
Gilabola.com – Mohamed Salah akan menghadapi laga semifinal Piala Afrika yang emosional serta tekanan yang tinggi jelang pertemuan Mesir melawan Senegal yang diperkuat oleh Sadio Mane.
Keduanya sudah beberapa kali bertemu di ajang internasional, termasuk di final Piala Afrika 2022 lalu saat Mane berhasil mengalahkan Salah untuk memberi piala pertama dalam sejarah bagi Senegal.
Selain itu, keduanya juga bertemu dalam laga krusial lainnya dalam play-off menentukan untuk ke Piala Dunia 2022 dan lagi-lagi, Senegal berhasil mengalahkan Mesir yang harus puas sebagai penonton di rumah.
Duel semifinal Piala Afrika 2026 kini kembali mengingatkan publik pada rivalitas panjang dua mantan rekan setim di Liverpool. Meski pernah berjaya bersama, hubungan keduanya kerap diwarnai cerita ketegangan di atas lapangan.
Selama keduanya bermain bersama di Liverpool, Salah dan Mane beberapa kali terlibat ketegangan, termasuk pada 2019 ketika Mane marah-marah karena menganggap rekannya itu egois, tidak mau mengumpan kepadanya dan lebih memilih untuk menembak.
Kini, setelah Mane pergi meninggalkan Anfield pada 2022 lalu untuk bergabung dengan Bayern Munchen dan sekarang membela Al-Nassr, kedua mantan rekan setim itu kembali di pertemukan.
Duel ini juga akan membawa konteks yang berbeda dan mungkin lebih besar, terutama bagi Salah yang masih berjuang untuk bisa mengejar trofi Piala Afrika pertamanya bersama Mesir.
Meski meraih kesuksesan besar di level klub, Salah masih memiliki cela besar dalam karirnya di ajang internasional, di mana dia gagal memberi trofi bagi Mesir, tim yang sampai saat ini masih memegang trofi terbanyak di Piala Afrika, tujuh!
Tekanan terhadap Salah semakin kuat setelah dua legenda Afrika menyampaikan pandangan keras. John Obi Mikel menilai Salah harus menjuarai Piala Afrika agar pencapaiannya dinilai lengkap di mata publik Afrika.
Pandangan serupa datang dari Jay-Jay Okocha yang menegaskan bahwa tanpa gelar bersama tim nasional, seorang pemain sulit diposisikan sebagai legenda sejati di Afrika, termasuk Salah.
Jadi, laga semifinal Piala Afrika 2026 ini tidak hanya sekedar laga semifinal biasa, ini adalah momen krusial dan penuh tekanan bagi penyerang Liverpool itu bahwa dia bisa sukses di level internasional setelah keberhasilannya di level klub.
Pendapat Kami
Salah tentu akan benar-benar membawa beban lebih jelang laga semifinal Piala Afrika ini dan jelas, kegagalan memenangkan trofi bersama Mesir akan meninggalkan cela besar dalam karirnya. Jadi, laga melawan Senegal menjadi momen krusial untuk mengubah narasi karier internasionalnya. Semangat, Mo!
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!