
Gilabola.com – Performa mengesankan James Trafford di laga leg pertama semifinal Piala Carabao antara Newcastle United vs Manchester City membuat Pep Guardiola berada dalam posisi sulit di bawah mistar dengan dia juga memiliki Gianluigi Donnarumma.
Trafford mendapatkan kesempatan langka untuk turun sebagai starter saat The Citizens melakoni laga tandang melawan The Magpies di mana pasukan Pep Guardiola menang dengan skor 0-2 yang meyakinkan.
Rekrutan anyar Antoine Semenyo membuka skor menit ke-53 dan hampir saja mendapatkan gol keduanya di laga ini jika tidak dianulir wasit, sebelum Rayan Cherki menutup laga dengan keunggulan dua gol bagi tim tamu lewat golnya menit ke-99.
Penampilan kolektif Manchester City di St James’ Park menunjukkan kedewasaan tim asuhan Pep Guardiola menghadapi tekanan atmosfer tuan rumah, namun sorotan terbesar justru mengarah ke sosok Trafford di bawah mistar gawang.
Dengan Gianluigi Donnarumma mendapatkan jatah bermain di Liga Champions dan Premier League, Trafford akhirnya mendapatkan kesempatan untuk tampil di ajang piala.
Kiper berkebangsaan Inggris itu berhasil membayar kepercayaan pelatihnya dengan penampilan meyakinkan di bawah mistar gawang, melakukan tiga penyelamatan dan mengamankan clean sheet.
Statistik James Trafford Musim Ini
- Penampilan : 9
- Kebobolan : 8
- Clean sheet : 4
Sebenarnya situasi ini menjadi ironis bagi Trafford, yang awal musim kembali ke Etihad dengan keyakinan kuat bahwa dirinya akan menjadi kiper nomor satu Manchester City, yang bahkan rela melepas Ederson Moraes.
Tapi ketika Gianluigi Donnarumma tersedia di pasar karena PSG ingin menjualnya, Guardiola seolah tidak ingin melewatkan kesempatan emas untuk membawa kiper kelas dunia itu ke skuadnya.
Kiper asal Italia itu, meski sempat dipertanyakan karena dia dianggap kurang cocok karena kurang lihai dengan bola di kakinya, langsung mendapatkan garansi sebagai pilihan utama, yang sekaligus mengakhiri waktu singkat Trafford sebagai kiper No. 1 klub di awal musim.
Namun, Guardiola mengakui bahwa sikap dan profesionalisme Trafford di sesi latihan patut diacungi jempol, dan laga melawan Newcastle menunjukkan bahwa kemampuannya sudah berada di level kiper utama Liga Inggris.
Masalahnya, Trafford hanya tiga tahun lebih muda dari Donnarumma, jadi, menunggu waktu pensiun kiper Italia tersebut bukanlah opsi realistis bagi perkembangan karirnya. Ini membuat kiper asal Inggris itu berada dalam dilema besar dalam karirnya.
Pendapat Kami
Guardiola harus memilih antara stabilitas instan bersama Donnarumma atau keberlanjutan jangka panjang Trafford. Kiper adalah posisi khusus yang biasanya hanya ada satu pemain yang bisa bermain reguler. Untuk jangka panjang, kami ragu Trafford akan baik-baik saja dengan situasi ini. Dia mungkin akan menuntut pintu keluar, cepat atau lambat.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!