
Gilabola.com – Donyell Malen semakin dekat menyelesaikan kepindahan ke AS Roma setelah klub Serie A tersebut mencapai kesepakatan awal dengan Aston Villa terkait transfer pinjaman pada bursa musim dingin. Penyerang serba bisa asal Belanda itu kini hanya tinggal menunggu persetujuan pribadi sebelum kepindahan ini benar-benar terealisasi.
Ketertarikan AS Roma terhadap Malen muncul di tengah upaya mereka memperkuat sektor serang jelang paruh kedua musim. Klub berjuluk Giallorossi itu mencari tambahan amunisi ofensif dan menjadikan Malen sebagai opsi utama setelah rencana mendatangkan Joshua Zirkzee menemui jalan buntu.
Kesepakatan Awal Roma dan Aston Villa
Menurut laporan Il Romanista, AS Roma dan Aston Villa telah mencapai kesepakatan prinsip untuk transfer pinjaman enam bulan yang disertai opsi pembelian permanen untuk memboong Malen ke Liga Italia. Nilai opsi tersebut berada di kisaran 26–27 juta euro, atau setara sekitar Rp442–459 miliar.
Roma kini fokus mengamankan persetujuan Malen. Penyerang berusia 26 tahun itu disebut merasa tersanjung dengan proposal yang diajukan klub Italia tersebut, sehingga peluang kepindahan pada Januari terbuka lebar.
Langkah ini diambil Roma setelah mereka mengalihkan perhatian dari Joshua Zirkzee. Negosiasi yang berjalan sulit membuat manajemen klub memilih alternatif lain, dan Malen dinilai sebagai solusi yang lebih realistis.
Perjalanan Donyell Malen di Aston Villa
Donyell Malen bergabung dengan Aston Villa dari Borussia Dortmund pada Januari 2025 dengan nilai transfer sekitar 23 juta euro, atau kurang lebih Rp391 miliar. Namun, perjalanannya di Inggris tidak selalu berjalan mulus.
Dalam 12 bulan terakhir, Malen memang sempat menunjukkan kilasan kualitasnya, tetapi inkonsistensi membuatnya belum mampu mengunci status sebagai starter utama. Meski demikian, kontribusinya pada musim 2025/26 terbilang solid.
Pemain timnas Belanda itu mencetak tujuh gol dan dua assist dari 1.106 menit bermain dalam 29 pertandingan di semua kompetisi. Catatan tersebut menunjukkan efektivitasnya, meskipun menit bermainnya terbatas.
Roma Butuh Tambahan Daya Gedor
Minat AS Roma terhadap Malen tidak lepas dari kebutuhan tim di lini depan. Pelatih Gian Piero Gasperini menginginkan opsi tambahan untuk meningkatkan ketajaman di sepertiga akhir lapangan.
Situasi Artem Dovbyk turut memengaruhi langkah ini. Penyerang asal Ukraina tersebut belum memberikan dampak signifikan musim ini, dan peluang hengkang pada Januari disebut terbuka.
Setelah mengalami kendala dalam perburuan Zirkzee, Roma bergerak cepat dan membuat kemajuan besar dalam negosiasi Malen. Jika semua berjalan sesuai rencana, masa bakti Malen di Aston Villa kemungkinan berakhir setelah hanya satu tahun.
Roma mendapatkan pemain serba bisa yang sudah terbukti produktif meski dengan menit terbatas, sementara Malen berpeluang memperoleh peran yang lebih jelas. Jika Roma mampu memaksimalkan fleksibilitasnya, opsi pembelian permanen berpotensi menjadi keputusan yang masuk akal di akhir musim.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!