Era ALvaro Arbeloa di Real Madrid: Cuma Jagoan di La Liga?

Hampir satu bulan sejak Alvaro Arbeloa resmi menggantikan Xabi Alonso sebagai pelatih utama Real Madrid, performa Los Blancos menunjukkan dua wajah berbeda. Di La Liga, Madrid tampil konsisten tanpa cela. Namun, di Liga Champions dan Copa del Rey, perjalanan mereka justru tersendat, termasuk tersingkir dari Copa del Rey oleh klub Segunda Division, Albacete.

Menjelang laga melawan Valencia, Arbeloa menyampaikan evaluasi terbuka mengenai kondisi timnya saat ini. Ia menegaskan bahwa performa stabil di liga belum cukup untuk membuat Madrid merasa puas.

Pelatih yang juga mantan pemain Real Madrid itu menilai, tim besar harus mampu menguasai banyak aspek permainan secara bersamaan, bukan hanya unggul di satu sisi saja.

“Kami tidak bisa hanya melakukan satu hal dengan baik. Kami harus mampu melakukan banyak hal di lapangan pada waktu yang sama. Itu membutuhkan kebiasaan, pemahaman yang sama, dan kerja keras berjam-jam,” ujar Arbeloa.

Ia juga menekankan bahwa para pemain masih menunjukkan semangat dan ambisi tinggi untuk mencapai target musim ini. Meski demikian, menurutnya, level permainan Madrid masih jauh dari batas maksimal.

“Besok adalah pertandingan yang sangat sulit. Kami fokus untuk terus memperbaiki semua aspek permainan. Kami masih jauh dari potensi terbaik kami,” lanjutnya.

Apresiasi untuk Fran Garcia di Tengah Isu Transfer

Dalam sesi yang sama, Arbeloa juga menanggapi kabar yang menyebut Fran Garcia hampir meninggalkan Real Madrid untuk bergabung dengan AFC Bournemouth.

Pelatih berusia 43 tahun itu memilih memberikan pembelaan terbuka kepada pemainnya. Ia memuji sikap profesional Fran yang dinilainya selalu bekerja maksimal setiap hari.

“Fran adalah sosok luar biasa. Dia bekerja 100 persen setiap hari, dan itu sesuatu yang sangat saya hargai sebagai pelatih,” kata Arbeloa.

Menurutnya, kesuksesan tim tidak bisa diraih hanya oleh segelintir pemain, melainkan membutuhkan kontribusi seluruh skuad. Ia juga menyoroti mentalitas Fran yang dinilainya menjadi contoh bagi pemain lain.

“Dia tahu betul apa arti klub ini. Dia mewakili lambang Real Madrid dengan sangat baik, seperti banyak pemain akademi lainnya. Saya beruntung memilikinya di tim dan senang dia tetap bersama kami,” tambahnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa Arbeloa masih menaruh kepercayaan penuh kepada Fran Garcia, terlepas dari rumor yang sempat beredar.

Sikap Keras Arbeloa soal Kasus Negreira

Selain membahas kondisi tim, Arbeloa juga dimintai pendapat mengenai kasus Negreira yang kembali ramai dibicarakan dalam beberapa pekan terakhir. Kasus tersebut melibatkan Barcelona dan dugaan pembayaran kepada mantan pejabat wasit Spanyol.

Tanpa ragu, Arbeloa menyampaikan kritik tajam terhadap situasi tersebut. Ia menilai, lambatnya penyelesaian kasus ini menjadi hal yang mengkhawatirkan bagi sepak bola Spanyol.

“Tidak ada yang bisa memahami mengapa hingga sekarang skandal paling serius dalam sejarah sepak bola Spanyol masih belum terselesaikan,” ujarnya.

Baginya, ketidakjelasan penyelesaian kasus ini seharusnya menjadi perhatian utama seluruh pihak yang peduli terhadap integritas kompetisi.

Tantangan Arbeloa di Awal Era Baru Madrid

Pernyataan Arbeloa mencerminkan situasi Real Madrid saat ini. Di satu sisi, performa di La Liga memberi harapan. Di sisi lain, kegagalan di Liga Champions dan Copa del Rey menunjukkan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

Fokus pada peningkatan kualitas permainan, menjaga motivasi pemain, serta mengelola tekanan dari berbagai isu di luar lapangan menjadi tantangan utama Arbeloa di fase awal kepemimpinannya.

Pertandingan melawan Valencia akan menjadi salah satu ujian penting untuk melihat sejauh mana proses perbaikan yang sedang dibangun mulai menunjukkan hasil.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!