Hasil Persela vs Borneo FC 2-2, Laga Molor Karena Protes Tuan Rumah

Hasil Persela vs Borneo FC 2-1, Laga Molor Karena Protes Tuan Rumah

Hasil Persela vs Borneo FC pada hari Senin (29/7) usai dengan skor 2-2. Ini merupakan laga memalukan yang mencoreng sepak bola Liga 1 Indonesia.

Persela Lamongan hanya main draw lawan Borneo FC dengan skor 2-2 setelah gol pembuka dari Renan Silva pada menit 19 dibalas dengan dua gol beruntun oleh Alex Goncalvez dalam selang enam menit saja di pertengahan babak kedua. Baik Silva maupun dos Santos adalah sama-sama pemain Brasil.

Namun laga ini diwarnai dengan kericuhan di akhir pertandingan saat para pemain Persela memprotes sebuah hadiah penalti yang diberikan kepada tim tamu usai sebuah pelanggaran oleh kiper tuan rumah. Laga berlarut-larut akibat protes sehingga menyebabkan pertandingan berlangsung sampai menit 115. Itu setara dengan 25 menit lamanya extra time usai batas 90 menit berakhir.

Renan da Silva adalah pemain Brasil berusia 30 tahun dan didatangkan Pesut Etam pada tahun 2019 ini dari Persija Jakarta, sementara Alex dos Santos yang berusia 29 tahun dan sudah berpindah-pindah banyak klub ini juga baru didatangkan oleh Persela pada tahun 2019.

Taktik Bertahan yang Aneh Dari Borneo FC

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Jika Anda semua melihat proses terjadinya gol kedua Laskar Joko Tingkir maka terlihat keanehan. Lihat saja foto di atas. Tak jelas benar siapa tim yang bertahan dan siapa yang dalam posisi menyerang.

Borneo FC seharusnya adalah tim yang bertahan dalam situasi di atas tapi lihat, coba hitung berapa jumlah pemain mereka (berbaju merah marun) yang coba membela gawang. Hanya lima pemain outfield (di luar kiper). Satu pemain dengan jersey No 12 dari Borneo FC (di sudut kiri foto) tampak hanya berdiri menonton rekan-rekannya berjuang mempertahankan diri.

Sementara itu tim tuan rumah yang turun dengan baju biru muda tampak mengerahkan tujuh pemain. Jadi siapa tim bertahan dan siapa tim penyerang di sini.Β Satu umpan silang dari sisi kiri kotak sampai ke depan Alex Goncalvez yang menyambarnya pada kesempatan pertama dan menjadi gol kemenangan Persela pada laga Senin malam ini.

Seperti bisa Anda lihat juga dari cuplikan di atas, gol pertama dari Goncalvez terjadi dari titik penati setelah ia dijatuhkan pemain No 7 Borneo FC.

Sementara itu gol tim merah yang mengejutkan terjadi pada menit 19 babak pertama setelah sebuah umpan jauh dari sisi kanan lapangan berhasil sampai ke Lerby Eliandry. Ia sempat memberi bola ke arah Renan Silva sebelum terjatuh oleh dorongan pemain tuan rumah.

Laga Persela vs Borneo FC Berakhir Memalukan

Sempat ada kartu merah bagi pemain dari kedua tim, kiper Persela Dwi Kuswanto dan Wahyudi Hamisi, di menit pertama masa injury time. Tapi adegan setelahnya terasa memalukan bagi sepak bola Indonesia. Seperti bukan para pemain sepak bola dari sebuah negeri dan budaya yang berbudaya.

Wasit yang memimpin pertandingan membiarkan dirinya disetir para pemain kedua kubu, didorong-dorong. Sudah 10 menit berlalu tidak ada keputusan, jadi tidaknya hadiah penalti bagi Borneo FC. Sudah memasuki menit 110 dan tak ada perkembangan.

Sekarang malah pelatih Persela Nilmaizar ikut serta mengkonfrontasi wasit. Wasit membiarkan diri terlibat dalam diskusi. Pertandingan sejak menit 90 sudah memasuki menit 113 dan tidak kunjung dimulai lagi.

Memasuki menit 115 akhirnya pertandingan dilanjutkan dengan tendangan penalti oleh Lerby Eliandry, berhasil mengecoh kiper pengganti tim tuan rumah.Β Hasil Persela vs Borneo FC pada hari Senin malam usai dengan skor 2-2. Dan setelah pertandingan berakhir bukan saja para pemain Persela dengan wajah amarah menyerbu wasit dan mendorong-dorongnya, hal mana itu memancing anak-anak Lamongan turun menyerbu ke lapangan.

Starting XI Persela Lamongan vs Pusamania Borneo FC

Persela (4-2-3-1): Dwi Kuswanto; Birrul Walidan, M Zaenuri, Mawouna Amevor, Ekky Taufik; Baasith, Kei Hirose; Rafael Gomes, Delvin Rumbino, Sugeng Efendi; Alex dos Santos.

Borneo FC (4-2-3-1): Nadeo Argawinata; Abdul Rachman, Javlon Guseynov, Wildansyah, Fatur Rahman; Asri Akbar, Dirga Lasut; Makarius Suruan, Renan da Silva, Terens Puhiri; Lerby Eliandry.