
Gilabola.com – Ivan Toney kembali menunjukkan kelasnya sebagai finisher kelas atas setelah mencetak gol penalti penentu di menit ke-104 untuk Al-Ahli, momen yang sekaligus mengirim pesan ke klub-klub Premier League dan manajer timnas Inggris, Thomas Tuchel, soal kualitasnya.
Itu adalah duel yang sengit antara Al-Ahli melawan Al-Taawon di laga lanjutan Liga Pro Arab Saudi, dengan skor imbang 1-1 hingga sekitar satu jam pertandingan ketika penalti Roger Martinez dibalas Zakaria Al-Hawsawi.
Tapi peluang tuan rumah untuk menang menjadi sulit setelah bek Roger Ibanez diganjar kartu merah di menit ke-83, dan laga berlangsung tegang hingga menit-menit akhir, sebelum Al-Ahli mendapatkan penalti di masa injury time.
Ivan Toney kemudian maju sebagai eksekutor, dan di tengah tekanan yang tinggi untuk mencetak gol kemenangan di menit akhir, striker berusia 29 tahun itu berhasil menuntaskan tugasnya dari titik putih.
Statistik Ivan Toney Musim Ini
- Total penampilan : 24
- Gol : 18
- Assist : 6
Eksekusi itu bukan hanya memastikan kemenangan dramatis bagi Al-Ahli, tetapi juga memperpanjang reputasi Toney sebagai salah satu penendang penalti paling konsisten di sepak bola dunia.
Sepanjang karirnya sejauh ini, mantan bomber Brentford itu sudah mengeksekusi total 50 penalti. Tahu berapa yang gagal? Hanya dua! Itu berarti dia punya akurasi penali sebesar 96 persen!
Kegagalan terakhirnya dari titik putih terjadi sudah hampir tiga tahun yang lalu, yaitu pada April 2023, sementara kegagalan sebelumnya terjadi pada 2018, menegaskan stabilitas mental jangka panjang.
Ketajamannya di depan gawang yang terjaga serta akurasi penalti yang luar biasa membuat Toney seolah mengirim pesan ke klub-klub Premier League dan khususnya pelatih Inggris, Thomas Tuchel, soal kualitasnya.
Toney memang pernah mendapat kesempatan di bawah Tuchel, tapi itu sangat terbatas menit bermainnya, di mana kebanyakan caps yang didapatkannya datang sebagai pemain pengganti.
Jarang sekali Toney dipertimbangkan secara serius sebagai opsi striker Inggris, dengan Ollie Watkins lebih disukai sebagai back-up Harry Kane, disusul Danny Welbeck, Dominic Calvert-Lewin, hingga Liam Delap.
Membawa striker dengan tingkat keberhasilan penalti mencapai 96 persen jelas memiliki nilai strategis tersendiri, apalagi di turnamen seperti Piala Dunia yang rentan terjadi adu penalti. Tapi, Tuchel tampaknya sudah membuat keputusan.
Pendapat Kami
Jika Thomas Tuchel akhirnya mengesampingkan Ivan Toney, jelas Inggris berisiko mengabaikan senjata penting untuk urusan adu penalti. Di sisi lain, beberapa klub seperti Everton yang butuh striker, seharusnya nama Toney bisa dipertimbangkan serius jika peluang transfernya terbuka.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!