
Gilabola.com – Ada rasa janggal setiap kali Federico Chiesa masuk daftar pemain Liverpool. Bukan karena namanya, tapi karena perannya yang nyaris tak terasa!
Januari baru berjalan, namun rumor soal masa depan Chiesa sudah merebak di mana-mana. Isunya satu arah. Waktu sang winger di Anfield disebut-sebut tinggal menunggu hitungan bulan.
Datang dengan Harapan Besar, Pergi dengan Sunyi?
Federico Chiesa direkrut Liverpool pada September 2024. Nilainya tidak kecil, bisa mencapai sekitar Rp250 miliar dari klausul transfer sebesar £12,5 juta. Ia menandatangani kontrak empat tahun. Gajinya pun elite, sekitar Rp2,8 miliar per pekan dari bayaran £140 ribu.
Namun di bawah Arne Slot, cerita indah itu tak pernah benar-benar dimulai. Bahkan saat Mohamed Salah pergi ke Piala Afrika, Chiesa tetap gagal mengamankan posisi starter.
Satu kali starter di Premier League musim ini. Angka itu berbicara banyak.
Juventus Mundur Perlahan, Bukan karena Rindu Hilang
Juventus sempat paling kencang dikaitkan dengan Chiesa. Masuk akal, karena Turin adalah rumah lama sang winger.
Juventus Segera Kirim Tawaran untuk Federico Chiesa, Liverpool Masih Tunggu Salah
Di bawah pelatih anyar Luciano Spalletti, Juventus ingin membangun ulang skuad.
Chiesa masuk radar, setidaknya di awal.
Namun laporan dari Italia menyebut Si Nyonya Tua mulai mengerem langkah mereka. Masalahnya sederhana, tuntutan finansial Liverpool terlalu tinggi.
Dan Juventus oun kini mengalihkan fokus. Daniel Maldini dari Atalanta jadi target alternatif, sementara Jean-Philippe Mateta diproyeksikan sebagai ujung tombak baru.
Chiesa? Untuk saat ini, dikesampingkan!
Liverpool Ingin Permanen, Juventus Tak Mau Ambil Risiko
Liverpool sejatinya siap melepas Chiesa. Bahkan membuka opsi peminjaman lebih dulu sebelum transfer permanen. Namun skema itu tetap dianggap mahal oleh Juventus. Alhasil, negosiasi pun mendingin, nyaris beku.
Apakah ini akhir saga di bulan Januari? Jawabannya semakin jelas mengarah ke iya.
Paul Joyce dari The Times memberikan sinyal kuat soal rencana baru. Chiesa kemungkinan besar tidak pergi sekarang, melainkan di akhir musim.
Dalam laporannya, Joyce menyebut Liverpool akan memprioritaskan penguatan sisi kanan. Terutama jika Chiesa, yang nyaris tak bermain, benar-benar hengkang setelah musim berakhir.
Kalimat itu terasa seperti penegasan. Bukan sekadar spekulasi.
Serie A Masuk Radar, Pintu Pulang Terbuka Lebar
Kontrak Chiesa akan menyisakan dua tahun di akhir musim nanti. Situasi ideal bagi klub peminat untuk bergerak.
Selain Juventus, beberapa klub Serie A sudah bersiap. Napoli, AC Milan, dan AS Roma dikabarkan memantau dengan serius.
Dan kembali ke Italia kini terasa lebih dari sekadar kemungkinan. Bagi Chiesa, ini bisa jadi soal menyelamatkan karirnya.
Opini Gilabola: Ini Bukan Sekadar Soal Taktik
Kami melihat masalah Chiesa di Liverpool bukan hanya soal sistem Arne Slot. Ini tentang kepercayaan, ritme bermain, dan momentum yang hilang terlalu cepat.
Chiesa adalah pemain yang hidup dari intensitas dan kepercayaan diri. Ketika menit bermain minim, performanya ikut mati.
Jika bertahan hingga musim depan, risikonya besar. Nilai jual turun, peran makin kabur, dan tekanan makin berat.
Musim panas nanti adalah momen krusial. Bagi Liverpool untuk merapikan skuad, dan bagi Chiesa untuk menemukan kembali dirinya.
Apakah kembali ke Serie A adalah jalan terbaik? Atau justru kejutan lain menunggu?
Statistik Performa Federico Chiesa Musim 2025/26
Berikut adalah data teknis pertandingan Federico Chiesa untuk musim 2025/26 berdasarkan metrik dari FBRef dan Transfermarkt:
Statistik Dasar (Semua Kompetisi)
- Penampilan: 14 Pertandingan (kombinasi Starter & Sub).
- Menit Bermain: ~640 Menit.
- Kontribusi Gol (G+A): 5 (3 Gol, 2 Assist).
- Disiplin: 1 Kartu Kuning, 0 Kartu Merah.
Efisiensi Serangan (Per 90 Menit)
- Non-Penalty Goals (npxG): 0.38 (Berada di persentil ke-82 untuk pemain sayap).
- Tembakan Total: 3.12 tembakan per pertandingan.
- Akurasi Tembakan (Shot on Target): 44.5%.
- Expected Assists (xA): 0.24 per pertandingan.
Posisi Operasional (Heatmap Data)
- Winger Kanan (RW): 65% total menit bermain.
- Winger Kiri (LW): 25% total menit bermain.
- Gelandang Serang: 10% total menit bermain.
Data ini menunjukkan Chiesa sangat efektif sebagai “impact player” yang sering menciptakan ancaman langsung (SCA tinggi) meskipun tidak selalu bermain penuh 90 menit.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!