
Manchester City meraih kemenangan penting dalam pertandingan yang berlangsung sangat intens dan menguras tenaga di markas Liverpool. Hasil ini membuat City tetap berada di jalur persaingan gelar juara Liga Inggris, sekaligus memastikan perburuan titel masih terbuka. Di tengah tekanan dan situasi internal yang tidak mudah, kemenangan tersebut terasa semakin memuaskan bagi tim asuhan Pep Guardiola.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal hingga akhir, dengan 15 menit terakhir dipenuhi ketegangan dan kekacauan yang membuat laga menjadi tontonan menegangkan. Sejumlah pemain tampil menonjol dalam kemenangan ini, termasuk Erling Haaland, Bernardo, Donnarumma, dan Marc Guehi. Rayan Cherki juga memberikan kontribusi positif saat masuk sebagai pemain pengganti.
Kemenangan ini memberi suntikan moral besar bagi City, yang tetap menjaga peluang mereka di papan atas klasemen. Dengan hasil ini, persaingan gelar belum berakhir dan City masih sepenuhnya hidup dalam perebutan juara.
Reaksi Pep Guardiola soal Kemenangan Sulit
Usai pertandingan, Pep Guardiola mengakui betapa beratnya laga yang harus dijalani timnya. Ia menekankan bahwa bermain di Anfield selalu menjadi tantangan besar bagi siapa pun.
“Ini sangat sulit. Anfield adalah Anfield,” ujar Guardiola.
Ia menyoroti tradisi, sejarah, dan atmosfer stadion yang membuat pertandingan terasa lebih sempit dan menekan dibandingkan bermain di Etihad. Guardiola juga menyadari bahwa hasil pertandingan sangat menentukan narasi yang berkembang.
“Jika kami kalah, tentu kami akan kecewa dan pertanyaannya akan langsung menjadi apakah semuanya sudah berakhir,” katanya.
Meski begitu, Guardiola menilai jarak poin masih cukup besar, terutama mengingat kekuatan Arsenal yang disebutnya sangat solid di semua aspek.
“Enam lebih baik daripada sembilan, tetapi itu masih jarak yang besar jika melihat seberapa kuat Arsenal di semua departemen,” ucapnya.
Bernardo, Sosok Pemimpin di Lapangan
Guardiola secara khusus memberikan pujian kepada Bernardo, yang disebutnya sebagai contoh pemimpin sejati di dalam tim. Menurutnya, sang kapten selalu menempatkan kepentingan tim di atas dirinya sendiri.
“Kami mengikutinya, saya juga mengikutinya. Dia selalu menempatkan tim di atas dirinya sendiri dan memberi contoh lewat tindakannya,” kata Guardiola.
Bernardo berperan penting dalam kemenangan tersebut. Ia mencetak gol pembuka dari assist Haaland, lalu memberikan assist kepada Matheus yang berujung pada penalti.
Guardiola juga menyoroti arti penting kemenangan ini, terutama karena City akhirnya mampu menang di Anfield, sesuatu yang selalu sulit dicapai.
“Saya senang dengan hasil ini untuk para pemain karena kami benar-benar ada di pertandingan,” ujarnya.
Sejak awal, Guardiola sudah mengingatkan timnya bahwa Liverpool biasanya memulai laga dengan sangat kuat. Karena itu, City dituntut untuk tampil lebih agresif sejak menit awal.
“Jika kami bisa memberikan pukulan pertama, kami punya peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan,” tutupnya.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!