Debut Manis Antoine Semenyo Bantu Manchester City Menang 10-1 di FA Cup

Gilabola.com – FA Cup atau Piala FA kembali menghadirkan perbedaan kelas yang mencolok saat Manchester City menghancurkan Exeter City dengan skor telak 10-1, laga yang juga menjadi panggung debut sempurna bagi Antoine Semenyo bersama The Citizens. Winger anyar City itu mencetak gol perdananya dan tampil impresif dalam kemenangan besar yang disaksikan Pep Guardiola dari tribun.

Debut Impresif Antoine Semenyo Bersama Manchester City

Momen yang ditunggu Antoine Semenyo akhirnya tiba pada menit ke-52. Berawal dari aksi putaran tubuh Rayan Cherki, bola terobosan dilepaskan ke ruang kosong di belakang lini pertahanan Exeter. Semenyo berlari menyambutnya dan dengan tenang menaklukkan Joe Whitworth.

Gol tersebut melengkapi penampilan debut yang mengesankan dari pemain berharga £62,5 juta atau sekitar Rp1,25 triliun itu. Tak lama setelah golnya, Semenyo ditarik keluar lapangan dan mendapatkan tepuk tangan meriah. Dari tribun, Pep Guardiola yang sedang menjalani skorsing, tampak mengangguk puas mengenakan flat cap dan mantel musim dingin.

Pep Lijnders, yang menggantikan Guardiola di pinggir lapangan, memuji adaptasi cepat Semenyo. Ia menilai sang winger membawa karakter yang dibutuhkan lini depan City, cepat, agresif, dan tidak pernah berhenti menekan lawan.

City Menggila, Exeter Tak Berdaya

Selain Semenyo, Manchester City juga mendapat kontribusi gol dari Tijjani Reijnders, Nico O’Reilly, Ryan McAidoo, dan Rico Lewis yang mencetak dua gol. McAidoo, bek kanan berusia 17 tahun yang menjalani debut, mencetak gol dari tembakan jarak sekitar 16,5 meter, sementara O’Reilly menyumbang gol lewat sundulan.

Exeter sempat mencuri perhatian di awal laga. Jayden Wareham nyaris membuka skor, namun James Trafford tampil sigap. Sundulan Liam Oakes dari situasi sepak pojok juga digagalkan refleks cepat sang kiper.

Namun dominasi City mulai terlihat jelas saat Max Alleyne mencetak gol pembuka. Berawal dari umpan silang McAidoo, bola mengalir lewat Nathan Aké, Erling Haaland, hingga Abdukodir Khusanov sebelum Alleyne menyelesaikannya. Kesalahan Jack Fitzwater dalam menghalau bola menjadi awal petaka panjang bagi Exeter.

City menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0. Gol bunuh diri Fitzwater dan satu gol tambahan dari situasi sepak pojok semakin memperburuk keadaan tim tamu.

Babak Kedua Tetap Tanpa Ampun

Di awal babak kedua, Guardiola menarik Haaland, Aké, dan Rodri. Namun intensitas City tidak menurun. Lewis mencetak gol lewat volley dari umpan silang Semenyo, sebelum gol-gol lain kembali mengalir.

George Birch, pemain pengganti berusia 19 tahun, sempat mencetak gol hiburan yang bersejarah bagi Exeter. Namun itu hanya jeda singkat dalam badai biru langit. City kembali mencetak gol lewat Semenyo, Reijnders, O’Reilly, McAidoo, dan gol kedua Lewis.

Exeter, yang menempati posisi ke-14 League One dan belum pernah menghadapi City dalam sejarah 125 tahun klub, benar-benar kewalahan menghadapi kualitas dan kedalaman skuad lawan.

Fokus City Berlanjut ke Piala Liga

Setelah kemenangan ini, Manchester City akan bertandang ke Newcastle untuk leg pertama semifinal Carabao Cup pada hari Selasa WIB. Lijnders menegaskan ambisi klub untuk melangkah sejauh mungkin di semua kompetisi musim ini, termasuk FA Cup dan Liga Champions.

Saat ditanya apakah Guardiola memberikan instruksi dari tribun, Lijnders hanya tersenyum dan menjawab singkat, menegaskan betapa kuatnya koneksi tim pelatih City.

Laga ini menunjukkan betapa sistem dan kedalaman skuad Manchester City tetap berjalan efektif bahkan tanpa Pep Guardiola di pinggir lapangan. Antoine Semenyo tampak tidak sekadar datang sebagai pelengkap, melainkan sebagai opsi nyata di lini serang. Bagi Exeter, kekalahan ini pahit, tetapi pengalaman menghadapi salah satu tim terbaik dunia bisa menjadi pelajaran berharga untuk perjalanan mereka ke depan.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!