Drama La Liga: Penalti Kylian Mbappe Selamatkan Real Madrid di Menit Terakhir

Kylian Mbappe menjadi pahlawan di Stadion Santiago Bernabeu saat sang bintang Prancis memastikan kemenangan dramatis 2-1 bagi Real Madrid atas Rayo Vallecano lewat gol penalti pada menit-menit akhir pertandingan.

Laga Liga Spanyol yang berlangsung pada Minggu (1/2/2026) ini sempat membuat publik Madrid cemas. Setelah unggul lebih dulu, tim asuhan Arbeloa nyaris kehilangan poin penting dalam perburuan gelar juara. Namun, eksekusi dingin Mbappe di masa tambahan waktu mengubah segalanya.

Gol tersebut menjadi penentu kemenangan setelah Madrid tampil kurang efektif sepanjang pertandingan meski mendominasi penguasaan bola.

Gol Cepat Vinicius dan Cedera Bellingham

Real Madrid memulai pertandingan dengan tekanan tinggi sejak menit awal. Meski sempat mendapat sorakan tidak puas dari pendukung sendiri, tim tuan rumah perlahan menemukan ritme permainan.

Pada menit ke-10, Madrid mendapat pukulan berat setelah Jude Bellingham mengalami cedera hamstring saat mengejar umpan terobosan. Gelandang asal Inggris itu terpaksa meninggalkan lapangan dalam kondisi menangis dan digantikan oleh Diaz.

Lima menit berselang, kebuntuan akhirnya pecah. Vinicius Junior melakukan aksi individu memukau dari sisi kiri, melewati beberapa pemain bertahan Rayo, sebelum melepaskan tembakan chip ke sudut kanan atas gawang. Gol tersebut menjadi gol pertamanya sejak Oktober.

Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum, meski para pendukung Madrid masih menunjukkan ketidakpuasan terhadap performa tim.

Rayo Bangkit dan Madrid Kehilangan Fokus

Memasuki babak kedua, Rayo Vallecano tampil lebih berani. Tekanan mereka membuahkan hasil pada menit ke-49 melalui Jorge De Frutos. Berawal dari kerja sama tim yang rapi, De Frutos menyambut bola umpan Garcia dan menceploskannya dari jarak dekat.

Gol penyeimbang tersebut membuat mental Madrid sedikit goyah. Beberapa peluang emas terbuang, termasuk kesempatan Vinicius dan Rodrygo yang gagal dimaksimalkan.

Kylian Mbappe sendiri mengalami laga yang cukup frustrasi. Ia sempat gagal memanfaatkan peluang saat bola tembakannya membentur mistar gawang setelah melewati kiper.

Kartu Merah dan Tekanan di Menit Akhir

Situasi berubah pada menit ke-81 ketika Ciss menerima kartu merah langsung akibat tekel keras terhadap Dani Ceballos. Keunggulan jumlah pemain membuat Madrid meningkatkan intensitas serangan.

Madrid terus menggempur pertahanan Rayo yang semakin rapat. Camavinga hampir mencetak gol lewat sundulan yang membentur tiang, sementara Rodrygo juga gagal menaklukkan kiper Batalla dari jarak dekat sekitar sembilan meter.

Dengan tambahan waktu hingga sembilan menit, tekanan Madrid semakin menggila. Statistik menunjukkan mereka mencatat lebih dari 14 tembakan, namun hanya sedikit yang mengarah tepat ke gawang.

Penalti Mbappe Penentu Kemenangan

Puncak drama terjadi pada menit ke-90+8. Kesalahan Mendy saat membuang bola membuat Diaz terjatuh di kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih meski para pemain Rayo sempat memprotes keputusan tersebut.

Mbappe maju sebagai algojo. Berbeda dari kebiasaan, ia menempatkan bola ke sisi kiri gawang, mengecoh kiper, dan memastikan skor berubah menjadi 2-1 pada menit ke-90+10.

Gol ini menjadi penebusan bagi Mbappe setelah tampil kurang maksimal sepanjang laga. Sorak sorai pun pecah di Bernabeu, menandai kemenangan penting bagi Madrid.

Posisi Madrid di Papan Atas Klasemen

Berkat kemenangan ini, Real Madrid tetap menjaga jarak dengan pemuncak klasemen Barcelona, hanya terpaut satu poin dalam persaingan gelar La Liga.

Hasil ini juga menghentikan potensi tren negatif Madrid, yang sebelumnya hanya mampu meraih tiga kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Bagi Rayo Vallecano, kekalahan ini terasa menyakitkan karena mereka tampil disiplin dan hampir membawa pulang satu poin dari markas raksasa Spanyol tersebut.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!