
Gilabola.com – Derby della Capitale kali ini benar-benar milik Gianluca Mancini. Bek Roma itu mencetak dua gol sekaligus membawa Giallorossi menaklukkan Lazio 2-0 dalam laga panas di Stadion Olimpico, Minggu malam WIB.
Bukan cuma soal kemenangan. Hasil ini membuat Roma semakin dekat dengan tiket Liga Champions musim depan.
Atmosfer pertandingan sendiri sudah panas bahkan sebelum kick-off. Jadwal laga sempat bikin kacau karena alasan keamanan dan bentrok dengan final tenis Italian Open yang digelar di kompleks yang sama. Derby akhirnya dimainkan lebih awal dari biasanya.
Roma datang dengan beberapa masalah kebugaran. Manu Kone mengalami cedera otot saat latihan, sementara Lorenzo Pellegrini, Artem Dovbyk, Evan Ferguson, dan Bryan Zaragoza juga belum dalam kondisi ideal.
Lazio malah lebih pincang lagi.
Setelah kalah di final Coppa Italia melawan Inter tengah pekan lalu, mereka kehilangan Mattia Zaccagni dan Edoardo Motta karena cedera. Kiper utama Ivan Provedel juga absen, sehingga Alessio Furlanetto harus menjalani debut Serie A sebagai penjaga gawang pilihan ketiga.
Curva Nord pun nyaris kosong. Ultras Lazio memilih memboikot laga kandang sebagai bentuk protes kepada Presiden Claudio Lotito. Hanya ada satu spanduk besar bertuliskan: “Martabat dan rasa hormat lebih berharga daripada derby.”
Roma langsung mengancam sejak awal. Furlanetto beberapa kali dipaksa bekerja keras, termasuk menggagalkan peluang Donyell Malen dan Wesley.
Lazio sempat mencetak gol lewat Boulaye Dia pada menit ke-29, tetapi dianulir karena offside lebih dulu disertai pelanggaran terhadap Mile Svilar.
Gol yang ditunggu Roma akhirnya datang menjelang turun minum.
Mancini menang duel di kotak penalti dan menanduk sepak pojok Niccolo Pisilli dari jarak dekat pada menit ke-40. Olimpico langsung meledak.
Laga makin panas setelah jeda. Sempat terjadi adu mulut antara Mario Hermoso dan Matteo Cancellieri sebelum Roma kembali menghukum rival sekotanya.
Lagi-lagi lewat Mancini.
Bek Italia itu kembali lolos dari kawalan saat menyambar sepak pojok Paulo Dybala pada menit ke-66. Skor berubah jadi 2-0 dan Lazio mulai kehilangan kendali permainan.
Kericuhan besar pecah tidak lama kemudian. Nicolò Rovella dan Wesley sama-sama diganjar kartu merah usai terlibat bentrokan antarpemain.
Roma sebenarnya bisa menang lebih besar. Dybala tampil hidup dan terus merepotkan pertahanan Lazio, sedangkan Artem Dovbyk yang baru kembali bermain setelah empat bulan hampir mencetak gol tak lama setelah masuk. Sayangnya tendangannya cuma membentur tiang.
Stephan El Shaarawy dan Matias Soule juga mendapat peluang bagus di sisa laga, tetapi Furlanetto masih mampu mencegah Lazio kalah lebih telak.
Ikuti Gilabola.com di Google News
