
Gilabola.com – Gelandang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, punya waktu empat bulan untuk membuktikan nilai dan tuntutan kontraknya saat dia kini punya harapan baru setelah pergantian kursi pelatih.
Mainoo memiliki waktu 14 bulan yang sulit di bawah asuhan Ruben Amorim, yang menerapkan taktik 3-4-2-1 di mana formasi itu kurang sesuai dengan karakter gelandang akademi United itu.
Amorim mengatakan bahwa Mainoo tak cukup kuat untuk bersaing dengan Casemiro sebagai CDM, jadi yang menjadi pesaing dia untuk mendapatkan tempat adalah sang kapten, Bruno Fernandes.
Tapi, setelah pemecatan Amorim dan penunjukkan Michael Carrick sebagai pelatih interim hingga akhir musim, gelandang berusia 20 tahun itu mendapatkan harapan baru untuk kembali mendapatkan tempat di tim United.
Enam bulan lalu, Carrick pernah menilai Mainoo hanya membutuhkan sedikit keberuntungan dan kesabaran. Kini, keberuntungan itu hadir dalam bentuk kesempatan bermain yang lebih realistis di bawah pelatih yang memahami karakternya.
Jadi, periode selama empat bulan mendatang tidak hanya penting bagi Carrick sebagai pelatih interim yang dituntut membawa stabilitas bagi tim, tapi juga momen penting dan menentukan bagi Mainoo.
Situasi Mainoo sempat berada di titik genting ketika peluang pindah ke Napoli terbuka. Jika Amorim bertahan lebih lama, bukan tidak mungkin dia benar-benar bakal dilepas ke klub Serie A itu.
Apalagi di sana ada beberapa mantan rekannya yang terbukti sukses dan mampu menghidupkan karirnya di Naples, yaitu Scott McTominay dan terbaru Rasmus Hojlund, yang berstatus pinjaman dengan opsi pembelian.
Tapi pemecatan Amorim kini mengubah segalanya. Mainoo kembali mendapatkan harapan untuk bertahan dan membuktikan nilainya, meski masalah pembaruan kontraknya masih membayangi.
Negoisasi pembaruan kontrak gelandang internasional Inggris itu saat ini masih terhenti, sementara sisa kontraknya saat ini hanya 18 bulan saja. Gajinya pun termasuk yang terendah di klub.
Minimnya waktu bermain juga menyulitkan Mainoo untuk berada dalam posisi tawar menawar yang bagus untuk mendapatkan kontrak baru dengan peningkatan gaji yang signifikan.
Tapi harapan untuk membuktikan dirinya itu kini datang. Carrick dikenal menyukai penguasaan bola dan pergerakan antarlini. Pendekatan ini selaras dengan kekuatan Mainoo sebagai gelandang yang nyaman bermain lebih tinggi di lapangan.
Carrick kemungkinan akan memadukan Mainoo dan Fernandes di lini tengah untuk saling melengkapi daripada saling bersaing, dengan Mainoo dapat berperan sebagai nomor delapan yang aktif di area lawan.
Pendapat Kami
Pergantian pelatih benar-benar memberi kesempatan baru bagi Mainoo, tapi dengan waktu yang terbatas hanya empat bulan, dia tidak boleh membuat kesalahan untuk bisa membuktikan nilainya bagi klub di tengah negoisasi pembaruan kontraknya.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!