Legenda Everton, Michael Ball, mengajak Elon Musk mengambil alih The Toffees untuk menyaingi Jeff Bezos yang terlibat dalam kepemilikan Liverpool. Ajakan tersebut muncul setelah pemilik Everton, The Friedkin Group, dikabarkan siap menjual klub asal Merseyside itu.
Kabar penjualan Everton turut mengejutkan pelatih David Moyes. Ia mengaku tidak menyangka pemilik klub yang baru mengambil alih pada 2024 tersebut sudah membuka peluang untuk melepas kepemilikan.
Miliarder asal Amerika Serikat sekaligus CEO Amazon, Jeff Bezos, merupakan bagian dari konsorsium yang membeli 38 persen saham Liverpool dari Fenway Sports Group (FSG) pada Agustus 2026.
Konsorsium tersebut, 1892 Holdings, dipimpin pengusaha Amit Bhatia dan melibatkan Eduardo Saverin, miliarder yang dikenal sebagai salah satu pendiri Facebook.
1892 Holdings memiliki opsi untuk membeli saham mayoritas Liverpool dalam 12 bulan ke depan. Kendati demikian, opsi tersebut belum menjadi komitmen resmi untuk mengambil alih kendali klub.
Di tengah perkembangan kepemilikan Liverpool, rival sekota mereka, Everton, juga membuka pintu bagi investor baru.
The Friedkin Group, kelompok asal Amerika Serikat yang mengambil alih Everton pada 2024 dengan nilai transaksi lebih dari 400 juta poundsterling, kini dikabarkan siap menjual klub tersebut.
Menurut laporan The i Paper, The Friedkin Group menaksir nilai Everton mencapai sekitar 800 juta poundsterling atau setara Rp17 triliun, dengan asumsi kurs Rp21.250 per poundsterling.
Michael Ball Ajak Elon Musk Ambil Alih Everton
Mantan bek kiri Everton, Michael Ball, langsung merespons kabar tersebut dengan melontarkan ajakan kepada Elon Musk untuk membeli klub yang pernah dibelanya.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Musk merupakan pendiri SpaceX sekaligus pemilik platform media sosial X. Ia juga dikenal sebagai orang terkaya di dunia.
Melalui akun X miliknya, Ball mengajak Musk terlibat dalam kepemilikan Everton sekaligus menantang Bezos yang kini memiliki keterkaitan dengan Liverpool.
“Come on @elonmusk get involved and take on your rival once again @JeffBezos ⚽️,” tulis Ball di X.
Pernyataan tersebut menggambarkan harapan Ball agar Everton mendapatkan investor baru dengan kekuatan finansial besar. Jika Musk benar-benar terlibat, persaingan dua klub Merseyside itu berpotensi ikut memanas di luar lapangan.
David Moyes Terkejut Everton Dijual
Pelatih Everton, David Moyes, turut memberikan tanggapan setelah mengetahui keputusan The Friedkin Group membuka peluang penjualan klub.
Dalam pernyataan yang dikutip Sky Sports, Moyes mengaku terkejut karena kelompok pemilik tersebut baru mengambil alih Everton sekitar satu setengah tahun sebelumnya.
“Ya, saya terkejut. Mereka baru datang satu setengah tahun lalu. Kebanyakan pemilik biasanya bertahan jauh lebih lama,” kata Moyes.
Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat ekspektasi The Friedkin Group akan mengelola Everton selama 20 hingga 30 tahun.
“Kami semua memperkirakan mereka akan berada di sini selama 20 sampai 30 tahun, atau selama apa pun yang mungkin terjadi,” ujarnya.
Moyes juga mengisyaratkan bahwa situasi selama bursa transfer musim panas membuatnya sedikit memahami kemungkinan perubahan arah kepemilikan klub.
“Melihat bagaimana segala sesuatunya berjalan selama bursa transfer, mungkin saya sudah sedikit melihat tanda-tandanya sebelum kabar ini muncul,” kata Moyes.
Pelatih asal Skotlandia itu menegaskan bahwa ambisinya kembali ke Everton adalah membawa klub tersebut mendekati level yang pernah mereka capai sebelumnya, termasuk lebih sering bersaing memperebutkan tiket kompetisi Eropa.
“Saya benar-benar percaya bahwa dengan pemilik baru yang sepenuhnya mendukung kami, ambisi saya saat kembali adalah membawa Everton kembali ke level mereka pada masa lalu, lebih sering bersaing di Eropa dan berada di sekitar persaingan tersebut,” ujarnya.
Moyes mengakui bahwa perjalanan Everton selama musim panas tidak berjalan mudah. Ia juga mengatakan baru mengetahui kabar penjualan tersebut pada pagi hari yang sama, bersama orang-orang lainnya.
“Saya sedikit terkejut, tetapi mungkin tidak benar-benar terlalu terkejut,” tuturnya.
Perkembangan ini membuka babak baru bagi masa depan Everton. Di tengah kabar kesiapan The Friedkin Group menjual klub, perhatian kini tertuju pada calon investor yang berpotensi mengambil alih dan mendukung ambisi The Toffees untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Inggris.


