Kalahkan Nerazzurri di San Siro, Ini Bukti Arsenal Sedang Menulis Takdir Baru di Liga Champions

Liga ChampionsArsenal mencetak sejarah baru usai menaklukkan Inter Milan di San Siro. Ada catatan besar yang membuat kemenangan ini terasa berbeda.

Laga di San Siro biasanya dingin dan menekan, tapi bagi Arsenal, stadion legendaris itu justru menjadi saksi lahirnya sejarah baru.

Gak pakai lama, The Gunners datang membawa kepercayaan diri tinggi. Enam kemenangan beruntun di Eropa musim ini sudah lebih dari cukup untuk membuat Inter Milan waspada.

Arsenal tidak butuh waktu lama untuk menunjukkan niatnya. Baru menit ke-10, Gabriel Jesus sudah membuat publik tuan rumah terdiam.

Striker asal Brasil itu menyambar bola di dalam kotak penalti. Sentuhan sederhana, tapi dampaknya besar. Arsenal unggul lebih dulu.

Inter Milan sempat bangkit.

Petar Sucic melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung. Skor imbang, stadion kembali hidup.

Namun justru di momen inilah Arsenal terlihat paling tenang.

Tekanan Inter belum selesai, tapi Arsenal kembali memukul. Menit ke-31, situasi bola mati menjadi senjata The Gunners.

Leandro Trossard menyentuh bola, Gabriel Jesus menyambutnya. Sundulan jarak dekat. Gol kedua. Arsenal kembali memimpin.

Inter berusaha keras mencoba menekan tim tamu, tapi pertahanan Arsenal tampil solid dan disiplin.

Saat laga mendekati akhir dan Inter mulai kelelahan, Arsenal masih punya peluru. Enam menit jelang bubaran, Viktor Gyokeres muncul dan penyelesaian akhirnya begitu bersih.

Gol ketiga Arsenal sekaligus gol ketiganya di Liga Champions musim ini.

Skor 3-1 di San Siro. Bukan hanya kemenangan, tapi pernyataan keras.

Rekor Baru yang Tak Pernah Dimiliki Arsenal

Kemenangan atas Inter Milan membawa Arsenal ke catatan bersejarah. Untuk pertama kalinya, mereka memenangkan tujuh laga beruntun di kompetisi UEFA.

Musim ini, Arsenal menumbangkan Athletic Bilbao, Olympiacos, Atletico Madrid, Slavia Praha, Bayern Munich, Club Brugge, dan Inter Milan. Total 20 gol dicetak, hanya dua kali kebobolan.

Statistik itu terasa tidak nyata. Tapi ya kenyataannya, Arsenal kini memimpin klasemen Liga Champions dengan 21 poin.

Arsenal masih akan menghadapi Kairat dari Kazakhstan pada laga terakhir fase liga, pekan depan. Laga itu mungkin hanya formalitas, tapi tetap penting menjaga momentum.

Opini Gilabola: Ini Bukan Arsenal yang Dulu Kita Kenal

Kami di Gilabola melihat sesuatu yang berbeda dari Arsenal musim ini, entah ada setuu atau tidak ah. Bukan hanya soal hasil, tapi cara mereka mengontrol pertandingan.

Arsenal terlihat matang, sabar, dan kejam di momen yang tepat. Mereka tidak panik saat diserang, dan selalu tahu kapan harus memukul balik.

Fakta bahwa Arsenal belum pernah menjuarai Liga Champions justru membuat cerita ini semakin menarik. Jika performa seperti ini terus berlanjut, mimpi itu tidak lagi terdengar mustahil.

Kini, siapa yang benar-benar siap menghentikan Arsenal di kompetisi Eropa?

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!