
Darwin Nunez tengah mempertimbangkan masa depannya di Al-Hilal setelah hanya semusim meninggalkan Liverpool dalam transfer senilai 46 juta pound atau sekitar Rp920 miliar. Penyerang Uruguay berusia 26 tahun itu kini disebut membuka peluang kembali ke Premier League pada bursa transfer mendatang.
Nunez baru bergabung dengan raksasa Saudi Pro League tersebut pada Agustus lalu. Secara statistik, musim perdananya tidak bisa disebut buruk. Ia mencatat sembilan gol dan lima assist dari 24 penampilan di semua kompetisi. Namun situasi berubah cepat ketika Al-Hilal mendatangkan Karim Benzema awal bulan ini.
Tersisih Akibat Kuota Pemain Asing
Kehadiran Benzema berdampak langsung pada posisi Nunez. Aturan ketat kuota pemain asing membuat namanya tak bisa didaftarkan untuk kompetisi liga maupun piala domestik. Artinya, ia tak lagi tampil dalam laga kompetitif bersama tim utama.
Kondisi ini jelas memukul ambisi pribadi Nunez. Ia membutuhkan menit bermain reguler untuk menjaga peluang membela Uruguay di Piala Dunia musim panas di Amerika Utara. Tanpa panggung kompetitif, posisinya di level internasional bisa terancam.
Sumber yang dekat dengan situasi tersebut menyebutkan sejumlah klub Eropa telah melakukan pendekatan awal menjelang dibukanya bursa transfer musim panas. Perantara pemain disebut sudah berbicara dengan beberapa klub Inggris.
Tottenham dan Newcastle dikabarkan termasuk yang memantau situasi Nunez. Di luar Inggris, Atletico Madrid dan Juventus juga disebut sebagai peminat lama sang striker.
Gaji Jadi Tantangan Negosiasi
Hambatan terbesar dalam potensi kepindahan ini terletak pada aspek finansial. Nunez dilaporkan menerima bayaran sekitar 400 ribu pound per pekan atau sekitar Rp8 miliar selama berseragam Al-Hilal. Nominal tersebut tentu menjadi beban besar bagi klub peminat.
Meski begitu, laporan yang sama menyebut Nunez bersedia menurunkan tuntutan gajinya demi bergabung dengan klub yang tepat untuk musim 2026/27.
Minat dari klub Liga Inggris bukan tanpa alasan. Newcastle kesulitan menjaga produktivitas lini depan musim ini setelah melepas Alexander Isak ke Liverpool dalam kesepakatan 125 juta pound atau sekitar Rp2,5 triliun. Investasi besar pada Nick Woltemade dan Yoane Wissa belum sepenuhnya menutup kebutuhan gol.
Sementara itu, Tottenham berada dalam tekanan berbeda. Klub London Utara tersebut terdampar di peringkat ke-16 klasemen Premier League dan hanya unggul lima poin dari zona degradasi usai kalah 1-4 dalam Derby London Utara akhir pekan lalu. Tambahan daya gedor menjadi kebutuhan mendesak.
Dampak pada Persaingan dan Karier Nunez
Situasi ini menempatkan Nunez pada persimpangan penting dalam kariernya. Di satu sisi, ia masih terikat kontrak bernilai besar di Saudi. Di sisi lain, minimnya kesempatan bermain bisa menggerus peluang tampil di Piala Dunia serta menurunkan nilai kompetitifnya di level tertinggi.
Bagi klub peminat, merekrut Nunez bukan sekadar soal nama besar. Ini menyangkut solusi instan untuk masalah produktivitas di tengah ketatnya persaingan Premier League. Dengan 11 laga tersisa musim ini dan beberapa klub bersaing ketat di papan tengah hingga zona Eropa, keputusan pada bursa transfer nanti berpotensi memengaruhi peta persaingan musim depan.
Untuk saat ini, masa depan Darwin Nunez masih terbuka. Namun satu hal jelas, statusnya yang tersisih dari skuad liga Al-Hilal membuat kemungkinan kembali ke Premier League bukan lagi sekadar rumor tanpa dasar.
Statistik Performa Darwin Nunez di Al-Hilal
- Total Penampilan: 24 pertandingan
- Total Gol: 9 gol
- Total Assist: 5 assist
- Menit Bermain: ± 1.250 menit
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!