Pelatih Persija Jakarta Bantah Remehkan Madura United

Pelatih Stefano Cugurra akui Persija lakukan rotasi saat jamu Madura United, Sabtu (12/5), karena banyak pemain utama yang tidak fit.
Pelatih Stefano Cugurra akui Persija lakukan rotasi saat jamu Madura United, Sabtu (12/5), karena banyak pemain utama yang tidak fit.

Gilabola.com – Kekalahan Persija Jakarta 0-2 dari Madura United dalam laga Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Sabtu (12/5) malam, konon terjadi karena tim Macan Kemayoran meremehkan tim Sape Kerrab.

Adalah pelatih Madura United, Milomir Seslija, yang mengungkapkan adanya sikap remeh dari Persija itu dalam jumpa pers seusai pertandingan.

“Kami memainkan sepakbola yang baik dan tim datang dengan kompak. Tapi saya menilai Persija meremehkan kami meski akhirnya kami berhasil mendominasi,” kata Milo usai pertandingan.

Anggapan Milomir Seslija itu cukup beralasan. Hal itu bisa dilihat dari komposisi pemain yang diturunkan oleh Persija dalam laga ini. Hanya Ismed Sofyan dan Novri Setiawan pemain tim utama yang masuk starting line-up di laga ini, selebihnya adalah pemain pelapis.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco baru memasukkan tiga pemain utama di lini serang pada babak kedua, yaitu Marko Simic, Ramdani Lesluhu dan Rico Simanjuntak.

Tapi Teco membantah kalau Persija meremehkan Madura United. Dia mengaku terpaksa melakukan rotasi pemain karena sebagian besar pemain kunci Macan Kemayoran mengalami cedera usai menghadapi Home United di laga semifinal Piala AFC zona Asean tengah pekan lalu

Selain itu, Teco juga harus menjaga stamina para pemain kuncinya karena pada Selasa (15/5) besok timnya akan mengarungi laga leg kedua kontra Home United di SUGBK. Mereka harus menang minimal 1-0 jika untuk bisa lolos ke final Piala AFC zona Asean.

“Kami respek dengan Madura United. Kami tahu pemain Madura punya kualitas dan kami kerja keras di pertandingan. Jadi tidak benar kami remehkan mereka,” kata Teco.

“Kami tidak bisa menurunkan semua pemain karena ada enam pemain kami yang cedera. Selain itu ada beberapa pemain kami yang sakit karena tak terbiasa dengan lapangan di Singapura. Lapangan (sintetis) keras sekali, tapi sekali lagi, dalam setiap laga seluruh pemain tentu ingin maksimal,” tambahnya.

“Kami harus fokus melawan Home United. Kami masih punya dua latihan. Tentu lebih penting AFC dan ini penting untuk Indonesia. Jadi harus serius di kompetisi internasional,” ujar dia.

Sementara itu dua gol Madura United saat kalahkan Persija Jakarta dicetak oleh Fabiano Beltrame di menit ke-3 dan Zah Rahan menit ke-78.