Gilabola.com – Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) benar-benar menjadi kuburan bagi PSBS Biak. Sabtu sore itu, Persebaya Surabaya sukses mengamuk dan melumat tamu dari Papua dengan skor telak 4-0.
Meski sempat dibuat frustrasi di paruh pertama, Bajul Ijo membuktikan bahwa mereka punya mentalitas pemenang yang sulit dibendung kalau sudah menemukan ritmenya.
Jujur saja, melihat 45 menit awal, sepertinya PSBS Biak bakal pulang dengan poin di kantong. Tembok pertahanan yang dikawal Pablo Andrade benar-benar bikin frustrasi.
Kiper Dimas Galih Pratama juga tampil bak pahlawan yang mementahkan semua skema serangan tuan rumah. Skor kacamata bertahan sampai turun minum, dan GBT sempat terasa tegang.
Tapi, kelas seorang Bernardo Tavares bicara di babak kedua. Dia tidak mau buang waktu dan langsung melakukan perjudian dengan menarik keluar Arief Catur serta Gali Freitas untuk memasukkan Malik Risaldi dan Bruno Moreira. Hasilnya? Permainan Persebaya langsung berubah total, jauh lebih cair dan bertenaga.
Titik balik pertandingan terjadi di menit ke-52 karena faktor yang tidak terduga. Dimas Galih, sang tembok terakhir PSBS, harus ditarik keluar akibat cedera. Kehilangan kiper utama di saat tekanan lagi gila-gilanya adalah petaka.
Benar saja, semenit setelah Andika Wisnu masuk, Milos Raickovic langsung menghukum lewat sepakan keras yang merobek gawang. Pecah telur, 1-0 untuk Persebaya.
Setelah gol pembuka itu, mental pemain PSBS Biak tampak runtuh. Sebaliknya, Milos Raickovic sedang benar-benar on fire. Hanya butuh waktu enam menit bagi pemain ini untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor dan mengubah keadaan jadi 2-0.
Dominasi Green Force makin tidak terbendung. Francisco Rivera menunjukkan kenapa dia layak jadi pusat permainan. Lewat skema yang rapi, pemain asal Meksiko ini mencetak gol ketiga di menit 75. Belum puas, Rivera kembali pamer ketajaman dengan gol keduanya di menit 82. PSBS Biak benar-benar dibuat babak belur tanpa ampun.
Tim tamu bukannya tanpa perlawanan, mereka sempat nyaris memperkecil ketertinggalan di menit 85, tapi dewi fortuna sedang tidak memihak setelah bola hanya menghantam mistar gawang. Sampai wasit Muhammad Tri Santoso meniup peluit panjang, dominasi total Persebaya tetap terjaga.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, tapi pesan tegas dari Surabaya bahwa mereka adalah ancaman nyata di pekan ke-31 ini.
Skor Akhir : Persebaya 4-0 PSBS Biak.

