Dipecat Real Madrid, Alonso Dipuji Hansi Flick Sebagai Pelatih Luar Biasa

Gilabola.com – Hansi ​​Flick bereaksi terhadap pemecatan Xabi Alonso oleh Real Madrid. Manajer Barcelona itu memuji Alonso sebagai pelatih luar biasa, meskipun akui situasi yang dialami Alonso sebagai bagian dari sepak bola.

​​Ungkap pandangannya mengenai pemecatan Alonso yang mendadak, Flick pun memilih untuk ungkapkan rasa hormat dan pengendalian diri daripada ungkap pernyataan yang bisa mengundang kontroversi.

Jelang pertandingan babak 16 besar Copa del Rey melawan Racing Santander, Jumat dini hari 16 Januari 2026, pelatih asal Jerman itu mengakui kerasnya dunia sepak bola modern sembari menegaskan, ia lebih memilih untuk menjauh dari perdebatan seputar keputusan yang diambil klub-klub rival.

Kepergian Alonso memang dirasakan terjadi terlalu cepat, bahkan kurang dari 24 jam setelah Real Madrid kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.

Apa yang Dikatakan Flick?

Waktu pengambilan keputusan Madrid itu tentu saja menarik perhatian, terutama mengingat berartinya laga El Clasico dan tekanan yang mengikuti kekalahan menyakitkan seperti itu.

Namun, Flick menolak untuk memanas-manasi diskusi terkait hal ini, dan memilih fokus pada profesionalisme dan empati terhadap sesama pelatih.

Saat ditanya langsung tentang pemecatan Alonso usai laga El Clasico, Flick lebih menunjukkan sikap hormatnya.

Ia soroti hubungan pribadinya dengan Alonso, dan menggarisbawahi kekagumannya terhadap kinerja pelatih berusia 44 tahun tersebut.

“Itu bukan urusan saya. Saya punya hubungan yang sangat baik dengan Xabi. Dia pelatih yang luar biasa. Saya mendoakan yang terbaik untuk proyek besarnya setelah ini. Semoga sukses untuknya,” ujar Flick.

Diskusi tak berakhir di situ, karena Flick didesak berkomentar mengenai isu lain yang memengaruhi para pelatih sepak bola di seluruh dunia.

Saat ditanya tentang apakah seorang manajer terlalu mudah dipecat di dunia sepak bola modern, mantan pelatih Bayern Munchen dan Timnas Jerman itu sekali lagi memilih jujur tanpa kontroversi.

“Itu sudah menjadi bagian dari sepak bola. Klub harus percaya pada Anda, begitu juga tim. Mereka yang membuat keputusan,” tambahnya.

Flick kemudian tegaskan bahwa ia tidak ingin membahasnya lebih lanjut. Itu bukan urusan saya. Saya tidak ingin membicarakannya, karena pekerjaan seorang pelatih sangat rumit. Kami punya banyak tanggung jawab,” ujar Flick.

Tentang Alvaro Arbeloa

Setelah kepergian Alonso, Real Madrid mengonfirmasikan bahwa Alvaro Arbeloa menjadi pelatih tim utama mereka yang baru.

Arbeloa – yang telah bekerja dengan Real Madrid Castilla sejak bulan Juni 2025, sangat familiar dengan struktur klub dan sistem pembinaan pemain muda.

Ketika ditanya secara singkat tentang pendapatnya mengenai mantan bek Madrid tersebut, Flick pun berusaha memberi jawaban singkat dan netral.

“Dia pernah bermain melawan saya satu kali ketika dia masih menjadi pemain, dan saya ketika itu sudah melatih,” tandas Flick.

Diungkapkan AS, Flick juga diingatkan tentang rekor kuatnya baru-baru ini melawan Real Madrid, tapi dia menolak untuk merasa puas dengan hasilnya di masa lalu.

“Kadang Anda harus menikmati situasi yang terjadi, karena keadaan bisa berubah dengan cepat. Orang-orang Barcelona luar biasa,” tambahnya.

Pendapat Kami

Hansi Flick tampak berusaha netral dengan apa yang terjadi di Real Madrid, dalam hal ini pemecatan Xabi Alonso. Tindakan Madrid barangkali memang mengejutkan, tapi Flick tak mau ikut campur dengan keputusan yang diambil klub rival.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!