Phil Foden Menggila, Bukti Nyata Mengapa Pep Guardiola Sebut Dia ‘Unik’

Gilabola.com – Manchester City sukses memetik kemenangan krusial 3-0 atas Crystal Palace di ajang Premier League, sebuah hasil yang membuat skuad asuhan Pep Guardiola terus menempel ketat Arsenal di papan atas klasemen. Bintang utamanya? Siapa lagi kalau bukan Phil Foden.

Pemain berusia 25 tahun itu kembali dipercaya menjadi starter setelah dua bulan yang sulit baginya. Namun, Foden membuktikan bahwa kelasnya tidak luntur. Ia menjadi otak di balik gol Antoine Semenyo dan Omar Marmoush, sebelum Savinho mengunci kemenangan The Sky Blues di menit-menit akhir.

Aksi Foden yang paling mengundang decak kagum adalah umpan backheel briliannya untuk gol Semenyo, disusul kontrol bola udara yang sempurna sebelum memberikan assist kepada Marmoush.

Apa yang Membuat Phil Foden Begitu Spesial bagi Pep Guardiola?

Pasca pertandingan, Pep Guardiola tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya terhadap jebolan akademi Manchester City tersebut. Menurut Pep, kemampuan Foden di ruang sempit adalah sesuatu yang tidak bisa diajarkan melalui papan taktik atau video analisis.

“Dalam pertandingan melawan blok pertahanan rendah, Anda butuh kualitas, percikan, talenta, dan visi. Phil (Foden) menerima bola di ruang sempit dan menciptakan sesuatu. Dia unik saat berada di dekat kotak penalti,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.

Meski sempat mengalami penurunan performa dalam dua musim terakhir, manajemen The Citizens, tetap menaruh kepercayaan besar padanya. Kabarnya, City tengah menyiapkan kontrak baru dengan nilai fantastis untuk mengikat sang pemain lebih lama di Etihad.

Memangnya Crystal Palace Tidak Memberikan Perlawanan?

Sebenarnya, tim tamu sempat menggetarkan jala gawang City saat laga baru berjalan dua menit lewat Jean-Philippe Mateta. Namun, gol tersebut dianulir karena posisi Brennan Johnson yang sudah terjebak offside. Setelah itu, praktis The Eagles terlihat kalah kelas.

Pelatih Palace, Oliver Glasner, mengakui keunggulan lawan secara sportif. “Kami harus menerima bahwa City terlalu bagus untuk kami. Jika ingin mencuri poin di sini, Anda butuh performa level tertinggi, dan hari ini kami tidak bisa memberikannya,” ungkap Glasner.

Persiapan Final Piala FA Melawan Chelsea

Kemenangan ini terasa lebih manis karena Pep Guardiola melakukan rotasi besar-besaran dengan melakukan enam perubahan dalam starting line-up. Nama-nama besar seperti Erling Haaland, Jeremy Doku, hingga Rayan Cherki sengaja diistirahatkan.

Langkah ini diambil demi menjaga kebugaran pemain menjelang laga krusial final Piala FA melawan Chelsea pada Sabtu mendatang. Dengan performa Foden yang kembali menanjak, Pep kini punya tambahan amunisi mematikan untuk membawa pulang trofi berikutnya ke lemari juara Etihad.

Ikuti Gilabola.com di Google News