Sassuolo Naik Klasemen Usai Pesta Tiga Gol Tanpa Balas, Gialloblu Pulang Tertunduk

Domenico Berardi jadi pusat perhatian saat Sassuolo menaklukkan Hellas Verona dengan skor 3-0, hasil yang langsung mengerek posisi mereka ke peringkat kedelapan Serie A. Namun kemenangan ini tidak datang begitu saja — ada momen krusial yang mengubah arah pertandingan.

Bermain pada Sabtu dinihari tadi, tim asuhan Fabio Grosso tampil efektif ketika peluang datang. Tambahan tiga poin membuat Sassuolo untuk sementara melompati Bologna dan Lazio di klasemen. Posisi itu masih bisa berubah karena Lazio dijadwalkan bertandang ke Cagliari pada Sabtu malam, sedangkan Bologna menjamu Udinese pada Senin.

Verona Sempat Mengancam, Tapi Gagal Maksimalkan Peluang

Verona sebenarnya membuka laga dengan lebih berani. Mereka datang dengan ambisi meraih kemenangan ketiga musim ini di Liga Italia dan langsung menekan sejak awal.

Sekitar 15 menit pertandingan berjalan, Amin Sarr sigap menyambar bola muntah hasil kemelut di depan gawang. Namun upayanya berhasil diblok sebelum membahayakan tuan rumah. Lima menit kemudian, rekrutan Januari mereka, Kieron Bowie, hampir memecah kebuntuan lewat aksi di dalam kotak penalti Sassuolo. Sayangnya, tembakannya disapu tepat di garis gawang.

Itulah momen terbaik Verona. Setelahnya, perlahan kendali pertandingan beralih.

Sassuolo 3-0 Verona: Efektivitas Jadi Pembeda

Memasuki menit ke-40, kombinasi apik antara Lauriente dan Pinamonti membuka ruang tembak. Sepakan pemain Italia itu sempat mengenai pemain lawan sebelum akhirnya bersarang di gawang Verona.

Tak lama berselang, Sassuolo mendapat hadiah penalti setelah Cheikh Niasse melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang. Kiper Montipo sempat menebak arah dengan tepat dan menggagalkan eksekusi Berardi. Namun sang kapten bergerak paling cepat menyambar bola muntah untuk menggandakan keunggulan sebelum turun minum.

Kepercayaan diri Sassuolo semakin tinggi di babak kedua. Sekitar satu jam laga berjalan, Berardi kembali menunjukkan ketajamannya. Melalui serangan cepat, ia berhadapan satu lawan satu dengan Montipo dan menyelesaikannya dengan tenang untuk memastikan skor menjadi 3-0.

Petaka Verona belum berhenti. Lima menit jelang waktu normal berakhir, Al Musrati menerima kartu kuning kedua yang membuat tim tamu harus bermain dengan 10 orang. Peluang bangkit pun tertutup sepenuhnya.

Peluit akhir memastikan kemenangan meyakinkan bagi tim hijau-hitam. Penampilan penuh determinasi dari sang kapten menjadi pembeda utama malam itu.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!