Haaland Panas Usai Arsenal Juara Liga Inggris, Guardiola Langsung Hubungi Arteta

Gilabola.com – Ruang ganti Manchester City disebut sedang dipenuhi rasa marah setelah Arsenal resmi merebut gelar Liga Inggris. Erling Haaland mengaku kegagalan musim ini terasa berat buat skuad City, apalagi mereka kini sudah dua musim beruntun tanpa trofi Premier League.

City sebenarnya masih menjaga harapan juara saat bertandang ke markas Bournemouth, Rabu dini hari WIB. Mereka wajib menang agar persaingan gelar tetap hidup sampai pekan terakhir.

Advertisement

Awalnya laga berjalan cukup menjanjikan. Antoine Semenyo sempat membobol gawang City lebih dulu, tetapi gol itu dianulir karena offside.

Masalah datang menjelang turun minum. Eli Kroupi Junior melepas gol spektakuler yang membuat Bournemouth unggul dan menempatkan City dalam tekanan besar.

Situasi makin sulit karena tim asuhan Pep Guardiola harus mencetak dua gol tanpa balas. Pada akhirnya City cuma mampu membalas satu gol lewat Haaland di masa injury time babak kedua.

Hasil itu membuat City kembali kehilangan poin setelah sebelumnya juga tertahan melawan Everton. Padahal sejak menang atas Arsenal di Etihad Stadium pada 19 April lalu, mereka sempat diyakini masih punya peluang mempertahankan gelar.

Erling Haaland pun tidak menutupi rasa frustrasinya.

“Setiap pertandingan di Premier League itu sulit. Kami sudah mencoba, tapi itu belum cukup,” kata Haaland kepada City Studios.

Penyerang asal Norwegia itu meminta seluruh klub menjadikan kegagalan ini sebagai bahan bakar untuk musim depan.

“Seluruh klub harus memakai situasi ini sebagai motivasi sekarang. Kami harus marah, harus punya api di dalam diri karena ini tidak cukup bagus.”

Kalimat berikutnya terdengar cukup tajam.

“Sudah dua tahun sekarang, rasanya seperti sangat lama. Kami akan melakukan segalanya musim depan untuk merebut kembali liga.”

Di tengah kekecewaan City, Pep Guardiola justru memberi ucapan selamat kepada Mikel Arteta. Manajer asal Spanyol itu mengaku langsung menghubungi mantan asistennya tersebut setelah Arsenal memastikan gelar Liga Inggris dan mengakhiri penantian 22 tahun.

“Saya meneleponnya untuk memberi selamat kepada dia dan stafnya,” ujar Guardiola.

Menurut Guardiola, banyak orang tidak melihat seberapa besar kerja keras yang dibutuhkan untuk menjadi juara.

“Mereka bekerja sangat keras, menghabiskan banyak waktu, merasakan tekanan, terus berpikir, dan selalu mencoba menjaga mentalitas pemenang seperti yang mereka lakukan sekarang.”