
Chelsea mulai bersiap untuk memperkuat lini tengah mereka setelah Enzo Fernandez resmi meninggalkan Stamford Bridge. Gelandang Atletico Madrid, Pablo Barrios, kini masuk dalam daftar target transfer The Blues untuk bursa transfer Januari mendatang.
Fernandez menuntaskan transfer senilai Rp2,81 triliun ke Manchester City pada hari terakhir bursa transfer. Transfer tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain termahal dalam sejarah Liga Inggris Premier League, sejajar dengan Alexander Isak yang bergabung dengan Liverpool dari Newcastle United dengan biaya yang sama pada musim panas tahun lalu.
Chelsea sebenarnya sempat mencoba mendatangkan gelandang AS Monaco, Lamine Camara. Namun, kesepakatan untuk pemain berusia 22 tahun itu akhirnya gagal terwujud.
The Blues tetap membiarkan Enzo Fernandez pergi karena sebelumnya sudah memberikan janji kepada sang pemain.
Keputusan tersebut membuat Xabi Alonso kini hanya memiliki pilihan yang sangat terbatas di sektor tengah formasi mereka. Romeo Lavia masih bermasalah dengan cedera sejak bergabung dengan Chelsea, sedangkan Jordan Henderson sudah berusia 36 tahun sehingga kemungkinan waktu bermainnya harus dibatasi.
Situasi itu membuat Chelsea diperkirakan kembali masuk ke pasar transfer pada Januari. Barrios menjadi salah satu nama yang dianggap menarik untuk mengisi ruang yang ditinggalkan Fernandez.
Pablo Barrios Jadi Alternatif Lamine Camara
Menurut laporan Caught Offside, Chelsea bersiap untuk mengejar tanda tangan Barrios pada Januari nanti. Gelandang Atletico Madrid tersebut memiliki klausul pelepasan senilai sekitar Rp2,6 triliun.
Barrios disebut menjadi alternatif Chelsea setelah negosiasi untuk Camara berantakan. Kegagalan transfer tersebut bahkan membuat kubu The Blues masih kesal terhadap sikap Monaco dalam proses negosiasi.
Usianya baru 23 tahun, tetapi Barrios sudah mencatatkan 143 penampilan bersama tim senior Atletico Madrid. Performanya musim ini juga mendapat pujian dari pencari bakat Jacek Kulig.
Salah satu performanya yang menarik adalah kemampuan Barrios dalam mengalirkan bola. Ia rata-rata mencatat 64,0 umpan akurat per 90 menit di La Liga musim ini.
Sebagai pembanding, Reece James rata-rata 38,6 umpan akurat per 90 menit, angka tertinggi di antara pemain Chelsea di Liga Inggris Premier League.
Namun, Barrios bukan pengganti Fernandez dalam arti yang benar-benar sama dalam hal peran. Jumlah gol jadi salah satu pembedanya. Pemain kelahiran Madrid itu baru mencetak tujuh gol untuk Atletico sepanjang karier seniornya, sementara Fernandez mencatatkan 16 gol di seluruh kompetisi bersama Chelsea musim lalu. Bedanya langit bumi!
Meski begitu, penampilannya musim ini menunjukkan Barrios mulai berkembang ke level yang lebih tinggi. Dengan usia 23 tahun, masih ada banyak waktu baginya untuk meningkatkan perannya di depan gawang lawan.
Chelsea Harus Tambal Lini Tengah
Alonso kemungkinan harus bertahan dengan pilihan yang terbatas hingga bursa Januari dibuka tahun depan. Caicedo, Henderson dan Lavia menjadi opsi utama di lini tengah, sementara pemain baru Valentin Barco juga bisa dimainkan sebagai gelandang tengah maupun bek kiri.
Keadaan ini membuat rencana mendatangkan gelandang baru cukup mendesak. Barrios pun muncul sebagai salah satu kandidat yang bisa dipertimbangkan Chelsea, meski biaya untuk menebus klausul pelepasannya, ya lumayan mahal.
Jika Barrios menjadi pilihan utama, Chelsea harus siap merooh kocek hingga nyaris dua triliun untuk memenuhi klausul pelepasannya.
