
Gilabola.com – Mohamed Salah belum memainkan laga perpisahannya bersama Liverpool, tapi suasana di sekitar Anfield sudah panas lebih dulu.
Legenda Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan komentar tajam setelah Salah mengkritik performa Liverpool usai kalah 4-2 dari Aston Villa, Jumat malam.
Sehari setelah kekalahan itu, Mohamed Salah menulis pesan di X. Penyerang asal Mesir tersebut mengaku hasil laga terasa “sangat menyakitkan” dan berharap Liverpool bisa kembali bermain dengan gaya “heavy metal attacking football”.
Ucapan itu langsung memancing reaksi Rooney.
Mantan striker Inggris tersebut menilai Salah secara tidak langsung sedang menyindir pelatih Arne Slot dan merindukan gaya permainan era Jurgen Klopp.
“Sedih melihat akhir perjalanan seperti ini setelah semua yang sudah dia lakukan untuk Liverpool,” kata Rooney di acara Wayne Rooney Show.
Menurut Rooney, komentar Salah tidak pantas dilontarkan ke publik, apalagi menjelang kepergiannya dari klub.
Rooney bahkan menyebut kalau dirinya menjadi Slot, Salah tidak akan diizinkan mendekati stadion saat laga terakhir musim ini melawan Brentford di Anfield.
Rooney Kaitkan Konfliknya dengan Ferguson
Rooney lalu membandingkan situasi itu dengan pengalamannya sendiri saat masih bermain di Manchester United.
Ia mengaku pernah berselisih dengan Alex Ferguson dan dicoret dari skuad pada laga terakhir Ferguson di Old Trafford.
“Itu keputusan manajer. Saya pernah mengalaminya sendiri,” ujar Rooney.
Rooney juga menilai Salah sudah sengaja melempar tekanan kepada Slot dan rekan-rekan setimnya yang masih akan bertahan musim depan.
“Dia seperti melempar granat lalu pergi,” lanjut Rooney.
Performa Salah Disorot
Tak cuma komentar di media sosial, Rooney juga mengkritik performa Salah musim ini.
Menurutnya, Salah sudah tidak cocok lagi bermain dengan tempo tinggi ala Liverpool era Klopp.
“Bukan berarti kakinya habis total, tapi untuk bermain dengan intensitas setinggi itu sekarang akan sulit buat dia,” kata Rooney.
Musim ini Salah baru mencetak tujuh gol Premier League dari 26 penampilan.
Pemain berusia 33 tahun itu sendiri sudah dipastikan hengkang dari Liverpool pada akhir musim nanti. Sejak datang pada 2017, ia sukses mempersembahkan sembilan trofi untuk The Reds.
Opini Gilabola.com:
Komentar Rooney memang keras, tapi bukan tanpa alasan. Di ruang ganti klub besar, pernyataan publik seperti yang dilakukan Salah memang bisa memancing ketegangan, apalagi saat situasi tim sedang tidak stabil. Namun di sisi lain, emosi Salah juga bisa dipahami karena ia pergi saat Liverpool sedang kehilangan arah permainan.
Ikuti Gilabola.com di Google News
