
Big Match Serie A kembali tersaji akhir pekan ini ketika pemuncak klasemen Inter Milan menjamu Juventus di San Siro dalam Derby d’Italia. Laga yang akan digelar pada hari Minggu 15 Februari 2026 pukul 02.45 WIB ini bukan sekadar adu gengsi dua raksasa, tetapi juga punya dampak langsung terhadap perburuan gelar, mengingat tuan rumah tengah memimpin klasemen sementara tim tamu berupaya memangkas selisih 12 poin.
Pada pertemuan sebelumnya yang berakhir dengan tujuh gol pada September lalu, duel kedua tim berlangsung sengit dan penuh drama. Kali ini, tensi dipastikan kembali tinggi karena Inter sedang memburu Scudetto, sedangkan Juventus tidak ingin jarak semakin melebar.
Inter Jaga Momentum, Tapi Catatan Kontra Tim Besar Mengkhawatirkan!
Inter datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka tidak terkalahkan dalam 12 hasil pertandingan Serie A dan baru saja membantai Sassuolo lima gol tanpa balas. Kemenangan tersebut membuat Nerazzurri unggul delapan poin atas rival sekota mereka di papan atas klasemen.
Federico Dimarco menjadi sorotan dengan tiga assist dalam laga itu, sementara lima pemain berbeda mencatatkan nama di papan skor. Secara keseluruhan, Inter kini mencatat lima kemenangan beruntun di semua ajang, termasuk kemenangan 2-0 atas Borussia Dortmund yang mengantar mereka ke babak playoff Liga Champions melawan Bodo/Glimt.
Tim asuhan Cristian Chivu juga telah melaju ke semifinal Coppa Italia dan akan menghadapi Como. Dengan posisi kuat di liga dan masih bertahan di dua kompetisi lain, peluang meraih tiga trofi masih terbuka.
Meski demikian, performa Inter dalam laga besar musim ini belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka hanya meraih satu poin dari pertemuan langsung melawan tim empat besar Italia, termasuk kekalahan dramatis 3-4 dari Juventus pada pertemuan pertama musim ini. Saat itu, Inter sudah unggul hingga 10 menit terakhir sebelum akhirnya pulang tanpa poin.
Secara statistik, Inter hanya menang sekali dalam tujuh pertemuan liga terakhir melawan Juventus. Bahkan pada duel terakhir di San Siro pada Oktober 2024 yang menghasilkan delapan gol, mereka kembali kehilangan keunggulan setelah Kenan Yildiz mencetak dua gol di menit akhir.
Juventus Datang dengan Lini Serang Tajam
Juventus sendiri tampil lebih konsisten sejak ditangani mantan pelatih Inter, Luciano Spalletti. Dalam 10 laga terakhir Serie A, Si Nyonya Tua memenangi tujuh di antaranya dengan total 23 gol!
Pekan lalu, Juve bermain imbang 2-2 melawan Lazio. Gol penyama kedudukan Pierre Kalulu pada menit ke-96 menyelamatkan satu poin sekaligus menjaga rekor kandang tetap tak terkalahkan.
Di klasemen, Juventus sudah kembali ke empat besar dan juga lolos ke fase gugur Liga Champions, dengan Galatasaray menanti di playoff. Namun, mereka tersingkir dari Coppa Italia setelah kalah dari Atalanta di perempat final.
Kendati demikian, performa tandang masih menjadi pekerjaan rumah. Dari empat laga tandang terakhir di Cagliari, Parma, Monaco, dan Bergamo, Juventus kalah dua kali dan gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan.
Secara ofensif, duel ini mempertemukan dua lini serang tersubur di Serie A. Kedua tim mencatat jumlah gol dan tembakan tepat sasaran terbanyak sejauh musim berjalan. Tiga pertemuan terakhir bahkan menghasilkan total 16 gol.
Kondisi Skuad dan Perkiraan Susunan Pemain
Inter mendapat kabar baik dengan kembalinya Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu ke sesi latihan penuh, meski belum pasti langsung menjadi starter. Denzel Dumfries yang absen sejak November karena cedera pergelangan kaki juga berpeluang masuk skuad.
Luis Henrique diperkirakan tetap mengisi sisi kanan setelah mencetak gol pertamanya di Serie A pekan lalu. Di kiri, Dimarco sudah mengoleksi 11 assist musim ini. Lautaro Martinez akan memimpin lini depan, didampingi salah satu dari Marcus Thuram, Ange Bonny, atau Francesco Pio Esposito. Namun, catatan Lautaro melawan Juventus belum impresif, hanya dua gol dari 15 laga liga.
Di kubu tamu, Francisco Conceicao kembali tersedia setelah masalah lutut. Juventus masih tanpa Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik. Jonathan David diperkirakan menjadi ujung tombak tunggal, mengungguli Lois Openda dalam perebutan posisi starter.
Weston McKennie yang mencetak gol ketujuhnya musim ini kemungkinan tetap tampil meski mengalami cedera ringan. Sementara itu, Kenan Yildiz akan kembali menjadi ancaman, mengingat ia sudah mencetak tiga gol Serie A ke gawang Inter.
Prediksi Skor Inter Milan vs Juventus
Melihat performa terkini dan keuntungan bermain di kandang, Inter berpeluang memanfaatkan momentum untuk memperbaiki rekor buruk mereka melawan tim papan atas. Jika mampu menjaga konsistensi dan tidak kehilangan fokus di menit akhir, Nerazzurri berpotensi meraih kemenangan tipis.
Prediksi skor: Inter Milan 2-1 Juventus.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!