Pelatih Persija Jakarta Ungkit Pemukulan di Bandung Soal Video Rasis

Pelatih klub Liga 1 Indonesia Persija Jakarta,Stefano Cugurra Teco, ungkit kasus pemukulan di Bandung soal video rasis yang dipolisikan. Hal ini patut diperhatikan baik-baik.
Berita Terkini - Pelatih klub Liga 1 Indonesia Persija Jakarta,Stefano Cugurra Teco, ungkit kasus pemukulan di Bandung soal video rasis yang dipolisikan. Hal ini patut diperhatikan baik-baik.

Gilabola.com – Pelatih klub Liga 1 Indonesia Persija Jakarta,Stefano Cugurra Teco, ungkit kasus pemukulan di Bandung soal video rasis yang dipolisikan. Hal ini patut diperhatikan baik-baik.

Kasus soal video penghinaan yang diduga dilakukan oleh pemain Persija Jakarta memang berbuntut panjang. Suporter Persib Bandung, Viking, telah melaporkan kejadian ini ke pihak Kepolisian Mapolrestabes Bandung, Kamis (29/03/2018). Hal itu kontras dengan kejadian sebelumnya yang tak harus ke polisi.

Sosok pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, adalah yang menyesali tindakan Viking yang pilih memperpanjang kasus tersebut ke jalur hukum. Ia lantas menganggap kasus ini seharusnya bisa selesai mengingat timnya telah mengutarakan permintaan maaf secara terbuka kepada mereka.

Teco bahkan ikut membanding-bandingkan kasus video tersebut dengan insiden yang pernah dialami oleh kubu Persija saat menghadapi Persib Bandung dalam dua pertandingan di musim lalu. Pertama saat ofisial Persija mendapat pukulan dari oknum tuan rumah ketika asyik bertandang ke Bandung.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Meski begitu, peristiwa tersebut tidak berbuntut pengaduan ke kepolisian seperti yang dilakukan suporter Persib. “Terus waktu kita dulu dipukul di sana (Bandung) tidak ada masalah?” protes Teco.

Kemudian pada saat kubu Persija Jakarta menjamu Persib di Stadion Manahan, Solo, November 2017 silam. Bek kubu lawan, Vladimir Vujovic sempat dengan sikap bocah melayangkan jari tengah kepada suporter Macan Kemayoran, Jakmania, setelah menerima kartu merah dari wasit dalam laga tersebut.

“Waktu pemain (di Solo) punya kartu merah, kalian lihat salam dia? Ini tidak kami jadikan masalah. Pukul tidak masalah juga? Soal video ini, orang bercanda, malah harus dihukum? Saya pikir ini tidak adil. Kita harus ada orang salah, oke, diterima. Tapi harus adil!”

Sang manajer sekalian ikut membantah jika kondisi psikologis para pemainnya lagi terganggu dengan pelaporan video penghinaan ke kepolisian. Persija sendiri saat ini harus fokus untuk mengahadapi Arema FC pada Sabtu (31/03/2018) besok di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.