Barito Putera Menang Berkat Gol Filho, Menjauh dari Degradasi

Barito Putera Menang Berkat Gol Filho, Menjauh dari Degradasi

Barito Putera menang 1-0 di kandang Tira Persikabo hari Senin (2/11) dengan gol tunggal Francisco Torres membawa mereka menjauh dari zona degradasi.

Ini merupakan laga penting kedua tim yang berada di papan bawah klasemen Liga 1 Indonesia. Barito lebih berkepentingan memperoleh tiga poin karena sebelum kick-off dimulai mereka hanya berjarak empat poin di atas zona berbahaya.

Gol Filho terjadi pada detik-detik terakhir babak pertama saat ia menyambar bola muntah yang gagal ditangkap secara sempurna oleh kiper Tira Persikabo, Angga Saputra. Sesaat sebelumnya kiper tuan rumah berhasil menahan bola tendangan mendatar oleh Gavin Kwan Adsit, namun bola memantul dan disambar oleh Francisco Torres.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sebenarnya tuan rumah lebih lebih berbahaya selama 45 menit babak pertama. Mereka mengandalkan serangan-serangan dari Ciro Alves dan Prisca Womsiwor namun tak satu pun berujung gol.

Babak Kedua Tira-Persikabo vs Barito Putera

Jika kita melihat dalam soal semangat maka tim tamu lebih bersemangat untuk babak kedua, datang lebih dulu ke atas lapangan dengan bahasa tubuh yang lebih baik. Dan benar saja peluang emas pertama di paruh kedua laga di Stadion Pakansari ini terjadi untuk Barito. Namun setelah itu kendali permainan kembali diambil oleh Tira-Persikabo dengan dua kemelut terjadi di depan gawang lawannya.

Pada menit 59 terjadi sundulan kepala oleh Paulo Sitanggang yang hampir saja  menggandakan keunggulan Barito. Kiper Saputra sudah terlanjur terpaku di posisinya, namun sundulan itu meleset di sisi kanan tiang gawang.

Merasa tersengat dengan peluang menit 59 itu The Army coba membalas dan Ciro Alves lolos ke sisi kiri kotak penalti sebelum mengirim umpan lambung menyilang yang disundul oleh Osas Saha, tapi dengan lesu ia melihat sundulannya melayang ke sisi kiri tiang gawang. Gagal mengubah skor, masih 0-1 untuk keunggulan Laskar Antasari.

Cukup mengagumkan melihat pasukan pendukung The Army setia menyanyikan yel-yel dukungan di tengah Stadion Pakansari yang kosong melompong sampai jelang akhir laga. Penampilan paruh kedua musim Tira-Persikabo berbeda jauh dengan performa selama paruh pertama saat mereka mencatatkan banyak hasil tak terkalahkan.

Menit 73 satu tendangan bebas Bayu Pradana disambar oleh Yakob Sayuri membuat berdebar pendukung tuan rumah, namun meski menang duel udara, si bundar hanya mendesis di sisi kanan tiang gawang. Selang semenit Bayu Pradana melepaskan tendangan keras yang lagi-lagi meleset di sisi gawang Angga Saputra. Dua menit kemudian Satu umpan silang manis melintas di depan gawang Adithya Harlan, tapi gagal disambar oleh Sansan Fauzi. Peluang terbaik The Army sejauh ini.

Sekitar menit 77 dua tendangan melambung yang terlalu tinggi dilepaskan para pemain tuan rumah untuk mengatasi barisan rapat pemain tim tamu di dalam kotak penalti. Keduanya sama sekali tidak berbahaya. Dan selang semenit Laskar Anatasari coba membalas tapi masih bisa diamankan oleh Angga Saputra. Pada menit 88 tendangan bebas Bayu Pradana dari luar kotak penalti mengarah on target tapi berhasil dipeluk oleh kiper Tira-Persikabo.

Rifad Marasabessy terkena kartu kuning setelah mendorong punggung wasit usai sang pengadil menolak memberikan penalti usai sebuah handball di dalam kotak penalti Barito Putera. Sangat emosional! Seharusnya kartu merah untuk Rifad untuk tindakan memalukan itu.

Tidak ada gol lagi. Barito Putera menang 1-0 di kandang Tira-Persikabo pada hari Senin (2/12) petang. Dengan hasil ini Bakantan Hamuk menjauh dari zona degradasi dengan perolehan 37 poin, selisih satu di bawah tuan rumah mereka malam ini.

Dengan empat laga tersisa sampai akhir musim, persaingan diperkirakan akan terjadi di antara tim-tim papan bawah klasemen Liga 1. Peluang terberat tentu disandang oleh Semen Padang yang berada di dasar dengan 28 poin. Namun sepak bola selalu tak bisa ditebak. Dengan 12 poin dipertaruhkan posisi untuk tujuh tim terbawah masih bisa berubah. Posisi klasemen Liga 1 untuk tujuh tim terbawah adalah sebagai berikut:

  • Tira-Persikabo 38 poin
  • Barito Putera 37 poin
  • PSIS Semarang 37 poin
  • Persela Lamongan 31 poin
  • Badak Lampung 30 poin
  • Kalteng Putra 30 poin
  • Semen Padang 28 poin

Starting XI Tira-Persikabo vs Barito Putera

Tira-Persikabo (4-3-3): Angga Saputra, Rifad Marasabessy, Vava Yagalo, Khurshed Beknazarov, Abduh Lestaluhu, Guntur Triaji, Louise Parfait, Roni Sugeng, Ciro Alves, Osas Saha, Prisca Womsiwor.

Barito Putera (4-3-3): Adithya Harlan, Andri Ibo, Cassio de Jesus, Dandi Maulana, Rony Beroperay, Bayu Pradana, Kosuke Uchida, Paulo Sitanggang, Gavin Kwan Adsit, Francisco Torres, Samsul Arif.