Carlo Ancelotti Dinilai Paling Lengkap untuk Jadi Pelatih Baru Manchester United

Gilabola.comManchester United masih belum memutuskan nama untuk menjadi pengganti permanen Ruben Amorim dengan Gary Neville mengusulkan satu nama yang nggak tanggung-tanggung, manajer dengan koleksi trofi termewah, Carlo Ancelotti!

Memang Ancelotti saat ini masih punya pekerjaan sebagai pelatih timnas Brasil, tapi Neville bahkan menyarankan agar United menunggu hingga akhir Piala Dunia 2026 untuk mencoba mengontraknya.

Setelah 14 bulan penuh gejolak dengan hasil yang jauh dari konsisten, Amorim akhirnya dipecat Manchester United, apalagi setelah konflik internal dengan pihak manajemen klub.

Darren Fletcher untuk sementara dipercaya memimpin tim di mana dia sebelumnya membawa United bermain imbang 2-2 melawan Burnley dan akan memimpin tim lagi di laga Piala FA melawan Brighton.

Di saat bersamaan, pembicaraan dengan Ole Gunnar Solskjaer juga berjalan, sebagai opsi jangka pendek untuk menjadi pelatih interim hingga akhir musim sebelum keputusan besar diambil.

Ada banyak nama yang dikaitkan dengan pekerjaan sebagai pelatih tetap Manchester United untuk musim depan, mulai dari Gareth Southgate, Oliver Glasner, Andoni Iraola, hingga Enzo Maresca.

Empat Syarat Versi Gary Neville

Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, menegaskan bahwa pelatih berikutnya harus mampu menghadapi tekanan media dan hiruk-pikuk yang melekat pada klub sebesar United.

Selain itu, Neville menilai pengalaman membawa tim finis di empat besar dan bersaing di Liga Champions sebagai syarat mutlak. Pelatih tersebut juga harus sanggup mengelola ruang ganti yang berisi pemain bintang dengan ego besar.

Pemahaman terhadap budaya sepak bola Inggris turut menjadi poin penting. Neville melihat banyak pelatih asing gagal bukan karena taktik, melainkan karena tidak sepenuhnya memahami dinamika Premier League.

Syarat terakhir yang diajukan Neville adalah pemahaman terhadap identitas Manchester United, yang menuntut pendekatan positif, berani mengambil risiko, serta bermain cepat dan atraktif.

Nah, dari semua syarat itu, Neville merasa bahwa satu sosok yang paling mendekati kesempurnaan kriteria itu adalah Carlo Ancelotti, yang pernah menjuarai Premier League bersama Chelsea.

Dia bahkan mengingatkan bahwa Manchester United sempat bertemu Ancelotti pada 2013 untuk menjadi juru taktik klub, sebelum sang pelatih kembali ke Real Madrid. Andai dulu bisa terwujud, mungkin mereka tidak akan semenderita ini.

Saat ini taktisi Italia itu memang sudah punya pekerjaan menjadi pelatih Brasil, tapi Neville berharap klub lamanya bisa menunggu hingga usai Piala Dunia 2026 dan penantian itu sepadan untuk mendapatkan pelatih dengan kredibilitas dan ketenangan tinggi.

Pendapat Kami

Ancelotti memang pelatih yang punya nama luar biasa, dan bahkan bisa dengan mudah mendapatkan respek dari para pemain meningat nama besar dan pencapaiannya. Dia bisa dipertimbangkan, meski untuk membangun proyek jangka panjang, kami rasa tidak cocok.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!