Joao Cancelo Jawab Kritik, Barcelona Kembali ke Puncak La Liga

João Cancelo merespons keraguan yang mengiringinya dengan penampilan terbaik saat Barcelona menghadapi Levante di kandang. Bek sayap asal Portugal itu tampil menonjol dan membantu timnya kembali ke puncak klasemen La Liga, dalam laga yang memang dirancang untuk memaksimalkan potensi serangan dari sisi kiri.

Beberapa waktu terakhir, Cancelo tak lepas dari sorotan. Ada kritik yang mempertanyakan kontribusinya, termasuk soal keseimbangan antara kemampuan menyerang dan ketahanan bertahan. Bahkan muncul kesan bahwa pelatih Hansi Flick belum sepenuhnya yakin dengan perannya di tim.

Namun satu hal yang tak pernah diragukan adalah kualitas tekniknya. Cancelo nyaman menguasai bola, mampu menusuk ke depan, dan punya umpan akhir yang berbahaya. Pertanyaannya hanya satu: apakah kelebihannya di lini serang cukup untuk menutupi kekurangan dalam bertahan?

Momentum yang Tepat untuk Cancelo

Laga melawan Levante datang pada saat yang pas. Tim tuan rumah tercatat sebagai pertahanan terburuk di Spanyol dengan kebobolan 44 gol. Situasi ini membuka ruang bagi Barcelona untuk tampil agresif, terutama dari sektor kiri.

Flick layak mendapat kredit karena membaca situasi tersebut dan memberi Cancelo kesempatan sejak awal. Dalam pertandingan seperti ini, kontribusi ofensif bek sayap menjadi kunci.

Serangan dari sisi kiri penting untuk membuka ruang bagi Lamine Yamal di kanan. Ketika ancaman datang dari dua sisi, pertahanan lawan dipaksa melebar. Selain itu, Raphinha bukan tipe winger yang terus menjaga lebar permainan, sehingga bek di belakangnya dituntut lebih aktif membantu serangan dan mengirim umpan.

Di titik inilah Cancelo menunjukkan keunggulannya!

Persaingan di Pos Bek Kiri

Meski tampil impresif, posisi bek kiri sejatinya masih menjadi milik Alejandro Balde. Musim ini diharapkan menjadi fase lonjakan bagi pemain internasional Spanyol tersebut, namun performanya belum sepenuhnya meyakinkan. Ia memiliki kemampuan dribel dan penetrasi yang baik, tetapi kerap kehilangan efektivitas di sepertiga akhir lapangan.

Penampilan Cancelo dari bangku cadangan dalam beberapa laga sebelumnya, dan kini sebagai starter, memberi pesan jelas bahwa persaingan terbuka. Di klub sebesar Barcelona, kompetisi internal adalah kebutuhan, bukan ancaman.

Flick kini memiliki beberapa opsi di posisi tersebut, termasuk Gerard Martín. Keputusan siapa yang akan diturunkan bukan perkara sederhana, dan justru itu kabar baik bagi tim. Ada pilihan berbeda sesuai kebutuhan taktik.

Untuk pertandingan Liga Champions, kemungkinan Cancelo tidak selalu menjadi pilihan utama. Namun di La Liga, ia bisa mendapat menit bermain lebih sering. Pada leg kedua Copa del Rey melawan Atletico Madrid, bukan tidak mungkin Flick mengambil pendekatan lebih berani dan kembali mengandalkannya untuk memberi dorongan serangan.

Penampilan terbaik Cancelo melawan Levante bukan sekadar jawaban bagi kritik pribadi. Ia juga memberi dampak langsung pada posisi Barcelona di klasemen. Tim kembali memegang kendali dalam perburuan gelar La Liga.

Kini perhatian tertuju pada keputusan Flick berikutnya. Dengan Cancelo, Balde, dan Gerard Martín bersaing, Barcelona memiliki kedalaman di sisi kiri. Dan untuk saat ini, Cancelo telah menunjukkan bahwa ia masih punya peran penting dalam perjalanan tim musim ini.

Untuk berita terkini seputar La Liga dapat anda cek semuanya di halaman utama berita Liga Spanyol.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!