
Liverpool kini mulai mengincar transfer Lamine Camara setelah Chelsea gagal mendatangkannya dari Monaco pada hari terakhir bursa transfer. The Reds dikabarkan telah melakukan kontak awal mengenai ketersediaan pemain asal Senegal itu pada musim panas dan hingga kini masih berminat untuk memboyongnya ke Anfield pada Januari tahun depan.
Camara sebenarnya sudah sedikit lagi untuk resmi menjadi pemain Chelsea. Klub asal kota London itu bahkan telah sepakat untuk memenuhi bandrolnya yang senilai Rp1,03 triliun dengan Monaco, tapi transfer itu tiba-tiba buyar seketika saat tenggat waktu berlalu.
Chelsea Sempat Sepakati Transfer Camara
Chelsea mengejar tanda tangan Camara setelah sebelumnya melakukan kontak dengan Monaco pada hari terakhir bursa. Kemudian, kesepakatan senilai £47 juta atau sekitar Rp1,03 triliun akhirnya disepakati dan sang gelandang sudah bersiap menjalani tes medis.
Namun, tiba-tiba situasinya berubah secara drastis. Monaco secara mendadak membatalkan negosiasi setelah pukul 23.00 malam waktu setempat, tepat ketika tenggat transfer telah lewat.
Monaco sebelumnya memang membuka kemungkinan menjual salah satu aset berharga mereka demi mendapatkan pemasukan klub. Situasi tersebut berkaitan dengan transfer Folarin Balogun ke Everton yang akhirnya juga batal pada menit-menit terakhir bursa.
Liverpool sebenarnya juga sudah lama berminat untuk mendatangkan Camara. Hanya saja, mereka tidak bergerak ke tahap negosiasi sebelum tenggat musim panas berakhir. Kini, peluang kembali terbuka pada bursa transfer Januari tahun depan.
Camara wajar masuk radar transfer klub-klub raksasa Eropa. Gelandang asal Senegal itu punya statistik tinggi di antara gelandang Ligue 1 Prancis musim lalu dan mengawali musim ini dengan performa yang juga bagus.
Chelsea sebelumnya juga ingin menambah kedalaman skuad di lini tengah setelah melepas Enzo Fernandez ke Manchester City. The Blues bahkan memiliki kesempatan untuk membatalkan kesepakatan tersebut pada tahap akhir, tetapi memilih tetap menghormati kesepakatan dengan klub asal barat laut Inggris itu.
Belum diketahui apakah Chelsea masih berminat dan mau mengulang negosiasi dengan Monaco pada bursa transfer berikutnya. Dan yang pasti ini memberikan peluang bagi Liverpool untuk mencoba mendekati Camara.
Monaco Sempat Membuka Pintu untuk Chelsea
Drama transfer Camara dijelaskan langsung dari direktur olahraga Monaco, Thiago Scuro. Ia mengatakan klubnya sejak awal lebih menginginkan sang pemain bertahan di klub mereka, di tengah ketertarikan beberapa klub besar Eropa sepanjang musim panas ini.
Scuro juga mengungkapkan, Monaco sempat berbicara dengan Camara usai sesi latihan. Dalam pembicaraan tersebut, sang pemain menunjukkan keinginannya untuk bertahan.
Situasi kemudian berubah ketika Chelsea melihat peluang setelah Monaco tengah menghadapi persoalan transfer Balogun. Klub asal London itu kemudian datang dan mencoba memanfaatkan kondisi itu.
Monaco akhirnya membuka peluang melepas Camara. Scuro bahkan mengaku langsung menghubungi Camara dan agennya untuk mengabarkan situasi negosiasi dengan pihak Chelsea.
Namun, drama tersebut datang bersamaan dengan proses transfer Balogun ke Everton. Monaco sempat yakin bahwa kesepakatan untuk sang striker akan berlanjut. Scuro menyebut Chelsea terus menanyakan perkembangan transfer Camara sepanjang proses tersebut.
Begitu Monaco mendapat informasi bahwa kesepakatan dengan Everton seera tuntas, klub kembali memberi tahu The Blues bahwa tidak ada lagi kesepakatan untuk Camara.
Dan keputusan mengejutkan itu datang hanya beberapa menit sebelum jendela transfer ditutup. Sial pake banget kan!
Scuro mengatakan bahwa Monaco sudah teken kontrak dengan pihak Everton. Namun lebih sialnya lagi, Balogun ternyata memilih tidak menandatangani kesepakatan tersebut dan memilih tetap bertahan di Monaco, sang pemain mengaku tidak nyaman dengan cara klub memperlakukannya.
Kegagalan transfer Balogun itu membuat keputusan Monaco terkait Camara menjadi semakin berantakan. Transfer Balogun batal, dan dampaknya transfer Camara juga ikutan batal. Kalau mau ada yang disalahkan mungkin ya Balogun. Tapi itu adalah hak dia juga untuk bermain di klub mana!
