Jurgen Klopp tampaknya harus bersiap menyiapkan pesta yang pernah ia janjikan jika gelar Premier League Manchester City akhirnya dicabut.
Mantan pelatih Liverpool itu pernah berjanji mentraktir bir apabila gelar yang diraih The Citizens dibatalkan akibat kasus pelanggaran regulasi finansial Premier League.
Klopp menyampaikan pernyataan tersebut pada Januari 2025 ketika baru menjabat sebagai kepala global sepak bola Red Bull.
Saat itu, Klopp ditanya mengenai kemungkinan Manchester City kehilangan gelar yang mereka raih dalam periode terkait kasus tersebut.
The Citizens tetap membantah tuduhan tersebut dan diperkirakan akan mengajukan banding terhadap putusan yang ada.
Jika putusan bersalah bertahan, pencabutan gelar bukan satu-satunya sanksi yang mungkin diberikan.
Premier League memiliki sejumlah opsi hukuman dan belum ada kepastian gelar City pada periode 2009 hingga 2018 akan dicabut.
Manchester City meraih tiga gelar Premier League dalam periode tersebut bersama Roberto Mancini, Manuel Pellegrini, dan Pep Guardiola.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!
Salah satunya terjadi pada musim 2013/14 ketika Liverpool finis sebagai runner-up di bawah Brendan Rodgers.
Jika gelar City dicabut, posisi kedua juga belum tentu otomatis mendapatkan gelar secara retroaktif.
Klopp sendiri pernah menanggapi kemungkinan tersebut dengan nada bercanda setelah meninggalkan Liverpool pada musim panas 2024 dan menetap di Mallorca.
“Saya sudah mengatakan kepada semua orang yang ingin datang: ‘Pesan saja penerbangan ke Mallorca. Saya yang akan traktir bir!’ Kami akan mengadakan parade sendiri di taman saya,” ujar Klopp.
Janji tersebut kini kembali menjadi sorotan karena proses kasus Premier League tersebut masih berlangsung.
Manchester City menegaskan proses tersebut belum selesai dan sejumlah tahapan penting masih harus dilakukan secara rahasia.
“Proses Premier League masih berlangsung, dengan sejumlah elemen penting yang harus diselesaikan, dan tunduk pada kerahasiaan yang ketat,” kata juru bicara Manchester City.
Kasus tersebut juga menjadi bagian dari rivalitas Klopp dan Guardiola yang berlangsung selama bertahun-tahun di Premier League.
Klopp membawa Liverpool meraih gelar liga pada musim 2019/20. The Reds juga dua kali finis sebagai runner-up di belakang City, meski kedua posisi tersebut berada di luar periode 2009 hingga 2018 yang terkait dengan tuduhan.
Kini Klopp telah kembali ke dunia kepelatihan. Ia memimpin tim nasional Jerman dalam laga pertamanya di pinggir lapangan setelah lebih dari 800 hari.
Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1 melawan Belanda.
Guardiola juga telah meninggalkan Manchester City pada akhir musim lalu. Posisinya kemudian diisi Enzo Maresca yang membawa The Citizens memuncaki klasemen dengan lima kemenangan dari lima pertandingan liga.


