Pamekasan – Derby Jawa Timur antara Madura United vs Arema FC di BRI Super League 2025/2026 menyuguhkan drama hingga menit akhir. Duel yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (21/2/2026), itu berjalan panas sejak awal dan baru menemukan titik akhir setelah gol penyeimbang tercipta jelang bubaran.
Pertandingan pekan ke-22 tersebut berakhir imbang 2-2. Namun skor itu tidak menggambarkan betapa ketat dan terbukanya laga sepanjang 90 menit.
Babak Pertama: Tekanan dan Gol Jelang Turun Minum
Arema lebih dulu menebar ancaman pada menit kesembilan. Gabi melepaskan tembakan kaki kanan, tetapi bola masih melebar dari gawang yang dijaga Diky Indrayana.
Madura United merespons lima menit berselang. Sepak pojok Iran Junior disambut sundulan Medonca, namun Adi Satryo sigap mengamankan bola. Setelah itu, Lulinha mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh, meski arah bola tepat ke pelukan Adi.
Riquelme ikut menguji pertahanan Arema pada menit ke-27 lewat sepakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola melayang di atas mistar.
Peluang terbaik Madura United datang pada menit ke-30. Diawali tendangan bebas, sundulan Medonca diteruskan kepada Brandao yang berdiri bebas di depan gawang. Sayang, kesempatan emas itu gagal dimaksimalkan.
Arema tak tinggal diam. Gustavo Franca mencoba mencetak gol melalui tendangan bebas, tetapi eksekusinya masih melambung.
Kebuntuan akhirnya pecah pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit 45+1. Brandao sukses meneruskan umpan Iran Junior dan membawa Madura United unggul 1-0. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Comeback Arema, Balasan Dramatis Madura
Babak kedua baru berjalan dua menit ketika Arema menyamakan kedudukan. Dalberto melepaskan tendangan keras yang tak mampu dijangkau Diky Indrayana. Skor berubah 1-1.
Tekanan Arema berlanjut. Pada menit ke-51, Dalberto kembali berperan penting dengan mengirim umpan matang ke depan gawang. Vinicius yang berada di posisi tepat melakukan sentuhan singkat untuk membawa Arema berbalik unggul 2-1.
Madura United mencoba meningkatkan intensitas serangan demi menyamakan kedudukan. Hingga menit ke-75, upaya mereka belum membuahkan hasil.
Arema hampir memperlebar keunggulan pada menit ke-79. Gustavo Franca mengirim umpan tarik dari sisi kanan, tetapi sontekan Vinicius di depan gawang justru melenceng.
Tekanan tanpa henti Madura akhirnya terbayar pada menit ke-88. Dari sepak pojok yang dilepaskan Jordy Wehrmann, Medonca menyambut bola dengan sundulan yang menggetarkan jala Arema. Skor kembali imbang 2-2 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Derby Jawa Timur ini pun ditutup tanpa pemenang, setelah kedua tim sama-sama menunjukkan daya juang tinggi sepanjang laga.
Susunan Pemain
Madura United: Diky Indrayana (PG), Pendro Monteiro, Mendonca, Nurdiansyah, Ferian Rizki, Taufik Hidayat, Kerim Palic, Iran Junior, Riquelme, Lulinha (C), Junior Brandao.
Arema FC: Adi Satryo (PG), Iksan Lestaluhu, Maia, Hansamu Yama (C), Rio Fahmi, M Blade, Valdeci, Gustavo Franca, Gabi, Dalberto, Vinicius.

