
Gilabola.com – Performa Manuel Ugarte sejak didatangkan Manchester United dari Paris Saint-Germain pada tahun 2024 belum memenuhi ekspektasi. Kini, peluang sang gelandang untuk meninggalkan Old Trafford mulai terbuka.
Sepanjang musim ini, pemain asal Uruguay tersebut baru mencatatkan total 791 menit bermain di Premier League. Penampilan terakhirnya sebagai starter terjadi saat menghadapi Burnley. Setelah laga tersebut, ia empat kali hanya duduk di bangku cadangan di bawah arahan Michael Carrick.
Sebelumnya dilaporkan bahwa Ugarte merasa frustrasi terkait minimnya kesempatan bermain. Ia juga telah menyampaikan secara terbuka kepada media Uruguay mengenai situasi yang tengah dihadapinya pada awal bulan ini.
Kondisi tersebut menarik perhatian Juventus, yang kini memantau perkembangan sang pemain secara serius.
Juventus Siap Memantau Langsung
Kini menurut laporan dari Gazzetta dello Sport, Ugarte dijadwalkan tampil bersama tim nasional Uruguay dalam laga uji coba melawan Aljazair pada hari Selasa. Menariknya, pertandingan tersebut akan digelar di Allianz Stadium, yang merupakan markas Juventus.
Situasi ini menjadi kesempatan ideal bagi pihak klub untuk mengamati performa Ugarte secara langsung. Direktur olahraga Juventus, Marco Ottolini, disebut tertarik untuk memboyong sang pemain ke Turin pada bursa transfer musim panas mendatang.
Ketertarikan Juventus terhadap Ugarte sebenarnya bukan hal baru. Saat masih bermain untuk Sporting, klub asal Italia tersebut sempat mencoba merekrutnya. Bahkan, pada Juli lalu, upaya untuk meminjam pemain tersebut dari Manchester United juga sempat dilakukan.
Laga melawan Aljazair bisa menjadi momen penting bagi Juventus untuk melakukan evaluasi lebih mendalam. Jika tampil meyakinkan, Ugarte berpotensi masuk dalam daftar prioritas utama Juventus untuk memperkuat lini tengah di musim panas.
Analisis: Manchester United Sebaiknya Ambil Keputusan Cepat
Melihat kontribusi yang belum signifikan, Ugarte dinilai belum mampu memberikan dampak besar bagi skuad Manchester United saat ini. Hal ini menjadi salah satu alasan klub mempertimbangkan opsi mendatangkan gelandang baru guna meningkatkan kualitas tim.
Mempertahankan pemain lebih lama berisiko menghambat perkembangan kariernya, sekaligus menurunkan nilai pasarnya. Oleh karena itu, menjual Ugarte bisa menjadi langkah strategis bagi klub.
Dana dari hasil penjualannya dapat dimanfaatkan untuk merekrut pemain tengah lain yang lebih sesuai kebutuhan tim. Selain itu, performa impresif di ajang besar seperti Piala Dunia berpotensi meningkatkan nilai transfernya, terlebih dengan adanya minat dari Juventus.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!