsungan klub meski dia sudah tidak lagi menjabat usai dipecat sebagai pelatih.
Kini, juru taktik Norwegia yang menganggur usai putus kontrak dengan Besiktas itu bisa mengulang apa yang dilakukannya pada 2018, menstabilkan tim sekaligus mengembalikan kepercayaan pemain.
Solskjaer sendiri kabarnya sangat terbuka untuk bisa kembali ke Old Trafford, dengan pertemuan diyakini akan dilakukan dalam waktu dekat, saat Fletcher masih akan memimpin tim saat melakoni laga pjutaran ketiga Piala FA melawan Brighton.
Pendapat Kami
Pengalaman, pemahaman budaya klub, dan sejarahnya mengelola fase krisis klub di masa lalu membuar Solskjaer menjadi pilihan realistis untuk memimpin tim hingga akhir musim, memberi waktu bagi klub untuk mengambil langkah selanjutnya untuk rencana musim depan.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!