Manajemen Arema FC Minta Suporter Sudahi Penyalaan Flare

Manajemen Arema FC Minta Suporter Sudahi Penyalaan Flare

Gilabola.com – Manajemen Arema FC terus mengkampanyekan anti flare kepada para pendukungnya, Aremania sebelum kompetisi Liga 1 2020 bergulir. Hal ini bersamaan dengan lanching tim yang dilaksanakan pada Minggu sore (23/2).

Seruan yang dilakukan oleh para petinggi klub ini lantaran musim lalu Arema FC selalu mendapatkan sanksi tegas dan juga denda yang sangat besar dari penyalaan flare di dalam stadion. Tidak hanya itu saja tetapi penyalaan kembang api dan smoke bomb pun juga.

Hasilnya manajemen Singo Edan harus merogoh kocek kantong hingga mencapai 1 milyar musim lalu. Tentu saja jika terus menerus terjadi terutama pada pagelaran Liga 1 2020 yang kick off pada 29 Februari mendatang, maka klub dapat merugi.

Dan tidak ingin terulang kembali. Sudarmadji selaku media officer Arema Malang pun mengajak agar para suporter mendukung tim kesayangan dengan hal yang positif dan tidak lagi menyalakan flare saat pertandingan.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Perilaku penyalaan flare ini membuat tim kena sanksi yang begitu besar. Setelah kita diskusi dengan semua pihak dan internal manajemen. Akhirnya kita beri kesempatan suporter untuk menyalakan flare di lanching tim,”Kata Sudarmadji kepada media.

“Makanya kita ada tagline “Habiskan Flaremu Hari Ini Karena Esok Akan Jadi Jeda dan Aksi’. Ini sebagai bagian dari kampanye sekaligus edukasi kita tentang flare,”Tuturnya.

Selain itu, Sudarmadji juga menambahkan bahwa penyalaan flare sendiri saat perkenalan para pemain Arema. Dimana ia memastikan bahwa pesta ini sekaligus sebagai acara puncak tertinggi Aremania dengan flare dan jenis-jenis lainnya.

“Kita perlu berpisah dengan flare dan smoke bomb karena membawa dampak yang negatif untuk tim”Tutupnya.

Sementara itu, bahayanya flare sendiri untuk manusia adalah apabila terkena percikannya saja bisa menyebabkan luka bakar. Bahkan hal ini juga bisa menganggu pernafasan dan bisa menyebabkan gangguan pada mata seperti terasa perih hingga pandangan pun menjadi kabur.

Tentu saja edukasi dan ajak yang dilakukan oleh manejemen sangat baik. Mengingat kini sepakbola Indonesia sudah dihiasi oleh anak-anak kecil. Menarik untuk di tunggu tim lain manakah yang bakalan ikuti jejak Arema.