
Diego Gomez mencetak gol pembuka saat Brighton menang 2-1 atas Nottingham Forest pada laga Premier League di Amex Stadium, enam menit setelah kick-off. Gol setengah voli menyilang yang meluncur deras melewati Matz Sels itu menjadi fondasi kemenangan yang kembali menegaskan kepercayaan Fabian Hurzeler pada gelandang asal Paraguay tersebut.
Morgan Gibbs-White sempat menyamakan kedudukan untuk tim tamu, tetapi Danny Welbeck mengembalikan keunggulan tuan rumah pada menit ke-15. Itu merupakan gol ke-10 Welbeck di Liga Inggris musim ini dan akhirnya menjadi penentu hasil pertandingan.
Namun sorotan utama justru kembali mengarah pada Gomez.
Kepercayaan yang Dibayar Lunas
Pemain 22 tahun itu kembali mencetak gol setelah pekan lalu juga menjebol gawang Brentford. Total, ia sudah mengoleksi 10 gol di semua kompetisi musim ini. Angka yang tak bisa dipandang remeh untuk pemain yang kerap berpindah peran.
Didatangkan dengan nilai transfer 10 juta poundsterling atau sekitar Rp200 miliar, Gomez tampil sebagai starter di sisi kanan melawan Forest. Ia bukan hanya sekadar opsi tambahan. Hurzeler memberinya tanggung jawab besar, bahkan ketika Brighton memiliki winger bernilai 30 juta poundsterling atau sekitar Rp600 miliar seperti Yankuba Minteh.
Minteh kembali duduk di bangku cadangan. Ia juga tak dimainkan saat kemenangan atas Forest dan Brentford, sementara penampilan terakhirnya sebagai starter terjadi pada Desember dalam hasil imbang 2-2 di markas West Ham.
Gomez, yang sebelumnya bermain untuk Inter Miami, memang menawarkan fleksibilitas. Ia bisa beroperasi sebagai gelandang bertahan, dimainkan di sayap kiri atau kanan, hingga mengisi peran nomor 10. Hurzeler melihat lebih dari sekadar kemampuan teknis.
“Dia orang Amerika Selatan dan pemain Amerika Selatan sangat bergairah terhadap sepak bola,” ujar Hurzeler setelah laga.
“Dia bersemangat untuk berkembang, bersemangat menjadi lebih baik setiap hari, dan saya pikir kita melihatnya dari usahanya.
“Dia tidak pernah beristirahat, selalu ada untuk tim, pekerja keras, dan selain itu dia memiliki kualitas yang sangat bagus.
“Finishing-nya luar biasa, pemahaman permainannya bagus, dia menyerang kotak penalti dengan baik, dan selalu ingin belajar.
“Dia pendengar yang baik, mencoba beradaptasi dengan budaya baru secepat mungkin, belajar bahasa Inggris, dan secara keseluruhan saya sangat menikmati bekerja dengannya.”
Pujian itu terasa konkret. Gomez bermain hingga menit ke-81 sebelum digantikan.
Dampak pada Persaingan Internal
Saat Gomez keluar, Hurzeler memasukkan Solly March yang menjalani penampilan pertamanya dalam 11 bulan setelah pulih dari cedera lutut. Satu pemain kembali, satu lagi tetap menunggu.
Minteh masih belum mendapat menit bermain. Dengan Arsenal yang sedang mengejar gelar dan baru saja menang 2-1 atas Chelsea akan datang ke Amex pada Kamis dinihari 02.30 WIB, persaingan di lini serang Brighton kian tajam.
Untuk saat ini, pilihan Hurzeler jelas. Dan Gomez terus menjawabnya di lapangan!
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!