
AC Milan mengawali kiprahnya di Liga Europa dengan hasil mengecewakan setelah tumbang 0-2 dari Benfica di kandang sendiri.
Kekalahan tersebut membuat tekanan terhadap pelatih Ruben Amorim mulai meningkat, terutama terkait keputusan rotasi yang dilakukannya.
I Rossoneri memasuki pertandingan setelah meraih hasil imbang dalam dua laga Serie A kontra Juventus dan Lazio.
Amorim melakukan sejumlah perubahan dengan memberikan Omari Hutchinson dan Filippo Terracciano kesempatan menjadi starter untuk pertama kalinya musim ini.
Davide Bartesaghi juga kembali bermain setelah pulih dari cedera. Lini tengah Milan turut mengalami perubahan.
Di sisi lain, Benfica datang dengan modal tujuh kemenangan beruntun. Mereka melakukan rotasi besar karena akan menghadapi FC Porto pada Minggu.
Sebanyak sembilan pemain dari starting XI Benfica dirotasi, termasuk mantan bek Parma, Alessandro Circati.
Benfica membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui Dodi Lukebakio. Ia menerima bola dari Jakub Kaminski di sisi kanan, kemudian menusuk ke tengah sebelum melepaskan tembakan kaki kiri.
Bola melengkung ke pojok bawah gawang Mike Maignan dan membawa Benfica unggul 1-0.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!
Milan hampir kebobolan lagi pada menit ke-24 setelah Ardon Jashari kehilangan bola dengan mudah. Georgiy Sudakov kemudian melepaskan tembakan yang membentur tiang jauh.
Peluang terbaik Milan hadir melalui Filippo Terracciano. Tembakan kerasnya dari luar kotak penalti berhasil ditepis Anatoliy Trubin.
Jashari juga mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, tetapi sepakannya masih melambung.
Milan kembali gagal mencetak gol pada babak pertama. Ini menjadi kali kelima Rossoneri tidak mampu mencetak gol sebelum turun minum di bawah asuhan Amorim.
Amorim memasukkan Christian Pulisic dan Mario Gila pada awal babak kedua. Namun, Milan justru kembali gagal memanfaatkan peluang.
Benfica kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-54. El Karouani mengirim umpan tarik dari sisi kiri yang disambar Kaminski ke bagian atas gawang dari jarak sekitar delapan meter.
Milan berusaha mengejar ketertinggalan melalui Pulisic. Tembakan pemain asal Amerika Serikat itu berhasil ditepis Trubin hingga melebar melewati tiang.
Adrien Rabiot juga melepaskan tembakan yang masih melambung. Trubin kembali menjadi penghalang setelah menggagalkan tembakan Pulisic yang mengarah ke tiang jauh.
Milan akhirnya harus menerima kekalahan 0-2 dari Benfica.
Statistik Rossoneri juga cukup mengkhawatirkan. Hampir seluruh gol Milan musim ini tercipta dalam periode lima menit, yakni antara menit ke-64 hingga ke-69, dengan pengecualian satu gol bunuh diri saat menghadapi Venezia.
Skor akhir: AC Milan 0-2 Benfica! Pencetak gol: Dodi Lukebakio 16′, Jakub Kaminski 54′
